Barru, fajarpendidikan.co.id – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA-SMK Kabupaten Barru menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 bagi kepala UPTD SMP se-Kabupaten Barru. Kegiatan ini berlangsung di UPTD SMPN 25 Barru.
Sosialisasi tersebut digelar untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait proses dan tahapan penerimaan siswa baru pada jenjang SMA, SMK, hingga SLB di Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pertemuan rutin MKKS SMP Kabupaten Barru yang dilaksanakan setiap bulan sebagai forum pembahasan berbagai isu strategis di dunia pendidikan.
Ketua MKKS SMP Kabupaten Barru, H. Tajuddin, S.Pd., membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir.
Peserta kegiatan terdiri dari pengawas SMP, kepala sekolah, serta perwakilan MKKS SMA dan SMK.
“Kami berharap informasi ini bisa diteruskan ke siswa kelas IX agar mereka memahami tahapan SPMB dan tidak bingung saat proses pendaftaran,” ujar Tajuddin.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima pemaparan teknis SPMB 2026 secara rinci.
Materi yang disampaikan mencakup alur pendaftaran hingga mekanisme seleksi penerimaan peserta didik baru.
Suasana kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan antar peserta.
Pengawas SMP yang hadir memberikan apresiasi terhadap langkah MKKS SMA-SMK yang turun langsung melakukan sosialisasi.
Menurutnya, langkah tersebut efektif dalam memastikan informasi tersampaikan secara utuh ke pihak sekolah.
Sementara itu, Kepala UPTD SMPN 24 Barru, Resyani, S.Pd., menilai kegiatan ini sangat membantu sekolah dalam menyampaikan informasi kepada siswa.
“Sosialisasi seperti ini sangat membantu kami dalam menjelaskan kepada siswa kelas IX agar tidak bingung mengikuti tahapan SPMB SMA-SMK-SLB Tahun 2026,” katanya.
Ia menambahkan, para kepala sekolah kini telah memahami alur SPMB dengan lebih jelas.
Selanjutnya, informasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui sosialisasi internal di masing-masing sekolah.
Kegiatan ini merupakan sosialisasi pertama setelah adanya koordinasi antara MKKS SMA-SMK dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru.
Dukungan dari dinas membuat kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Resyani juga menegaskan bahwa kolaborasi antar lembaga pendidikan sangat penting untuk memastikan informasi tersampaikan dengan baik.
Ketua MKKS SMP Kabupaten Barru berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Semoga sosialisasi ini memberi pencerahan bagi siswa kelas IX dan orang tua dalam mempersiapkan diri menghadapi SPMB,” harapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh calon peserta didik di Kabupaten Barru memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan tidak simpang siur dalam menentukan jenjang pendidikan selanjutnya.
