Friday, November 27, 2020

Menjadi Diri Sendiri Jauh Lebih Baik

Pada umumnya kita sebagai mahluk sosial. tidak bakalan mungkin bisa, selalu berada dalam kesendirian. Tapi, ada waktu dimana kamu bisa melakukan hal-hal yang berat, dengan keadaan kamu yang tidak mengandalkan orang lain. Tapi mengandalkan dirimu sendiri. Satu hal yang paling berharga dalam dirimu. Yaitu hiduplah dengan diri kamu sendiri. Bukan menjadi bayang-bayang yang sebenarnya menjauhkan kamu dari diri kamu yang sebenarnya.

Terima Kasihku Untuk Aku Yang Selalu Setia
Hal paling berharga, ketika orang terbaikmu akan selalu merindukanmu dan membutuhkan kamu di setiap waktunya. Tapi di saat yang berbeda. Kamu akan merasa sangat kesepian dan akan berdiri dengan hidupmu seorang diri. Ketika ia yang sebelumnya sering bersamamu. Telah bersama orang lain yang juga sama pentingnya seperti kamu.

Jika hal tersebut terjadi. Berterima kasihlah karena satu-satunya yang akan terus bersamamu. Dalam keadaan maupun kondisi apapun. Itu adalah dirimu sendiri. Bukan orang lain.

Beridiri di Keramaian Tapi Kesepian
Percaya atau tidak. Pasti kamu sering merasakan hal seperti ini. Berada di tengah-tengah keramaian, tapi kamu merasa kesepian atau bahkan merasa sendiri. Jika hal itu terjadi di kehidupanku, kamu hanya membayangkan dirimu ikut merasakan keasikan atau keseruan yang ada di sekitarmu. Walaupun bertolak belakang dari apa yang kamu rasakan.

Berterima kasihlah pada dirimu, yang tetap masih setia dengan hubungan baik yang engkau bangun dengan orang lain. Walaupun sebenarnya kamu selalu berada dalam kondisi yang tidak pernah kamu iya kan.

Diriku, Kamu Memang Beda.
Jika orang lain selalu memimpikan hidup yang serba ada dan serba bisa. Maka kamu hanya akan berterima kasih pada dirimu karena sampai saat ini. Kamu masih tetap kuat dan kokoh dalam mengikuti jalan hidup. Yang sebenarnya begitu berat dan berlika-liku.

Hargai diri sendiri dengan apa yang kamu bisa. Jangan mengejar diri orang lain. Karena sekuat dan se besar apapun keinginan itu. Kamu akan tetap menjadi dirimu bukan dirinya. (JUM)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Rektor UNM Ajak Dosen Samakan Persepsi soal Penilaian Angka Kredit

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Focus Group Discussion (FGD), FGD kali ini membahas penilaian angka kredit dosen dalam kebijakan...

HMJ Matematika FMIPA UNM, Umumkan Pemenang Lomba GEOMETRI 2020

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Genius on Mathematics in Real Application (GEOMETRI) 2020 yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu...

Pembelajaran Tatap Muka di Bone, Begini Penyampaian Wabup dan Satgas

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Wakil Bupati (Wabup) Bone Ambo Dalle menyampaikan harapannya kepada seluruh guru dan masyarakat agar bersinergi menyambut rencana Pembelajaran Tatap...

Dampak Krisis Akibat Pandemi, Usman Berhenti Dari Tempat Kerjanya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Usman (35 tahun), yang bekerja di sebuah perusahaan media, terpaksa harus berhenti,  atau mengundurkan diri. Keputusan yang diambil secara...

BAN-PT Asesmen Lapangan Via Daring di IAIN Bone, Prodi Diharap Unggul

Bone, FAJARENDIDIKAN.co.id - Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) lakukan asesmen lapangan secara daring pada Dua Program Studi (Prodi) Fakultas Ushuluddin dan...

REKOMENDASI