Sunday, May 31, 2020

Di Barru, Siswa Tetap Belajar Dalam Rumah 30 Maret Hingga 18 April

- Advertisement -

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Dalam rangka mencegah penyebaran dan penularan Corona Virus Deseases 2019 (Covid19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru melalui kebijakan Bupati Barru H Suardi Saleh perpanjang proses belajar-mengajar guru dan siswa tetap di rumah masing-masing sejak 30 Maret hingga pada 18 April 2020.


Hal itu diketahui sesuai informasi melalui realis yang dihimpun dari Bidang Humas Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik (Diskominsta) Kabupaten Barru, pada hari Sabtu 28 Maret 2020.


Sehubungan kebijakan yang ditandatangani Bupati Barru Suardi Saleh ini tertanggal 26 Maret 2020, tak lepas dari perkembangan Covid-19 yang eskalasinya terus meningkat di Indonesia, termasuk di Sulsel.

“Sehingga Pemerintah kabupaten Barru memperpanjang sementara proses belajar mengajar di seluruh sekolah TK/SD/SMP sederajat dengan mengganti kegiatan belajar di rumah, mulai tanggal 30 Maret 2020 s/d 18 April 2020,” kata Suardi Saleh, sesuai tertuang dalam surat edarannya.


Sehubungan hal tersebut, maka, Ujian Nasional Tahun 2020 dibatalkan, Dengan dibatalkannya UN Tahun 2020 maka keikutsertaan UN tidak menjadi syarat kelulusan/seleksi masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi, Dengan dibatalkannya UN Tahun 2020 maka proses penyetaraan bagi lulusan program paket A dan Program Paket B akan ditentukan kemudian.

Ujian Sekolah untuk kelulusan dilaksanakan dengan ketentuan, Ujian Sekolah dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, Ujian sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolionya nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya, Ujian Sekolah dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

Sekolah yang telah melaksanakan ujian sekolah dapat menggunakan nilai ujian Sekolah untuk menentukan kelulusan siswa. Memperpanjang sementara proses belajar mengajar di seluruh sekolah TK/SD/SMP sederajat dengan mengganti kegiatan belajar di rumah mulai tanggal 30 Maret 2020 s/d 18 April 2020.

Proses belajar mengajar di rumah mempertimbangkan belajar dari rumah melalui pembelajaran jarak jauh/daring, aktifitas dan tugas dapat bervariasi dengan mempertimbangkan akses atau fasilitas belajar dengan penilaian bersifat kualitatif.

Dana Bantuan Operasional Sekolah dapat digunakan untuk pengadaan barang sesuai kebutuhan sekolah termasuk untuk membiayai keperluan dalam pencegahan pandemi Covid-19 seperti penyediaan alat kebersihan, hand sanitizer, disinfektan, dan masker bagi warga sekolah serta untuk membiayai pembelajaran daring/jarak jauh. (Abd Latif Ahmad)

- Advertisement -

TERKINI

Lantamal VI Terjunkan Pasukannya Sandarkan KRI Banda Aceh-593 Di Pelabuhan Hatta Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kapal Perang TNI AL yang panjangnya melebihi lapangan bola tiba di Makassar hari ini, Minggu (31/05/2020). Kapal perang...

IDAI Minta Sekolah Ditutup Sampai Desember 2020

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ikut merespon wacana pembukaan sekolah seiring berakhirnya masa tanggap darurat Covid-19 pada 29 Mei 2020, serta berakhirnya...

Selamat! UIN Alauddin Peringkat Ketiga Paling Diminati di UMPTKIN 2020

Gowa, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pemeringkatan peminat Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) 2020 untuk pilihan pertama menempatkan UIN Alauddin Makassar diurutan...

Pemudik Asal Bone Ingin Balik ke Jakarta Ternyata Positif Covid-19

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Seorang warga dari Desa Pattimpa Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, yang hendak balik ke Jakarta ternyata terkonfirmasi Positif Covid-19, Sabtu (30/5/2020).

REKOMENDASI