ADV A1

Raja Gila dalam Sejarah Kerajaan Kuno, Ada yang Hobi Eksekusi

FAJAR Pendidikan

Ivan IV, raja gila dari Kerajaan Rusia (1533-1584)

Kerajaan Kuno
Via Wikipedia.org Pemimpin terburuk dari Kerajaan Rusia, Tsar Ivan IV (1547-1584). [Via Wikipedia.org]

Tsar Ivan IV dikenal gila karena kegemarannya melakukan penyiksaan dan eksekusi sadis. Ia memiliki julukan “Grozny” yang artinya “teror hebat”.

Muak dengan aturan, Ivan berusaha untuk mengundurkan diri pada 1564, tetapi diyakinkan untuk kembali setahun kemudian. Dia melanjutkan untuk menciptakan wilayah kekuasaan pribadinya sendiri, “oprichnina”, di mana dia menggunakan kontrol total sebanyak sepertiga dari wilayah Moskwa.

Pada 1581, raja gila ini memukuli menantu perempuannya yang sedang hamil hingga keguguran. Putranya yang marah selanjutnya ia bunuh dengan dengan tongkat runcing.

Rudolf II, raja gila dari Kekaisaran Romawi Suci (1552-1612)

Kerajaan Kuno
Via History.com Rudolf II, raja gila dari Kaisar Romawi Suci (1552-1612). [Via History.com]

Rudolf II dikenal sebagai raja gila setelah 20 tahun pertama pemerintahannya yang gagal.

Perselisihan antara faksi Katolik Romawi dan Protestan melumpuhkan institusi politik kekaisaran.nDia depresi berat dan pindah ke Praha, lokasi tempat pengasingannya dan pelariannya dengan menekuni seni dan sains.

BACA JUGA :   15 Jenis Makanan Terburuk Bagi Tubuh Menurut Ahli Kesehatan

Ketidakstabilan mental raja Rudolf II bertambah buruk pada 1598, dan pada 1605 para adipati agung Habsburg, yang telah lama tidak puas dengan ketidakmampuan politiknya, memaksanya untuk menyerhkan pelaksanaan urusan Hongaria kepada saudaranya Matthias.

Nebukadnezar II, raja gila dari Kerajaan Babilonia (604-562 SM)

Raja Nebukadnezar II dikenal gila, selama 7 tahun mengembara dan memakan rumput di hutan belantara seperti binatang. Namun tidak ada sumber kuno yang menceritakan riwayat tersebut, kecuali dari kitab Daniel dalam Perjanjian Lama.

Mengutip Howstuffworks.com (2021), kegilaan Raja Nebukadnezar II disebut sebagai hukuman dari keangkuhannya yang mengepung Yerusalem, menjarah emas dan harta benda dari kuil suci di sana.

BACA JUGA :   Kota Bawah Tanah Ditemukan di Turki, Ini Kisahnya

Ia juga menculik raja Yudea dan menjarah istananya, dan membawa 10.000 perwira, pengrajin serta pekerja terampil ke pengasingan di Babilonia.

Sepuluh tahun kemudian, Raja Nebukadnezar II juga menghancurkan Bait Suci Raja Solomon (Istana Raja Sulaiman dalam Islam) hingga rata dengan tanah.

Caligula, raja gila dari Kekaisaran Romawi Kuno (12-41 M)

Kerajaan Kuno
Via Wikimedia Commons Pemimpin terburuk dari Kerajaan Romawi, Kaisar Caligula (12-41 M). [Via Wikimedia Commons]

Kaisar Caligula dikenal gila karena proyek-proyek mewanya. Ia pernah memerintahkan pasukan militernya untuk bertarung melawan lautan dan mengambil kerang sebanyak-banyaknya ke dalam helm mereka sebagai jarahan dan tanpa kemenagan perang.

Caligula yang tergila-gila dengan Incitatus, kuda kesayangannya, sampai membangunkan istana khusus yang mewah.

Tak cukup itu, paman dari Kaisar Nero ini juga mengangkat kuda kesayangannya, sebagai penasihat kerajaan Romawi, yang membuat para Senat berang.

 

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI