Tim Pengabdian Masyarakat Unhas dan UPTD SMPN 9 Marusu Olah Sampah Sekolah

Tim Pengabdian Masyarakat Unhas bersama Kepala Sekolah, Guru dan Staff SMPN 9 Marusu
Tim Pengabdian Masyarakat Unhas bersama Kepala Sekolah, Guru dan Staff SMPN 9 Marusu

Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas) melakukan sosialisasi tentang 3R dan Pembuatan Manajemen Persampahan pada UPTD SMPN 9 Marusu, Kabupaten Maros. Senin 22 Agustus 2022.

Acara ini diikuti oleh perwakilan siswa dari tiap kelas bersama guru serta staff dari SMP Negeri 9 Marusu.

Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Hasanuddin yang terdiri dari dosen FKM dan Kimia FMIPA melakukan sosialisasi tentang bagaimana pengolahan sampah di lingkungan sekolah dan bagaimana membuat suatu manajemen persampahan di sekolah sehingga sampah yang ditimbulkan dari aktivitas siswa dan guru dapat tertangani dengan baik.

Acara yang berlangsung diruang IPA SMPN 9 Marusu itu, diawali dengan sambutan oleh kepala sekolah SMP N 9 Marusu Syamsuddin, S Pd dan Dian Saputra Marzuki selaku ketua tim pengabdian masyarakat Unhas sebelum dilanjutkan ke acara sosialisasi 3R dan pembuatan manajemen persampahan sekolah.

BACA JUGA :   Kerja Sama Bantuan Suplemen Zat Gizi Mikro, Dinkes Kabupaten Tojo Una-Una Kunjungi FKM Unhas

Dalam sambutannya, Kapala SMPN 9 Marus berharap dengan adanya kegiatan ini, permasalahan sampah yang ada di SMPN 9 Marusu dapat tertangani dengan baik.

“Sehingga nantinya SMPN 9 Marusu dapat menjadi sekolah percontohan dalam pengelolaan sampah, baik di tingkat Kabupaten Maros maupun tingkat Sulawesi Selatan,” ungkap Syamsuddin.

Dian Saputra selaku ketua tim berharap agar kegiatan ini mampu berlanjut setiap tahunnya di SMPN 9 Marusu, sehingga SMPN 9 Marusu dapat menjadi sekolah percontohan seperti harapan Kepala sekolah.

BACA JUGA :   Mahasiswa Magang Promosi Kesehatan Unhas Ikuti Pembinaan Kader Kesehatan Remaja

Pada acara sosialisasi 3R tentang persampahan, para siswa dan guru yang hadir diberikan informasi tentang bagaimana teknik memilah sampah dan memanfaatkan sampah sebagai bahan kerajinan tangan yang bernilai jual oleh Andi Sriwahyuni MKes dan Andi Muhammad Anshar, MSi.

Dalam pemaparannya, Sriwahyuni juga menyampaikan kepada guru SMPN 9 Marusu bagaimana membuat SOP pengolahan sampah di sekolah dan bagaimana membuat suatu sistem pembuangan sampah dengan melibatkan pihak Bumdes Desa Nisombalia.

Acara sosialisasi yang berlangsung sekitar 3 Jam ini diakhiri dengan penyerahan tempat sampah yang telah dibuat oleh tim pengabdian masyarat Unhas kepada pihak sekolah.

 

Citizen Report: Andi Muhammad Anshar