Melalui Program Inovasi Lumbung Baca, Pemkab Toraja Utara Pacu Minat Baca

Toraja Utara, FAJARPENDIDIKAN – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Toraja Utara mengusung program inovasi Lumbung Baca. Program tersebut ambil bagian pada tahapan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2019, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Program Lumbung Baca merupakan inovasi layanan publik sebagai bentuk mendekatkan diri serta meningkatkan minat baca masyarakat. Pada tatanan pranata sosial melalui metode pendekatan keperpustakaan pada instrumen arsitektur yang terdapat pada budaya Toraja.

Instrumen arsitektur yang dimaksud melalui pemanfaatan struktur “Alang” (Lumbung padi) sebagai sarana perpustakaan rakyat.

Salah satu anggota tim evaluator Independen Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK), ketika meninjau implementasi program inovasi “Lumbung Baca” di objek wisata Ke’te’ Kesu, Jumat, 1/2.

BACA JUGA :   5 Video Mesum Diperankan oleh Siswi SMA di Bone, Siapa Pelakunya?

Sarwansah Sahabuddin mengatakan program inovasi diusung oleh DPK Toraja Utara merupakan inovasi yang memiliki keunikan tersendiri, keunikannya mampu memberdayakan nilai-nilai budaya dalam meningkatkan pelayanan publik di Toraja Utara.

Sarwansah melanjutkan, inovasi lumbung baca ini sangat unik dan menarik, membaca buku di atas lumbung serta tempat buku yang sederhana tetapi justru memberikan nilai kearifan lokal.┬áTerutama ada dukungan dari pihak Yayasan Ke’te Kesu, inovasi ini akan menambah minat baca masyarakat.

BACA JUGA :   Isi Voice Note Ibu di Pinrang yang Bunuh diri Setelah Racun 2 Anaknya
Membaca buku di atas lumbung jadi keunikan program ini.

Tim KOMPAK menilai, setelah melihat langsung efektifitas pelaksanaan program inovasi Lumbung Baca. Hal ini berpotensi besar masuk dalam 30 besar inovasi di Sulawesi Selatan untuk diiregistrasi pada Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik).

“kita akan upayakan inovasi lumbung baca ini masuk ke 30 besar inovasi di Provinsi Sulawesi Selatan untuk naik level lebih di atas,” tambah Sarwansah.

Turut hadir, Tim Evaluator Independen KOMPAK, Kepala DPK Toraja Utara Israel Ray Ratu, Kepala Bagian Organisasi Tata Laksana, Kornelia, Camat Kesu Ely Pamalingan serta Pengelolah Yayasan Ke’te Kesu Layuk Sarungallo.

Reporter : MAR/PTR