Tuesday, September 22, 2020

Komlab PGSD FIP UNM “Goes To School” Ajak Murid SD Muhammadiyah 3 Peduli Lingkungan

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Komunitas Laboratorium (Komlab) Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan “Komlab Goes To School” di SD Muhammadiyah 3 Makassar, Jl. Urip Sumoharjo, Kamis, 23 Januari 2020.

Summiati selaku Ketua Umum Komlab  mengungkapkan kegitan Komlab Goes To School merupakan kegitan rutin yang digelar sebagai inspirasi gerakan sosial peduli pendidikan yang bertujuan untuk berbagi pengalaman belajar dan bermain meningkatkan potensi dan kreativitas siswa.

“ini menjadi kegiatan rutin yang kami lakukan, sebagai gerakan peduli pendidikan yang bertujuan untuk berbagi pengalaman belajar dan bermain meningkatkan potensi dan kreativitas siswa” ungkap Summiati.

Kali ini Komlab Goes To School mengangkat tema “Peduli Lingkungan menuju Generasi Cerdas Bebas Sampah” yang disusun menjadi beberapa item kegiatan baik dalam penyajian materi dan games yakni, materi pentingnya menjaga lingkungan, drama pentingnya menjaga lingkungan, games pilah sampah, crafting roket air, dan mewarnai pop up.

“Ada beberapa item kegiatan yang kami buat untuk mengajak dan memperkenalkan kepada siswa SD sejak dini dalam menjaga lingkungan yang kemudian kami buat dalam beberapa bentuk kegiatan pembelajaran yang menyenangkan,” jelas ketua panitia Komlab Goes To School, Faris Eka Surya Dinata.

Sementara itu, Ema Suryani Sahabudin selaku Dosen Pembina berharap apa yang dilakukan mahasiswanya merupakan bagian dari bentuk aplikasi pengetahun yang ia dapatkan selama di bangku kuliah, sehingga dapat memberikan pengalaman mengajar dan mendesain proses pembelajaran semenarik mungkin.

“Ini mejadi ruang mahasiswa kami untuk mengaplikasikan ilmu yang ia dapatkan, selain menjadi gerakan sosial untuk berbagi, kami juga berharap, mahasiswa kami dapat mendesain suatu proses pembelajaran yang aktif dan kolaboratif dan menyenangkan,” harapnya. (FP)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Unibos dan UTH Malaysia Tandatangani Kerja Sama

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Bosowa (Unibos) kembali lakukan kerja sama. Kali ini dilakukan dengan Universitas Tun Hussein Malaysia (UTHM) secara online.

Sah! Unibos dan Pemprov Sulsel Jalin Kerja Sama

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Bosowa (Unibos) kembali lakukan penandantanganan kerja sama dalam rangka pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat. Kerja...

Kukuhkan 881 Wisudawan, Rektor: Alumni UIN Alauddin Makassar Bisa Tonji

FAJARPENDIDIKAN.co.id -  Rapat Senat Terbuka Luar Biasa UIN Alauddin dalam rangka pengukuhan wisudawan dan wisudawati angkatan 87 periode September dibuka secara resmi...

Sambut HUT Ke–75 TNI, Personel Lantamal VI Donor Darah di Kodam XIV/HSN

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Menyambut HUT ke -75 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Personel Lantamal VI terdiri dari Personel militer 71 orang dan PNS...

Danlantamal VI Terima Kunjungan Pangdivif 3 Kostrad Di Mako Lantamal VI

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Dr. Benny Sukandari, S.E., M.M., CHRMP, menyambut kunjungan...

REKOMENDASI