Tingkatkan Wawasan Pendidikan Bahasa, FKIP Unibos Gelar Kuliah Umum

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya pendidikan bahasa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bosowa (Unibos) gelar Kuliah Umum.

Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Senat Lantai 9 Gedung I Unibos, Rabu, 9 Oktober 2019. Dengan mengusung tema “Language Teaching Dynamics in Industrial Revolution 4.0”.

-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pada kegiatan yang dihadiri 120 mahasiswa ini, juga turut dihadiri Rektor Unibos bersama jajaran pimpinan Unibos.

Kuliah Umum itu menghadirkan Brendon Marshall, M App Ling (Sociolinguist, Lecturer, and Researcher), Drs H Saparuddin, M Pd (Guru Sekolah Indonesia Luar Negeri, Malaysia) dan May Sulfira Syam, S Pd (Guru dan Praktisi Sekolah Alam Bosowa).

BACA JUGA:  Politeknik Negeri Ujung Pandang: Daftar Jurusan, Program Studi dan Akreditasinya

Drs H Saparuddin, M Pd  menuturkan, dinamika bahasa terus berkembang. Beberapa kata dalam bahasa lokal (daerah) sudah mulai jarang atau bahkan tidak pernah diguanakan, sehingga peran pendidik sangat penting untuk melestarikan bahasa lokal dan juga bahasa Indonesia.

-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sementara May Sulfira Syam, S Pd lebih banyak menjelaskan tentang bagaimana berkomunikasi  ke anak usia sekolah dasar dan PAUD.

BACA JUGA:  Pembicara Kuliah Umum Unibos, Rocky Gerung: Fungsi Kampus Kawal Kebijakan Publik

“Sebagai praktisi, dalam proses belajar mengajar di kelas, bahwa bahasa yang digunakan harus sopan tapi tegas, terutama untuk komunikasi ke anak usia sekolah dasar dan PAUD. Mahasiswa FKIP Unibos harus memahami ini karena mereka merupakan calon pendidik masa depan,” terangnya.

Membahas tentang bahasa, juga tidak menyulutkan Brendon Marshall M.App.Ling memberi motivasi kepada mahasiswa.

-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Seandainya saya bisa menentukan, saya akan memilih Bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional karena lebih masuk akal dan melihat Indonesia telah termasuk negara yang mengglobal,” ungkapnya. (FP)

Bagikan

VIDEO UNTUK ANDA

REKOMENDASI UNTUK ANDA

TERKINI

- Advertisment -