Wednesday, July 8, 2020

Jajaran Lantamal VI Lanal Kendari Rapid Test Massal Pengguna Jasa Pelabuhan Bungkutoko

Kendari, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Pangkalan TNI AL (Lanal) Kendari, Lantamal VI, Koarmada II bergerak cepat dalam mengantisipasi penyebaran virus corona di wilayah kota Kendari. Melalui satuan Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Prov. Sultra, Balai Kesehatan (BK) Lanal Kendari menggelar rapid test massal yang dilaksanakan di Terminal Penumpang Pelabuhan Bungkutoko Kendari Kamis(28/05/2020).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Kesehatan Lanal Kendari dibawah kendali dari Danlanal Kendari, Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia, S.Sos didukung dari KSOP kota Kendari dan KKP kelas II kota Kendari, “Rapid test ini dilaksanakan atas perintah Panglima TNI yaitu membantu tim pengendalian dan pengawasan penegakkan hukum Gugus Tugas Covid-19 daerah sehubungan dengan ditetapkan nya kriteria pembatasan perjalanan orang di seluruh indonesia, Lanal Kendari selaku Dansatgas untuk angkutan laut, dibantu oleh tim KKP, Dinkes provinsi, unsur Ditjen Hubla, Polri dan syahbandar laksanakan tindakan antisipasi memutus rantai penyebaran Covid -19.

Jadi sasaran kegiatan ini adalah pengguna jasa maupun fasilitas laut dan bagi para penumpang yang baru tiba maupun yang berangkat melalui pelabuhan ini” ujar Danlanal.

Dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap personil BK Lanal Kendari yang dibantu Tim Kesehatan KKP dan Dinkes Provinsi langsung memeriksa satu persatu dari TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat), Operator Pelabuhan maupun penumpang yang berada di pelabuhan Bungkutoko.

Dalam kegiatan ini, Sejumlah 163 orang mengikuti Rapid Test yang terdiri dari TKBM, Pelindo, KPLP, Kementrian Perhubungan, ABK,Pedagang pelabuhan dan TNI – Polri yang bertugas di pelabuhan.

Kedepan pelaksanaan Rapid Test massal ini akan dilanjutkan di pelabuhan – pelabuhan lain di Wilayah Sultra.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala KSOP Kota Kendari Letkol Mar Benyamin Ginting dan Dr. Wahyuni dari dinas KKP kelas II Kendari.

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Tiga Peserta UTBK Berkebutuhan Khusus Ikut Ujian di UNM Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tiga peserta Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) dengan berkebutuhan khusus mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)...

Pendaftaran UMPTKIN 2020 Ditutup, UIN Alauddin Peringkat Pertama Kampus Paling Diminati

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2020 telah resmi ditutup pada Minggu (5/7/2020). Dari...

Pustakawan dan Organisasinya

REFLEKSI HUT IPI KE 47 | 7 JULI 1973 -  7 JULI 2020Oleh: Tulus Wulan Juni (Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan Kota Makassar)

Dosen Unhas Segera Lakukan Rapid Test, Berikut Jadwalnya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Upaya melakukan pemutusan rantai penularan Covid-19, sebanyak 1.652 dosen Universitas Hasanuddin dari seluruh fakultas dan program studi akan segera...

Dear Mahasiswa, Ini Syarat Penerima Bantuan Keringanan Biaya Kuliah di Masa Pandemi

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Pemerintah mengeluarkan aturan keringanan uang kuliah tunggal bagi mahasiswa yang terkena dampak Covid-19. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun...

REKOMENDASI