Friday, July 10, 2020

Atase Pendidikan KBRI Thailand Beri Kuliah Tamu di FKM Unhas

Makassar, FajarPendidikan.co.id – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) menggelar kuliah tamu yang berlangsung di Aula Pascasarjana Rabu, 21 November 2018. Kuliah tamu kali ini menghadirkan Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand, Prof Dr Mustari Mustafa, MSi.

Kuliah tamu yang dipandu oleh Nurarifah, SKM., MA., ini, memaparkan tentang Partnership in Education. Partnership untuk semua, berlaku untuk Indonesia – Thailand atau Thailand – Indonesia.

Mustari banyak mengurai bagaimana hubungan Indonesia dengan Thailand. “Bagi pemerintah Thailand, Indonesia itu dianggap seperti kakak, adik-kakak, negara ini sangat damai apalagi negara ini tidak pernah dijajah oleh negara manapun sehingga Thailand benar-benar Thailand,” katanya.

“Dari aspek budaya dan pariwisata, jumlah turist mancanegara sebanyak 35 juta di Thailand berdasarkan data pada tahun 2017. Kota Bangkok paling banyak dikunjungi dan menggeser London dan Paris. Kalau destinasi pariwisata di Indonesia itu ada Bali, maka di ASEAN adalah Bangkok Thailand,” tambahnya.

Dalam bidang pendidikan, menurut Mustari, harus banyak kerjasama dengan FKM Unhas. “Kerja samanya bias dalam bentuk short course, student exchange dan pendidikan degree,” jelasnya.

Foto bersama usai kuliah umum.[Foto:/Ist]
Foto bersama usai kuliah tamu.[Foto:/Ist]
Kuliah tamu yang dihadiri sekitar 100 an mahasiswa FKM Unhas tersebut, dibuka oleh Dekan FKM Unhas, Dr Aminuddin Syam, SKM., MKes., M Med Ed.

Dalam sambutannya, Aminuddin menyampaikan bahwa student exchange ini tidak hanya mahasiswa FKM Unhas yang ke Thailand tetapi juga mahasiswa Thailand yang ke Indonesia. Demikian pula untuk pendidikan degree. “Waktu saya PD 3, FKM Unhas pernah mengutus mahasiswa FKM ke Thailand yang melakukan student exchange, kita tinggal lanjutkan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan FKM Unhas,  Prof Sukri Palutturi, PhD menambahkan bahwa dalam waktu dekat ini, tim FKM Unhas akan melakukan kunjungan di beberapa universitas di Thailand.(Rls)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Basarnas Bone Bekali Ilmu Kebencanaan Anggota RAPI Wilayah 05 Bone

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Guna memberikan keterampilan serta pengetahuan kepada seluruh anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 05 Kabupaten Bone yang berkaitan...

OSIS-MPK SMP Islam Athirah 1 Gelar Webinar Student Exchange

FAJARPENDIDIKAN.co.id - OSIS-MPK Covtharka SMP Islam Athirah 1 Makassar menggelar webinar dengan tema “Study Hard to Explore the World.” Kamis (9/7/2020). Lebih...

Tes Kepribadian: Pilih Satu Pola untuk Mengetahui Cara Kerja Pikiranmu

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Namun, sebagian orang belum mengetahui bagaimana cara mereka berpikir. Situs web themindsjournal.com membagikan tes kepribadian dengan cara memilih satu dari delapan pola.

Pj. Walikota Makassar : Komplek TNI AL Lantamal VI Patut Menjadi Contoh Penerapan Manajemen Protokol Kesehatan Covid-19

Makassar, FAJARPENDIDIKAN. co.id - Komplek TNI AL Lantamal VI patut menjadi contoh untuk penerapan manajemen protokol kesehatan Covid-19, hal ini diungkapkan Pj...

Motivasi dan Tingkatkan Semangat Belajar, Ini Kata-kata Mutiara Tentang Pendidikan Buatmu

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Dengan memiliki ilmu kita dapat menggenggam dunia, dan mengejar mimpi besar yang kita punya. Sehingga akan menjadi orang yang berguna bagi masyarakat...

REKOMENDASI