Kamis, Februari 25, 2021

Penerimaan Mahasiswa Baru STIE Nobel Gratiskan SPP Hingga 6 Juta

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Tahun ini, STIE Nobel Indonesia mengusung program unik pada penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2021/2022, dengan memberikan keringanan berupa pengembalian biaya Sarana Penunjang Pendidikan (SPP) sampai dengan 6 juta rupiah.

Program ini diusung menyusul dengan kondisi pandemi Covid-19 yang semakin luas dan mengakibatkan keterpurukan di berbagai sektor, tidak terkecuali sektor ekonomi.

“Sekarang ini kan kondisinya masih di tengah pademi Covid-19. Kita harapkan program ini bisa meringankan beban wali mahasiswa,” ujar Public Relation STIE Nobel Indonesia, Eka Yusvita Sari, saat ditemui awak media, Rabu (17/2).

Lebih lanjut Eka mengatakan, program ini diusung untuk memberikan peluang kepada generasi bangsa agar tetap bisa mengenyam pendidikan, sekalipun di tengah masa sulit, khususnya bagi mereka yang memiliki cita-cita menjadi enterpreneur muda.

Program gratis SPP ini diberikan kepada 20 calon mahasiswa pertama yang melakukan registrasi ulang di periode pertama pendaftaran, terhitung sejak bulan November 2020 sampai bulan Februari 2021.

Selain 20 pendaftar pertama, semua calon mahasiswa yang melakukan pendaftaran ulang di periode yang sama bakal mendapat keringanan juga, berupa gratis biaya registrasi hingga 300 ribu rupiah.

Bentuk komitmen STIE Nobel Indonesia dalam mencerdaskan generasi bangsa bakal berlangsung di pendaftaran periode kedua, dengan keringanan yang sama, dan tentunya bakal diatur melalui teknis yang lebih baik lagi.

Selain itu, keseriusan STIE Nobel Indonesia juga ditunjukkan lewat lengkapnya fasilitas belajar, mulai dari AC dan proyektor di setiap ruangan, perpustakaan, juga kelebihan lain seperti keleluasaan mahasiswa dalam berkreasi dan membangun prestasi.(*)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

LDK FSI UNM Gelar Muktamar ke XXII

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Forum Studi Islam (FSI​) Raudhatul Ilmi (RI) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar MUKTAMAR ke XXII...

Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Belajar Public Speaking Bersama Binus University

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kelas inpirasi bagi kelas XII kembali digelar SMA Islam Athirah 1 Makassar secara virtual, Senin (22/02/2021). Sejumlah 83 partisipan...

Penandatanganan Kotrak PPPK, Plh. Bupati Barru Berpesan

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja yang disingkat PPPK adalah warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu yang diangkat berdasarkan perjanjian...

OSIS SMA Islam Athirah Gelar Webinar Kesehatan, Kepsek: Mereka Pandai Baca Situasi

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - OSIS SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar webinar kesehatan bertajuk “Pentingnya Kesehatan Mental di Kalangan Remaja dan Pengetahuan Mental...

Unibos Kembali Jadi PT Terbanyak Raih Dana Hibah Proposal Pengabdian Masyarakat

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Bosowa (Unibos) kembali raih pendanaan hibah proposal pengabdian masyarakat terbanyak tahun 2021. Sebelumnya pada tahun 2020, Unibos pun menjadi...

REKOMENDASI