Senin, Mei 10, 2021

PP No 57 Tahun 2021 Pintu Masuk Pengajaran Kurnas Bahasa Asing

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Baru saja pemerintah mengeluarkan keputusan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Peraturan ini mengatur tentang kurikulum nasional (kurnas), baik pendididkan dasar, menengah, maupun perguruan tinggi.

Di dalamnya termuat salah satu kurnas pengajarn bahasa. PP sebelumnya memuat secara jelas tentang pengajaran kurnas tentang bahasa Indonesia, namun PP No. 57 Tahun 2021, hanya disebutkan pengajaran bahasa. 

Menanggapi perubahan PP tersebut, Dr Mas’ud Muhammadiah, M Si. mengatakan, PP No. 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan ini bisa menjadi pintu masuk pengajaran bahasa asing karena tidak disebutkan secara jelas bahasa Indonesia, namun hanya menyebut bahasa.

Lebih lanjut Wakil Rektor 2 Universitas Bosowa ini mengatakan, kehadiran PP No. 57 Tahun 2021 tentu menjadi acuan kementerian pendidikan dan akan diturunkan lagi ke tingkat penyelenggara pendidikan untuk dilaksanakan.

Penyelenggara pendidikan tentu akan melaksanakan sesuai dengan persepsi masing-masing karena tidak jelas bahasa apa yang diajarkan.

“Bukan tidak mungkin ada yang menjadikan bahasa asing, seperti, bahasa Cina sebagai kurnasnya karena memang tidak disebutkan bahasa apa?,” tegas doktor bidang bahasa ini.

Lebih lanjutk doktor bidang bahasa Jurnalistik ini mengatakan, bahasa adalah produk budaya dan budaya adalah produk manusia. Jadi bahasa adalah cermin kebudayaan manusia. Jika bukan lagi bahasa Indonesia yang diajarkan maka dikuatirkan peserta didik alias putra Indonesia tidak lagi mengenal akar budayanya. “Tentu akan menganggu ketahanan nasional kita di masa depan,” tegasnya.

Ditanya komentarnya sehingga proses kurnas dalam PP No. 57 ini bisa hilang, Mas’ud Muhammadiah mengatakan, bukan hilang tetapi dihilangkan. “Tidak mungkin kata Indonesia itu hilang dengan sendirinya dalam PP, tetapi tentu ada peran pihak yang berkepentingan,” jelasnya lagi.

“Jangan mendadak lupa, sebelumnya, Pasal 26 Peraturan Presiden RI Nomor 20 Tahun 2018 menyatakan bahwa setiap pemberi kerja TKA (Tenaga Kerja Asing) wajib memfasilitasi pendidikan dan pelatihan bahasa Indonesia kepada TKA.

Namun, pelaksanaannya kemudian TKA tidak harus menguasai bahasa Indonesia untuk menjadi TKA di Indonesia. Tidak beberapa lama kemudian masuklah ribuan TKA dari ras tertentu,” tambahnya.

Mas’ud Muhammadiah kemudian mengusulkan agar pemerhati pendidikan, pemerhati bahasa Indonesia, dan kementerian pendidikan tidak tinggal diam. PP No. 57 tentang Standar Nasional Pendidikan ini harus segera direvisi.(*)

ANDA MUNGKIN SUKA

BERITA DAERAH TERBARU

Terungkap,Pelaku Pencurian Spesialis Rumah Kosong diamankan Polsek Pitumpanua

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kapolsek Pitumpanua Kompol Jasman bersama Anggota berhasil mengungkap spesialis pencurian rumah kosong diwilayah Kecematan Pitumpanua yang menggegerkan warga,Sabtu(08/05/2021).

Begini Cara Polres Bone Edukasi Masyarakat Agar Tak Mudik

Sosialisasi larangan mudik lebaran Idul Fitri di tahun ini tidak melulu dilakukan di jalanan. Polres Bone memiliki cara tersendiri untuk mengedukasi masyarakat...

Mau Tahu Realisasi Dana Desa di BOSOWA, Cek di Inovasi Ini!

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sobat Desa di Bone, Soppeng dan Wajo (BOSOWA) tentu ingin tahu penyaluran Dana Desa oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN)...

Anda Bendahara? Yuk Ikuti Sharing Session Bendahara Mahir Pajak

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone kembali bersinergi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Watampone menggelar kegiatan “Sharing Session Bendahara...

Bupati Wajo Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Tahun 2021 di Mapolres Wajo

Bupati Wajo H. Amran Mahmud, S.Sos. M.Si memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2021 yang di ikuti oleh Para Forkopimda...

Cek Petugas Pos Pam dan Pos Yan Ops Ketupat 2021, Kasat Lantas Polres Wajo Beri Semangat

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Selaku Pawas Operasi Ketupat 2021, Kasat Lantas Polres Wajo AKP Hasanang, SH rutin melakukan kontrol pada Posko Pelayanan maupun Posko Pengamanan...

RAMADAN KEREN

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Masjid At Tabayyun : Manusia Merdeka Iktikaf di Tenda Arafah

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tenda " Arafah" Masjid At Tabayyun di komplek Taman Villa Meruya mendapat kunjungan "Manusia Merdeka " hari Minggu (9/5) pukul...

Canangkan Beasiswa Pendidikan Putra Putri Maros, Polibos Rajut Kerja Sama dengan Bupati Maros

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Direktur Politeknik Bosowa (Polibos) Asrul Hidayat M,T yang didampingi langsung oleh Wakil Direktur I Yoan Elviralita M.T,  Wakil Direktur II...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Kerjanya

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Seorang pekerja bangunan bernama Husen Bin Johan (46), ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jln. Bau Baharuddin, Kelurahan...

La Liga : Sevilla vs Real Madrid Berakhir Seri

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Laga pekan ini, Sevilla vs Real Madrid berkahir seri, pada pertandingan kali ini, real madrid mengejar puncak klasemen namun tertahan oleh...

REKOMENDASI