Dosen Muda CPNS Tekling Untad, Asal Maros Raih Juara di Ajang Konferensi International, Pacific Basin Consortium di Jeju Island, Korsel

FAJAR Pendidikan

Konferensi merupakan salah satu wadah bagi para akademisi, seperti dosen untuk mengembangkan kompetensi keilmuan yand dimiliki.

Ajang international tentu menjadi pilihan bergengsi untuk menjelajah berbagai bidang keilmuan, penelitian terbaharu, serta membuka jejaring lebih luas dengan para akademisi dan profesional dari berbagai negara.

Tahun ini, The 19th International Conference of the Pacific Basin Consortium for Environment & Health, Kembali di gelar di Jeju, Korea selatan.

Meski sempat tertunda karena kondisi pandemic, Konferensi yang diadakan tiap 2 tahun ini, tidak menghalangi para peneliti dari berbagai negara untuk hadir mempresentasikan ide-ide yang luar biasa.

Al Richa Nasir, CPNS Dosen Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad), menjadi salah satu perwakilan Indonesia di ajang bergengsi tersebut.

Ia mengaku sangat antusias telah terpilih menjadi salah satu peserta setelah melalui proses seleksi yang ketat dari Tim penyelenggara PBC.

BACA JUGA :   Mahasiswa Magang PKIP Unhas Ikut Dalam Kegiatan Penyuluhan HIV AIDS dan Pemeriksaan VCT MOBILE

“Sangat senang, Nda nyangka bisa lolos. Ini pertama kali bagi saya dan juga masih diawal karir saya sebagai dosen yang baru aktif 4 bulan,” tuturnya.

“Kita mengirim abstract penelitian terlebih dahulu di bulan Mei, kemudian menunggu pengumuman sekitar 3 bulan dari Mei-Agustus,” tambahnya menjelaskan proses seleksi.

Setelah bersaing dengan sekitar 20 peserta dari berbagai negara seperti Korea, Jepang, India, Bangladesh, Dhaha dan lain-lain, Alumni Kesehatan Lingkungan Unhas ini merasa sangat terharu karena berhasil menjadi Runner Up untuk kategori “Best Poster Presentation”.

Dalam kesempatan itu, ia menerima sambutan hangat dari President of PBC dan mengungkapkan rasa bangganya kepada Al Richa Nasir atas pencapaian yang diraih

Congratulation, I am so proud of You, see you in the next event,” ucap Dr Stephania Cormier.

Ya. atas award yang diraih, Al Richa Nasir mendapatkan beasiswa untuk mengikuti “The 20th International Conference of PBC” di Vietnam, 2024 mendatang.

BACA JUGA :   Peneliti K3 FKM Unhas Lakukan FGD Model Pencegahan Kecelakaan dan Penyakit Akibat Kerja

Dalam kesempatan lain, Wakil Rektor 2 Universitas Tadulako Prof Dr Muh Nur Ali, MSi, juga memberikan apresiasi besar atas prestasi yang di raih oleh dosen yang masih terbilang muda itu.

“Saya sampaikan apresiasi dan selamat kepada bu Alricha sudah menjadi wakil Tadulako di ajang International,” ungkapnya.

Besar harapan kedepannya akan banyak dosen-dosen muda, termasuk mahasiswa dari Universitas Tadulako yang bisa tampil di ajang konferensi seperti ini.

“Dunia international dapat menjadi ruang exposure yang baik untuk meningkatkan wawasan, membangun jejaring, sharing ilmu terbaharu, khususnya isu-isu lingkungan international.

Tentu tidak mudah, perlu perjuangan untuk sampai, namun dengan tekad dan kemauan, kita pasti bisa mengukir sejarah kita sendiri,” tutup Al Richa Nasir.

Bagikan:

- Advertisment -
REKOMENDASI UNTUK ANDA
- Advertisment -