Saturday, September 19, 2020

Hebat! Pelajar Ulaweng Borong 10 Medali Emas di Kejuaraan PRSI

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para Pelajar dari Sekolah tingkat dasar, menengah pertama dan menengah atas di Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kali ini, berhasil meraih juara di Kejuaraan Seleksi Atlet Persiapan Porprov Renang Tingkat Pelajar SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA se Kabupaten Bone yang digelar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Bone bekerjasama dengan Pemkab Bone di Kolam Wae Manurung, Sabtu (21/12/2019).

Mereka adalah sejumlah pelajar dari SD Negeri 139 Tea Musu, SMP Negeri 2 Ulaweng dan SMA Negeri 15 Bone.

Pelajar SD Negeri 139 Tea Musu berhasil meraih rangking waktu tercepat gaya bebas 50 meter untuk putra dan putri tingkat SD, rangking waktu tercepat gaya dada 50 meter putra dan putri tingkat SD, rangkin waktu tercepat gaya punggung 50 meter putra dan putri tingkat SD dan Rangking waktu tercepat gaya kupu-kupu 50 meter putra dan putri tingkat SD.

Alhasil, Pelajar SD Negeri 139 Tea Musu berhasil keluar sebagai juara umum tingkat SD dengan mengumpulkan 5 medali emas, 4 Perak dan 3 Perunggu.

Piala dan medali yang diraih pelajar SD Negeri 139 Tea Musu. Foto : Abustam

Sementara juara umum tingkat SMA/MA/SMK berhasil rebut SMA Negeri 15 Bone dengan meraih 3 medali emas, 1 perak dan SMP Negeri 2 Ulaweng mempersembahkan 2 medali emas dan 1 medali perunggu.

Pendamping Atlet dari SD Negeri 139 Tea Musu, Sopyan merasa bersyukur atas prestasi yang diraih pelajar dari Kecamatan Ulaweng itu, khususnya yang didampinginya dalam kejuaraan tersebut.

“Alhamdulillah.. semoga semakin baik kedepan. Saya akan terus beri latihan dan motivasi kepada pelajar di SD Negeri 139 Tea Musu agar bisa lebih baik dan mewakili Bone di berbagai tingkatan lomba,” ujarnya.

Hal yang sama juga diharapkan Kepala UPT SDN Negeri 139 Tea Musu, Usman. Dia bersyukur dan mendukung penuh atas capaian pelajar di sekolahnya agar lebih baik kedepannya dan memotivasi pelajar lain untuk berprestasi.

Reporter: Abustan

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Sekolah Islam Athirah Berikan Penghargaan Guru dan Karyawan Berprestasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah kembali memberikan apresiasi kepada guru dan karyawan berprestasi. Pengumuman apresiasi bertajuk Human Capital Award 2020 itu dilaksanakan...

Luar Biasa, Guru TK Islam Athirah 2 ini Raih Penghargaan The Best Teacher

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah (SIA) menggelar kegiatan forum jumat pada hari Jumat, 18 September 2020. Kegiatan forum jumat kali ini berbeda...

BPJS Ketenagakerjaan Gencar Ajak Guru Mengaji Jadi Peserta, Ini Manfaatnya!

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- BPJS Ketenagakerjaan gencar melakukan sosialisai mengajak penerimaan insentif guru mengaji untuk menjadi pesertanya. Hal tersebut seperti yang...

DKM Bakal Lakukan Pameran Daring ‘Semangat 2020’

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pandemi Covid-19 telah berlangsung lebih dari setengah tahun. Semua lini kehidupan seperti sedang diuji daya tahannya, termasuk posisi seni...

Danlantamal VI Sambut Hangat Kunjungan Dirut PT. Semen Tonasa

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Dr. Benny Sukandari, S.E., M.M., CHRMP., menyambut hangat kunjungan Direktur Utama...

REKOMENDASI