Mengenal Asal Usul Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan

Kabupaten Sinjai (Makassar: ᨀᨅᨘᨄᨈᨙ ᨔᨗᨍᨕᨗ) merupakan salah satu Daerah Tingkat II di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sinjai Utara, yang berjarak sekitar 220 km dari Kota Makassar. Kabupaten Sinjai memiliki luas wilayah 819,96 km2 dan jumlah penduduk sebanyak 259.478 jiwa berdasarkan sensus penduduk tahun 2020.

Secara geografis, Kabupaten Sinjai terletak pada koordinat 5°2’56” – 5°21’16” lintang selatan dan 119°56’30” – 120°25’33” bujur timur. Terletak di bagian pantai timur Provinsi Sulawesi Selatan, kabupaten ini berjarak sekitar 223 km dari Kota Makassar. Luas wilayahnya sekitar 819,96 km2 (81.996 ha) berdasarkan data yang tersedia.

Kabupaten Sinjai memiliki karakteristik geografis yang terdiri atas wilayah pesisir, dataran rendah, dan dataran tinggi dengan ketinggian berkisar antara 0 hingga 2.871 meter di atas permukaan air laut (mdpl). Wilayah ini juga mencakup sembilan pulau kecil di Teluk Bone yang termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Pulau Sembilan.

- Iklan -
Baca Juga:  Begini Trik Steve Rogers Jadi Kurus di Film Captain America

Bagian pesisir Kabupaten Sinjai terletak sepanjang batas timur dan cenderung sempit, meliputi Kecamatan Sinjai Timur, Sinjai Utara, dan Tellu Limpoe. Sementara itu, daerah dataran tinggi terdiri dari lereng timur Gunung Lompobattang-Gunung Bawakaraeng yang mencakup kecamatan Sinjai Barat dan Sinjai Borong. Selain itu, terdapat juga dataran tinggi Pegunungan Bohonglangi yang mencakup sebagian wilayah Kecamatan Bulupoddo.

Pada tahun 2014, jumlah penduduk Kabupaten Sinjai mencapai 236.497 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 3,3 persen dari hasil Sensus Penduduk 2010 yang mencatat jumlah penduduk sebanyak 228.879 jiwa.

Kepadatan penduduknya mencapai 288 jiwa per kilometer persegi, di mana Kecamatan Sinjai Utara menjadi daerah dengan kepadatan penduduk tertinggi, mencapai 1.471 jiwa per kilometer persegi, sedangkan Kecamatan Bulupoddo menjadi daerah dengan kepadatan penduduk terendah, yaitu 158 jiwa per kilometer persegi. Sebanyak 99% dari total penduduk Kabupaten Sinjai menganut agama Islam.

- Iklan -
Baca Juga:  Mengenal Asal Usul Suku Makassar

Pertanian menjadi sektor unggulan di Kabupaten Sinjai, terutama dalam produksi lada dan coklat. Lada tumbuh hampir di seluruh kecamatan kecuali di Kecamatan Pulau Sembilan. Luas areal tanam lada mencapai 3.249 hektare dengan produksi mencapai 2.380 ton per tahun.

Sementara itu, kakao atau coklat tumbuh hampir di seluruh kecamatan dengan luas area tanam mencapai 4.178 hektare dan hasil panen mencapai 2.129 ton per tahun. Kabupaten Sinjai juga mengimpor coklat ini ke Eropa. (*)

- Iklan -

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU