ADV A1

Ini Doa untuk Kedua Orang Tua agar Panjang Umur, Diamalkan Ya!

Orangtua adalah orang pertama ditemui sejak anak lahir serta paling dekat karena dapat menjadi teman belajar dan bermain setiap harinya. Setiap orangtua selalu ingin memberikan hal terbaik bagi anak-anaknya. 

FAJAR Pendidikan

Mulai dari kehidupan layak, akses pendidikan memadai, hingga kasih sayang dan cinta. Bahkan, masih banyak lagi pemberian orangtua yang tidak dapat ternilai dengan uang atau hal lainnya.

Maka, wajib bagi anak untuk menyayangi serta menghormati orang tua. Selain itu, penting juga bagi anak untuk mendoakan orangtua agar selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan panjang umur.

Doa memiliki banyak keajaiban karena langsung disampaikan kepada Tuhan, sang pemberi kehidupan dan segala kehendak.

Rasulullah SAW dalam haditsnya bahkan menyebut bahwa doa dari anak yang sholeh kepada kedua orang tuanya sebagai sebuah amalan yang tidak akan terputus. Dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: “Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak sholeh yang berdoa baginya,” (HR Muslim).

Lalu apa doa memohon ampunan untuk kedua orang tua yang sedang sakit? Nah, ini doanya.

BACA JUGA :   Renungan Harian Katolik, Kamis 19 Mei 2022: Pewarta yang Dipenuhi Sukacita

Doa untuk Kedua Orang Tua agar Panjang Umur

اَللهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذُنُوْبِىْ وَلِوَالِدَىَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِىْ صَغِيْرًا. وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، َاْلاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ، وَتَابِعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ بِالْخَيْرَاتِ، رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّاحِمِيْنَ، وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّبِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Bacaan latin: Allaahummaghfirlii dzunuubii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiron. Walijamii’il muslimiina walmuslimaati, walmu’miniina wal mu’minaati al ahyaa’I minhum wal amwaati, wataabi’ bainanaa wa bainahum bil khoiraati, robbighfir warham wa annta khoirur raahimiina, walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil adhiimi.

Artinya: “Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, dan kasihanilah keduanya itu sebagaimana beliau berdua merawatku ketika aku masih kecil, begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki-laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan. Ya Allah, berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan-Mu.”

Selain mendoakan kedua orang tua, bentuk bakti seorang anak kepada kedua orang tuanya dapat dilakukan dengan menghormati kedua orang tua, sopan dalam berkata-kata dan bertindak kepada kedua orang tua, tidak berkata dengan nada yang tinggi dan keras, kemudian rajin belajar dan beribadah. *()

BACA JUGA :   Renungan Harian Katolik, Sabtu 14 Mei 2022: Menjadi Sahabat Yesus

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI