Wednesday, July 8, 2020

ISMKMI FKM Unhas Gelar Basic Training of Public Health, Ini Harapan WD Kemahasiswaan

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan FKM Unhas, Prof Sukri Palutturi, SKM., M Kes., MSc PH., PhD. membuka kegiatan Basic Training of Public Health yang diselenggarakan di FKM Unhas Minggu, 16 Februari 2020.

Prof Sukri dalam sambutannya mengatakan, leadership adalah sesuatu yang dapat dibuat dan diciptakan. “Karena itu, setiap orang memiliki kesempatan dan potensi untuk menjadi pemimpin,” ujar Prof Sukri.

Dalam kaitan dengan training ini, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan berharap agar peserta yang ikut training ini menjadi kader yang kuat dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat.

“Mahasiswa FKM Unhas harus menjadi terdepan dalam mewujudkan kampus yang sehat ini,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan mahasiswa FKM Unhas harus terdepan dalam mewujudkan Kawasan Tanpa Rokok di kampus tercinta ini.

“Karena itu, buka hanya pengetahuan dan keterampilan yang meningkat dari pelatihan ini, tetapi kesadaran kolektif yang terwujud dalam bentuk aksi nyata di lapangan,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Basic Training, yang biasa dipanggil Zhinta, mengatakan kegiatan ini merupakan lanjutan dari masa pengenalan dasar kesehatan masyarakat dan Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) yang bertujuan untuk mengenalkan dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat.

“Diharapkan peserta mampu menumbuhkan sense of belonging terhadap ISMKMI,” harap Zhinta.

Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 45 mahasiswa FKM Unhas. Peserta akan memperoleh materi pengenalan tujuh departemen/IKM, diskusi masalah kesehatan kontemporer, ISMKMI problema dan visi masa datang dan gerakan mahasiswa kesehatan masyarakat.

Presiden BEM FKM Unhas, A Muh Cipta Prawira mengatakan, kegiatan Basic Training of Public Health tahun ini mengangkat tema, “Leader of Public Health: Membentuk Pioner Kesmas Mewujudkan Indonesia Sehat”.

Hadir juga dalam kegiatan ini Ketua MAPERWA FKM Unhas. (FP)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Tiga Peserta UTBK Berkebutuhan Khusus Ikut Ujian di UNM Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tiga peserta Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) dengan berkebutuhan khusus mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)...

Pendaftaran UMPTKIN 2020 Ditutup, UIN Alauddin Peringkat Pertama Kampus Paling Diminati

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2020 telah resmi ditutup pada Minggu (5/7/2020). Dari...

Pustakawan dan Organisasinya

REFLEKSI HUT IPI KE 47 | 7 JULI 1973 -  7 JULI 2020Oleh: Tulus Wulan Juni (Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan Kota Makassar)

Dosen Unhas Segera Lakukan Rapid Test, Berikut Jadwalnya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Upaya melakukan pemutusan rantai penularan Covid-19, sebanyak 1.652 dosen Universitas Hasanuddin dari seluruh fakultas dan program studi akan segera...

Dear Mahasiswa, Ini Syarat Penerima Bantuan Keringanan Biaya Kuliah di Masa Pandemi

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Pemerintah mengeluarkan aturan keringanan uang kuliah tunggal bagi mahasiswa yang terkena dampak Covid-19. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun...

REKOMENDASI