Apa itu Kelenjar Tiroid dan Perbedaan Penyakit Hipotiroid dan Hipertiroid

Kelenjar tiroid adalah kelenjar hormon berbentuk kupu-kupu yang terletak di bagian depan bawah leher.

Kelenjar tiroid mengendalikan metabolisme dan berperan penting dalam kesehatan.

Tugas kelenjar tiroid adalah menghasilkan hormon tiroid, yang akan dibawa oleh darah ke seluruh tubuh.

Hormon  akan di bawa oleh darah ke seluruh jaringan tubuh. Hormon tersebut di butuhkan untuk memastikan jaringan dan organ tubuh bekerja dengan benar dan juga membantu tubuh menggunakan energi, menjaga tubuh tetap hangat dan menjaga otak,  jantung, otot dan organ lain bekerja sebagaimana mestinya.

BACA JUGA :   Manfaat Skin to Skin 15 Menit Tingkatkan Ikatan Batin dan Emosional
- Advertisement -

Apa itu “Hipotiroid”?

Hipotiroid, atau kelenjar tiroid yang kurang aktif, terjadi apabila kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup.

Artinya sel tubuh tidak mendapatkan hormon tiroid yang cukup untuk bekerja dengan baik dan metabolisme tubuh pun melambat.

Hipotiroid bisa di sebabkan oleh banyak hal, di antaranya penyakit autoimun, kerusakan kelenjar tiroid, yodium yang terlalu banyak atau terlalu sedikit serta akibat pengobatan dengan radiasi.

Jika tak di obati, gejala hipotiroid akan meningkat dan menyebabkan komplikasi yang serius sampai mengancam jiwa.

Apa itu “Hipertiroid”?

BACA JUGA :   Keseringan Catok Rambut, Berikut 7 Dampak Buruk Akibat Catok Rambut

Hipertiroid atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif, terjadi ketika kelenjar tiroid melepaskan terlalu banyak hormon dalam aliran darah sehingga mempercepat metabolism tubuh.

Hipertiroid cenderung terjadi karena faktor keturunan dalam keluarga, serta sering terjadi pada perempuan di usia muda.

Penyakit Graves adalah tipe utama Hipertiroid. Dalam keadaan ini, antibodi dalam darah mengaktifkan kelenjar tiroid, menyebabkan kelenjar membesar dan mengeluarkan terlalu banyak hormon tiroid.

Tipe lain dari hipertiroid di tandai dengan adanya benjolan di kelenjar tiroid yang meningkatkan sekresi hormon tiroid dalam darah.

Bagikan

BACA JUGA:

Kapan Waktu yang Aman Bertemu Teman Setelah COVID-19?

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Salah satu hal yang banyak orang lewatkan selama lockdown atau pembatasan sosial berskala besar adalah bertemu dengan teman-teman. Namun, ketika pergerakan orang telah dimulai dan beberapa...

Ternyata! Ini Loh Cara Meningkatkan Imunitas Di Musim Hujan

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Musim hujan dan banjir sering kali dikaitkan dengan meningkatnya kerentanan untuk terserang penyakit. Salah satu upaya untuk mencegahnya adalah dengan meningkatkan imunitas...

Apa Itu Husband Stitch? Jahitan Suami yang Ramai Dibahas

Husband stitch sedang menjadi perhatian dan ramai dibicarakan di media sosial Twitter. Secara harfiah, istilah ini diartikan sebagai “jahitan suami”, yang mengacu pada jahitan...

7 Jenis Buah Kurma, Apa yang Paling Nikmat dan Sering Kamu Konsumsi

Kebanyakan orang Indonesia mungkin sudah akrab dengan buah kurma. Buah dengan rasa manis legit ini sangat di cari-cari terutama saat bulan puasa. Sebetulnya ada ribuan...

Keju dan Yoghurt Bisa jadi Pilihan Camilan Sehat saat Ramadan

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Puasa pada bulan Ramadan akan memberikan manfaat optimal terhadap tubuh ketika asupan gizi dan nutrisi sudah terpenuhi. Bukan cuma memilih menu makanan berat yang disantap...

POPULER