Tak Hanya Anies, Prabowo Pun Dijegal Nyapres

FAJAR Pendidikan

Populer

Ternyata, bukan cuma Anies Rasyid Baswedan yang dijegal mencalonkan diri untuk maju sebagai calon Presiden RI, pada pesta Demokrasi Pemilu 2024. Namun juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Soebianto. Sehingga Partai Gerindra pun melaporkan penjegalan tersebut ke polisi.

Menteri Pertahanan itu dijegal melalui baliho yang tersebar bergambar Prabowo bersalaman dengan Jokowi, memperlihatkan Prabowo lebih sungkan kepada Jokowi. Dan ada kalimat kutipan dari Prabowo yang mengatakan, ”Saya mengakui kepemimpinan kenegaraan Pak Jokowi”.

- Advertisement -

Inikah implementasi dari isu yang akhir-akhir ini berembus bahwa Jokowi bisa maju lagi sebagai Cawapres dan diporsirkan berpasangan dengan Prabowo Soebianto, Ketum Partai Gerindra.

BACA JUGA :   Tragedi Kanjuruhan, YLBH dan LBH: Negara Harus Bertanggung Jawab

Padahal, jauh-jauh sebelumnya, Prabowo sudah berpasangan Muhaimin Iskandar, Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sudah dideklarasikan. Mungkinkah pasangan Capres dan Cawapres ini bisa dirombak dan keduanya memisahkan diri?

Peristiwa penjegalan Menteri Pertahanan RI itu, terjadi di Aceh. Dilansir dari CNN Indonesia, Sekretaris DPD Partai Gerindra Aceh, Safaruddin mengatakan, pihaknya sudah berkordinasi dengan Polda Aceh untuk menindak pelaku pemasangan baliho yang dinilai bisa menjegal Prabowo Soebianto menang di Pemilihan Presiden 2024.

BACA JUGA :   Ferdy Sambo Tidak Sempat Menikmati Masa Jeda Tahanan

Menurut Safaruddin, baliho tersebut tersebar secara masif di hampir seluruh daerah di Aceh. Sedangkan, katanya, pihaknya tidak pernah menginstruksikan kepada kader partainya, tentang gambar dan pemasangangan baliho tersebut.

Pihak Partai Gerindra Aceh, belum mengetahui oknum dari mana yang membuat keresahan tersebut dan apa motifnya. Anehnya, meskipun baliho tersebut dicopot, esoknya muncul lagi. (ana)

- Advertisement -

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI UNTUK ANDA