Polisi Serukan Siswa SMAN 2 Barru Fokus Belajar, Jauhi Tawuran

Barru – Kapolsek Soppeng Riaja, Iptu Deddy A.L., S.H., M.M., bersama Kepala SMAN 2 Barru, menggelar pembinaan kepada puluhan siswa yang sebelumnya terlibat dalam aksi tawuran. Pembinaan ini berlangsung di Aula SMAN 2 Barru pada Jumat (14/11) dengan tujuan untuk memberikan edukasi dan membimbing para siswa kembali ke jalur yang positif.

Pemeriksaan Barang Bawaan dan Himbauan Kapolsek

Pembinaan dimulai dengan pemeriksaan barang bawaan siswa yang dilakukan oleh Kepala Sekolah, personel Polsek, dan Guru Bimbingan Konseling (BK). Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang dapat memicu kekerasan di lingkungan sekolah.

Pemeriksaan ini penting untuk menjaga agar tidak ada benda yang bisa membahayakan keselamatan siswa dan menciptakan suasana yang aman di sekolah,” ujar Iptu Deddy kepada wartawan.

Setelah pemeriksaan, Iptu Deddy memberikan pengarahan kepada para siswa. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek menekankan bahwa keberanian sejati tidak ditunjukkan melalui perkelahian, melainkan melalui kemampuan untuk menahan diri, membangun komunikasi yang baik, dan mencari solusi terbaik saat menghadapi konflik.

Baca Juga:  Aduh! Jembatan Rp 1,33 M Diduga Tak Sesuai Spek, PPK Bungkam

Keberanian sejati adalah kemampuan menahan diri, kecakapan dalam berkomunikasi, serta kemampuan untuk mencari solusi yang bijak dalam menghadapi konflik,” ujar Kapolsek.

Menghindari Tawuran dan Konsekuensinya

Kapolsek juga mengingatkan bahwa setiap siswa membawa nama baik sekolah dan keluarga. Tawuran hanya akan merugikan banyak pihak, menyebabkan keresahan orang tua, serta berpotensi membawa konsekuensi hukum jika menimbulkan korban atau kerusakan, terutama jika melibatkan senjata tajam.

Tawuran tidak hanya merugikan pihak yang terlibat, tetapi juga bisa berdampak buruk bagi orang tua dan sekolah. Tindakan tersebut bisa membawa masalah hukum, yang tentunya harus dihindari,” tambah Kapolsek.

- Iklan -

Penyelesaian Damai dan Harapan ke Depan

Kapolsek menegaskan bahwa permasalahan tawuran yang terjadi sebelumnya telah diselesaikan secara damai melalui penandatanganan surat pernyataan oleh kedua belah pihak yang terlibat. Iptu Deddy berharap, dengan adanya kesepakatan damai ini, tidak akan ada lagi konflik yang muncul di masa depan.

Baca Juga:  Sambut KUHP-KUHAP Baru, Polres Barru–Kejaksaan Ikuti Zoom

Kami berharap, setelah penyelesaian damai ini, siswa bisa lebih bijak dan tidak terjebak dalam perkelahian. Fokuskan energi untuk belajar dan menjaga kedamaian di sekolah,” tutup Kapolsek.

Fokus pada Pendidikan dan Keamanan

Iptu Deddy juga mengimbau agar seluruh siswa SMAN 2 Barru tidak melakukan provokasi terhadap siswa SMKN 5 Barru. Ia mengajak para siswa untuk kembali fokus pada pelajaran dan mempercayakan urusan keamanan kepada Polsek Soppeng Riaja.

Mari kita semua menjaga kedamaian di sekolah, fokus belajar, dan percayakan keamanan pada kami,” tegas Kapolsek.

Pembinaan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para siswa, dengan mendorong mereka untuk lebih bijak dalam menyikapi perbedaan dan memilih jalan damai dalam menyelesaikan masalah.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU