Peduli Kemanusiaan, BEM FKM Unhas Salurkan Donasi untuk Korban Gempa Sulbar

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (BEM FKM Unhas) menyalurkan donasi melalui Aliansi Pemuda Campalagian dan Kolaborasi Kebaikan Peduli Gempa Sulawesi Barat pada tanggal 20 Januari 2021.

Jumlah dana yang disalurkan tidak terlalu banyak, namun minimal membantu dan meringankan sebagian dari beban korban gemap. Adapun total donasi Gempa Sulawesi Barat yang masuk ke panitia sebesar Rp.1.400.000 dan donasi tersebut telah disalurkan sebesar Rp.1.170.000. Untuk sisanya menurut panitia atau pengurus donasi akan disalurkan kembali melalui Kolaborasi Kebaikan Peduli Gempa Sulawesi Barat Jilid II.

Baca Juga:  Daftar Kampus Terpopuler di Jakarta Versi uniRank 2026: Bukan Soal Akademik, Tapi Eksistensi Digital

Presiden BEM FKM Unhas, Renaldi mengatakan bahwa kehadiran BEM sebagai bentuk kontribusi dan kepedulian kepada masyarakat yang menjadi korban gempa yang telah memporak-porandakan bangunan dan berbagai fasilitas pemerintah dan masyarakat yang menelan korban jiwa, kecacatan, ekonomi dan sebagainya.

ADVERTISEMENT

Selain melakukan donasi kepada korban Gempa Sulawesi Barat, BEM FKM Unhas juga turut mengirimkan beberapa perwakilan untuk menjadi tim relawan yang akan membantu korban bencana gempa Sulbar yang turun ke lokasi pada tanggal 21-24 Januari 2021.

Baca Juga:  KSR PMI UNHAS Siap Gelar Youth Peer Camp 2026: Wadah Lahirnya Relawan Muda Berjiwa ‘Madeceng’

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan FKM Unhas, Prof. Sukri Palutturi, PhD sangat mengapresiasi kegiatan BEM ini.

“Memang pada dasarnya, salah satu tujuan dari berlembaga di kemahasiswaan, selain membangun kemampuan keorganisasian dan leadership bagi mahasiswa, juga dituntut membangun kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

Itulah sebabnya banyak mahasiswa FKM Unhas yang menjadi relawan dalam bencana alam ini, termasuk bencana alam seperti Covid-19. Kegiatan seperti ini terus perlu ditumbuhkan untuk membangun kepekaan sosial,” ungkap Prof Sukri.(*)

Bagikan:

BERITA TERKAIT

ARTIKEL POPULER

BERITA TERBARU