Saturday, September 19, 2020

Komisi Informasi Sulsel: Semua Informasi Harus Terbuka

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Ketua Komisi Informasi Provinsi (KIP) Sulsel, Pahir Halim mengungkapkan bahwa badan publik diminta untuk terbuka dalam hal memberikan informasi kepada publik.

Sebab keterbukaan informasi sudah dianggap bagian dari demokrasi. Hal itu juga bertujuan untuk menghindari Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN) pada penyelanggaran badan publik yang mengelola uang negara. 

“Dulu seluruh informasi publik itu tertutup. Hanya segelintir yang terbuka. Namun sekarang semua informasi publik harus terbuka, kecuali informasi yang dikecualikan tetapi itu juga nantinya harus tetap dibuka,” kata Pahir pada Dialog Awal Tahun bertemankan “Outlook Keterbukaan Informasi 2020, di Universitas Bosowa Makassar, Selasa 21 Januari 2020. 

Ia menambahkan, di era orde baru, ada rahasia negara yang tidak bisa diakses oleh publik. Namun rahasia negara itu tidak dibuka ke publik tanpa alasan yang jelas.

“Sekarang ketika ada rahasia negara harus ada argumen argumen yang harus dijelaskan ke publik, agar masyarakat tahu alasannya. 

Tidak hanya itu, dulu pejabat publik dapat diberikan sanksi ketika membeberkan informasi ke publik, namun saat ini pejabat publik bisa diberikan sanksi ketika tidak memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Sementara itu, Direktur Yasmib Sulsel, Rosniati Azis mengatakan, keterbukaan informasi publik masih banyak didorong oleh NGO (Organisasi Non Pemerintah).

Sering sekali publik tidak mendapatkan informasi, karena adanya mutasi. Menurutnya, hal itu bukan alasan yang tepat untuk tidak memberikan informasi bagi publik. 

“Ketika dimintai informasi pejabatnya bilang belum bisa memberikan informasi karena baru saja dilakukan mutasi. Seharusnya mau ada mutasi atau tidak harusnya sistem keterbukaan informasi tetap berjalan karena itu sistem,” ujarnya. (RLS/*)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Sekolah Islam Athirah Berikan Penghargaan Guru dan Karyawan Berprestasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah kembali memberikan apresiasi kepada guru dan karyawan berprestasi. Pengumuman apresiasi bertajuk Human Capital Award 2020 itu dilaksanakan...

Luar Biasa, Guru TK Islam Athirah 2 ini Raih Penghargaan The Best Teacher

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah (SIA) menggelar kegiatan forum jumat pada hari Jumat, 18 September 2020. Kegiatan forum jumat kali ini berbeda...

BPJS Ketenagakerjaan Gencar Ajak Guru Mengaji Jadi Peserta, Ini Manfaatnya!

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- BPJS Ketenagakerjaan gencar melakukan sosialisai mengajak penerimaan insentif guru mengaji untuk menjadi pesertanya. Hal tersebut seperti yang...

DKM Bakal Lakukan Pameran Daring ‘Semangat 2020’

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pandemi Covid-19 telah berlangsung lebih dari setengah tahun. Semua lini kehidupan seperti sedang diuji daya tahannya, termasuk posisi seni...

Danlantamal VI Sambut Hangat Kunjungan Dirut PT. Semen Tonasa

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Dr. Benny Sukandari, S.E., M.M., CHRMP., menyambut hangat kunjungan Direktur Utama...

REKOMENDASI