Tuesday, July 7, 2020

Ungguli 20 Kabupaten, Bone Raih Juara Umum III POSPEDA Sulsel

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Setelah menjuarai KSM tingkat Sulsel, prestasi membanggakan dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone kembali ditorehkan dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Daerah (POSPEDA) VIII Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Kontingen Bone berhasil meraih Juara Umum III pada ajang POSPEDA VIII Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar pada tanggal 23 -24 September 2019 di Asrama Haji Sudiang, Makassar.

“Kontingen Bone mengungguli 20 dari 23 Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan dengan peroleh tiga medali emas, dua medali perak dan satu perunggu”kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bone Dr H Wahyuddin Hakim M Hum, kepada FAJAR PENDIDIKAN, Rabu (25/9/2019).

Mantan Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Bidang Pendidikan Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel tersebut merasa bersyukur dan menyampaikan ucapan selamat kepada santri dan santriwati atas perolehan yang membanggakan ini.

“Tidak lupa juga ucapan terima kasih yang dihaturkan atas kerja keras semua atlet, pelatih, official, dan para stakeholder yang turut membantu sehingga Bone dapat meraih prestasi ini,” tuturnya.

Beliau juga mengatakan, pihaknya akan terus mengawal atlet yang akan bertanding di Pospenas, mulai dari persiapan sampai dengan pemberangkatan sehingga diharapkan mampu mengukir prestasi di perhelatan tingkat nasional di Bandung.

Berdasarkan data dari Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD.Pontren) Kantor Kemenag Bone H. Nur Alamsyah, SE bahwa emas untuk Kabupaten Bone diperoleh Husnul Khuluky dari cabang pidato tiga bahasa Indonesia putra, Muhammad Saldi dari cabang pidato tiga bahasa Arab putra, Andi Muayyad Fikrah Naji dari cabang pidato tiga bahasa Inggris putra.

Kemudian dua medali perak diraih oleh Andi Wahdanyah dari cabang cipta baca puisi putri dan Musfira Wardani dari cabang pidato tiga bahasa Inggris putri.

Semetara itu, medali perunggu diraih oleh Al Fikram dari cabang atlet pencak silat tanding C, 47-51 Kg putra.

Secara keseluruhan, Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Daerah Tingkat Sulsel Tahun 2019 mempertandingkan enam cabang olahraga dan empat cabang seni.

Bidang seni memperlombakan cabang pidato tiga bahasa Indonesia putra dan putri, pidato tiga bahasa Inggris putra dan putri, pidato tiga bahasa Arab putra dan putri, cipta dan baca puisi putra dan putri.

Sementara itu, bidang olahraga mempertandingkan cabang atletik 100 meter putra dan putri, lari 400 meter putra dan putri, pencak silat tanding B, 43-47 Kg putra dan putri, pencak silat tanding C, 47-51 Kg putra dan putri, pencak silat tanding D, 51-55 Kg putra dan putri dan pencak silat tanding tunggal putra dan putri.

Reporter: Abustan

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Tiga Peserta UTBK Berkebutuhan Khusus Ikut Ujian di UNM Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tiga peserta Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) dengan berkebutuhan khusus mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)...

Pendaftaran UMPTKIN 2020 Ditutup, UIN Alauddin Peringkat Pertama Kampus Paling Diminati

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2020 telah resmi ditutup pada Minggu (5/7/2020). Dari...

Pustakawan dan Organisasinya

REFLEKSI HUT IPI KE 47 | 7 JULI 1973 -  7 JULI 2020Oleh: Tulus Wulan Juni (Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan Kota Makassar)

Dosen Unhas Segera Lakukan Rapid Test, Berikut Jadwalnya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Upaya melakukan pemutusan rantai penularan Covid-19, sebanyak 1.652 dosen Universitas Hasanuddin dari seluruh fakultas dan program studi akan segera...

Dear Mahasiswa, Ini Syarat Penerima Bantuan Keringanan Biaya Kuliah di Masa Pandemi

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Pemerintah mengeluarkan aturan keringanan uang kuliah tunggal bagi mahasiswa yang terkena dampak Covid-19. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun...

REKOMENDASI