Rektor UNM Kukuhkan 5.480 Alumni PPG Periode Maret 2023

MAKASSAR – Sebanyak 5.480 mahasiswa program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode Maret 2023 resmi di wisuda dan disumpah, di Pelataran Gedung Pinisi UNM, Selasa (7/3/2023).

Pada wisuda dan pengambilan sumpah PPG tahun ini diikuti secara luring dan via daring, yang terdiri dari 4.409 orang lulusan UKMPPG tahun 2022, dan 1.071 orang lulusan sebagai Retaker.

Sedangkan dari 4.409 orang lulusan UKMPPG tahun 2022, masing-masing terdiri dari, PPG Dalam Jabatan Kategori 1 dan 2 Kemdikbudristek sebanyak 3.917 orang. PPG Prajabatan Kemdikbudristek sebanyak 26 orang.

- Iklan -

PPG Dalam Jabatan Tahap 1, 2 dan 3 Kemenag sebanyak 466 orang. Dengan begitu, lulusan PPG tahun ini berhak menyandang gelar Guru Profesional yang disingkat gelar (Gr) dengan presentase kelulusan sebesar 88,55 persen.

Rektor UNM, Prof Husain Syam menilai lulusan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) periode Maret 2023 sangat luar biasa karena melampaui capaian angka rata-rata nasional.

Baca Juga:  HMJ-EI UIN Alauddin Makassar Bersemangat Tutup Pekan Ilmiah dan Olahraga

Menurutnya, angka lulusan program PPG UNM tahun ini mencapai diangka 88,55 persen mengalahkan tingkat kelulusan dari perguruan tinggi yang ada di Indonesia secara nasional masih berada diangka 82 persen.

- Iklan -

“Ini merupakan pertanda bahwa seluruh proses rangkaian PPG sudah selesai, kita telah mencapai tingkat kelulusan dengan angka 88,55 persen, ini capaian sejarah bagi kita,” ujarnya.

Bagi Prof Husain Syam, UNM selalu menjadi bagian terbaik dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa.

“PPG tahun lalu kita mencapai 84 persen, tapi sekarang kita capai presentasi diatas rata-rata nasional, inilah sebagai bukti pada hari ini mendominasi lulusan berada dari wilayah timur Indonesia dengan memberi hasil maksimal,” ungkap Prof Husain Syam.

- Iklan -
Baca Juga:  HMJ Matematika FMIPA UNM Gelar BINOM 2024 di Desa Lawallu

Guru besar di bidang pertanian ini juga mengatakan bahwa tidak semua perguruan tinggi di Indonesia bisa melakukan capaian yang ditorehkan oleh UNM dalam menjalankan program PPG.

“PPG ini dilakukan proses dalam rangka untuk menghadirkan guru terdepan bangsa, menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas setelah diberikan penguatan tentang pendalaman materi dan proses praktek di lapangan,” katanya.

Kendati demikian, Prof Husain Syam mengajak semua lulusan PPG UNM memanfaatkan momentum dan kesempatan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat secara profesional dalam proses menentukan masa depan.

“Satu pesan saya bahwa setelah anda dinyatakan lulus, tentu anda harus berkomitmen dalam diri bahwa inilah anugrah yang diberikan Tuhan, kita harus percaya bahwa guru adalah tugas mulia dan disenangi semua orang,” pungkasnya.

- Iklan -

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU