Rabu, April 21, 2021

Hadiri FGD PERSAKMI, Dekan FKM Unhas Bahas Situasi Kesehatan Sulsel dan Peran Institusi Pendidikan

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Sulawesi Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Meneropong Status Kesehatan Masyarakat di Sulawesi Selatan tahun 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Februari 2021 yang dilakukan secara daring.

Kegiatan FGD ini dimaksudkan adalah untuk melihat masalah kesehatan secara keseluruhan di Sulawesi Selatan, dan juga memprediksi bagaimana kondisi ke depan.

FGD ini dibagi atas dua sesi. Sesi pertama dipandu oleh Ilham Syam, SKM, M.Kes. Materi pertama disampaikan oleh Dekan FKM Unhas yang juga sebagai Ketua Dewan Etik PERSAKMI Sulsel, Dr. Aminuddin Syam, SKM, M.Kes., M.Med.Ed.

Ia menyampaikan materi tentang Peran Institusi Pendidikan dalam Menyiapkan SDM untuk Mendukung Peningkatan Status Kesehatan Masyarakat di Sulawesi Selatan.

Dua materi utama disampaikan yaitu situasi masalah kesehatan di Sulawesi Selatan, dan apa peran institusi pendidikan.

Aminuddin banyak menunjukkan target dan capain indikator kinerja yang dilakukan oleh P2P Provinsi Sulawesi Selatan, terutama yang berkaitan dengan persentasi anak usia 0 sampai 11 bulan yang mendapat imunisasi dasar lengkap, persentasi respons terhadap sinyal kewaspadaan dini (alert) penyakit potensial KLB yang muncul dalam SKDR, persentasi cakupan penemuan kasus baru kusta tanpa cacat, persentasi kasus TB yang ditatalaksana sesuai standar, persentasi kabupaten/kota yang melaksanakan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan sebagainya.

Bagaimana peran institusi pendidikan? Secara umum disampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan kemitraan.

Dalam bidang pendidikan, misalnya memperkenalkan secara dini kepada mahasiswa tentang tiga ranah pendidikan, yaitu knowledge, skill dan afektif; mengaplikasikan kurikulum untuk ranah afektif yang selama ini merupakan kurikulum tersembunyi berbasis keluarga dan masyarakat; memperkenalkan secara dini kasus dan masalah kesehatan, untuk memudahkan mahasiswa dalam proses pembelajaran, dan membantu proses pembelajaran petugas kesehatan melalui pendampingan   mahasiswa oleh dosen pembimbing.

Dalam bidang penelitian, misalnya intervensi masalah-masalah kesehatan sesuai dengan topik penelitian baik oleh dosen dan mahasiswa, misalnya Stunting, kampung sehat, lorong sehat, dan intervensi pada kelompok hamil/busui.

Dalam bidang pengabdian masyarakat dan kerjasama juga perlu banyak hal yang perlu dikembangkan melalui SDM kita yang tersedia.

RAMADAN KEREN

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Polsek Urban Pitumpanua Kembali Bubarkan Balapan Liar

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Personil Polsek urban Pitumpanua bubarkan balapan liar dilaksanakan anak muda dikaluku desa lauwa kecamatan Pitumpanua dijalan Poros Sengkang-siwa, Selasa (20/4/2021).

Segar Buat Buka Puasa, Ini Resep Praktis Es Pisang Ijo yang Yummy!

Untuk mendapatkan adonan es pisang ijo yang mantap dengan rasa yang premium, lebih baik gunakan pewarna makanan alami seperti daun suji dan...

Jadwal Buka Puasa Hari Ini Selasa 20 April 2021

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Jadwal buka puasa merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan dari rutinitas puasa bagi umat Islam. Umat Islam yang menyegerakan...

Keutamaan Pahala Berpuasa

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Bulan Ramadan merupakan puasa yang dilaksanakan pada bulan Ramadan yang jumlah harinya antara 29 dan 30 hari. Menurut ajaran islam, puasa di bulan Ramadan dapat...

Doa Buka Puasa yang Benar

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 183: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ...

REKOMENDASI