ADV A1
ADV B1

Kesetaraan

FAJAR Pendidikan

Aku tinggal di sebuah desa di mana anak lelaki lebih hina dari anak perempuan. Anak perempuan bisa melakukan apa pun, sedangkan anak laki-laki harus bekerja untuk menghidupi perempuan.

Semenjak kepala desa mencetuskan perempuan harus dimuliakan, surga di bawah telapak kaki ibu-perempuan, semua orang menghormati perempuan.

-ADV C2 -

Mereka tidak sadar, ada perbedaan mencolok antargender. Bukan dari tonjolan di leher atau gunung di dada, tapi di derajat.

-ADV C3 -

Di desa ini, hanya perempuan yang boleh mengeyam pendidikan. Mereka bisa menjadi apa pun, sementara laki-laki harus menjadi petani atau peternak.

BACA JUGA :   Sinopsis Merindu Cahaya de Amstel, Berikut Penjelasannya!!

Jika nekat melewati batas, anak laki-laki akan dikucilkan, tak jarang menjadi target ritual menyakitkan yang bisa membuat jera ingin sekolah.

-ADV C4 -

Jika ingin berhasil, maka harus diam-diam ke kota. Setelah mendapatkan apa yang ingin didapatkan, jangan kembali dari sana.

Aku adalah salah satu anak yang menyadari betapa tidak adilnya hidup para laki- laki di desa itu. Untunglah nasibku mujur hingga aku bisa bersekolah, menyandang status Sarjana Pertama pada bidang Keagamaan.

BACA JUGA :   5 Tingkatan Suhu Api Berdasarkan Warna Yang Dihasilkan

Anak-anak lain tak seberuntung diriku, mereka hanya berhasil pergi dari desa beberapa kilometer.

Aku bersembunyi dengan kotoran ayam memenuhi wajah, agar orang-orang yang merazia perbatasan segera melewatkan mobil pick-upberisi jerami dan kandang-kandang ayam impor tempatku bersembunyi.

Sekarang aku kembali, dan bekerja sebagai guru mengaji.

-ADV C5 -
ADV B2
ADV E1

BERITA DAERAH

BACA JUGA

ADV E2
- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI