Unibos Bersama Dunamis Tingkatkan Kompetensi Dosen Bentuk Karakter Mahasiswa Melalui 7 Habbits

Unibos Bersama Dunamis Tingkatkan Kompetensi Dosen Bentuk Karakter Mahasiswa Melalui 7 Habbits
Unibos Bersama Dunamis Tingkatkan Kompetensi Dosen Bentuk Karakter Mahasiswa Melalui 7 Habbits

Sebagai bentuk pengembangan karakter tenaga pengajar dan mahasiswa, Universitas Bosowa (Unibos) gelar pelatihan dan sertifikasi bagi dosen.

Selanjutnya dosen yang lulus sertifikasi akan menjadi trainer bagi mahasiswa.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Dunamis Organization Services sebagai konsultan sumber daya manusia yang fokus pada transformasi sumber daya manusia dan organisasi.

Dalam pelatihan ini mengusung “The 7 Habits of Highly Effective College Students” yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta selama 5 hari.

Kegiatan ini di ikuti sebanyak 60 dosen yang akan menjadi fasilitator dan asisten fasilitator.

Pelatihan ini turut dihadiri dan dibuka langsung oleh Ketua BPH Bosowa Education Asrul Hidayat, Rektor Unibos Prof Dr Ir Batara Surya, ST MSi dan Head Div HR & GA Bosowa Education Titim Wibawayati.

BACA JUGA :   Prof Ambo Asse: Jadikan Kampus Sebagai Taman Yang Indah

Asrul Hidayat dalam sambutannya menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk pelatihan dan sertifikasi bagi calon fasilitator dan asisten fasilitator.

Dengan tujuan ke depannya dapat mengembangkan suatu program peningkatan soft skill bagi mahasiswa dan lulusan Unibos.

Serta tentunya program ini akan menjadi keunikan tersendiri bagi Unibos dibandingkan PT yang lain.

“Materi-materi itu mencakup bagaimana sikap kerja dan soft skill yang dimiliki dapat dibentuk secara dini agar mahasiswa Unibos dapat membentuk strategi-strategi sebelum terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya.

Selain itu, mahasiswa juga memiliki tujuan yang lebih terarah dan terencana sehingga memudahkan dalam mencapai tujuannya yang termasuk dalam peningkatan life skill,” paparnya.

Jadi, sambungnya, program pengembangan softskill bagi mahasiswa ini tidak menjadi pelatihan biasa, tetapi program ini akan diintegrasikan dengan kurikulum yang dijalankan.

BACA JUGA :   FKM Unhas dan Indohun Gelar Kuliah Tamu Pengenalan One Health

“Nah, disinilah para dosen dituntut untuk dapat mengkolaborasikan program softskill ini dengan kurikulum pendidikan.

Hal ini tentunya akan mudah dilakukan jika para dosen dapat terlebih dahulu menerapkan bagi dirinya sendiri baru kemudian menyampaikannya kepada mahasiswa, artinya dosen harus bisa menjadi teladan bagi mereka,” pungkas ketua BPH Bosowa Education.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Unibos berharap dari kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin agar dapat membangun karakter mahasiswa Universitas Bosowa.

“Semoga dapat dimanfaatkan sebaik mungkin karena kurikulum Unibos ada pengembangan karakter mahasiswa.

Olehnya sebelum memberikan mata kuliah itu dosen-dosen diberikan pelatihan, tentunya dengan harapan dapat menghasilkan mahasiswa yang berkarakter.