Wednesday, July 8, 2020

Perkuat Ukhuwah Makhluqiyah Jadi Tema Halalbihalal Virtual UIN Alauddin Makassar

Gowa, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Keluarga besar UIN Alauddin Makassar menggelar Halalbihalal virtual dengan mengusung tema, “Memperkuat Ukhuwah Makhluqiyah Menghadapi Pandemi Covid 19” via aplikasi zoom meeting, Kamis (28/5).

Hadir dalam acara tersebut seluruh unsur pimpinan universitas dan fakultas, para ketua jurusan, ketua lembaga, para dosen, pegawai serta tenaga harian UIN Alauddin Makassar.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang senantiasa aktif bersinergi dan berkontribusi selama pandemi covid 19, khususnya di lingkup UIN Alauddin Makassar.

Adapun tema, lanjut Prof Hamdan, merupakan pengembangan dari konsep persaudaraan yang selama ini dipahami, yakni ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Thib Raya menyampaikan bahwa ukhuwah makhluqiyah adalah rasa persaudaraan dengan seluruh makhluk Allah yang ada di bumi ini.

Karena itu, sambung Prof Thib, cakupan ukhuwwah makhluqiyaah itu sangat luas, mencakup ukhuwwah makhluqiyyah basyariyah (dangan manusia), ukhuwwah makhluqiyyah hayawaniyyah (hewan), ukhuwwah makhluqiyyah nabatiyyah (tumbuh-tumbuhan) dan ukhuwwah makhluqiyyah jamaadiyyah (benda mati).

Namun, kata Prof Thib, ia memfokuskan uraiannya pada aspek ukhuwah makhluqiyah basyariah.

“Prinsip dalam memperkuat ukhuwwah makhluqiyyah basyariyyah itu, yaitu: Pertama, Bahwa manusia dengan manusia lain adalah bersaudara karena berasal dari ayah-ibu yang sama,” jelas Prof Thib.

Kedua, lanjutnya, bahwa manusia dengan manusia yang lain bagaikan sebuah bangunan, yang saling mendukung satu sama lain.

Ketiga, Bahwa manusia dengan manusia yang lain bagaikan sekujur badan.

Keempat, Bahwa bahwa manusia harus saling mencintai dan menyayangi satu sama lain.

“Dan kelima, bahwa manusia harus saling membantu dan menolong satu sama lain,” terangnya.

Prof Thib menambahkan bahwa prinsip-prinsip itulah yang mendorong seseorang untuk memberdayakan yang lemah.

“Bentuk pemberdayaan itu, misalnya, pertama, memberikan bantuan yang bersifat materi, kedua, memberikan bantuan dalam bentuk moral atau spiritual, seperti pengetahuan dan keterampilan, dan ketiga, melakukan silaturrahim atau menjaga hubungan yang baik di antara sesama,” tutup Pgs Rektor UIN Alauddin tahun 2015 tersebut.

Acara berlangsung dari pukul 10.00 hingga 12.00 WITA dengan disertai sesi interaktif. Hingga akhir acara, halalbihalal virtual tersebut tercatat dihadiri 500-an peserta. (*/FP)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Tiga Peserta UTBK Berkebutuhan Khusus Ikut Ujian di UNM Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tiga peserta Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) dengan berkebutuhan khusus mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)...

Pendaftaran UMPTKIN 2020 Ditutup, UIN Alauddin Peringkat Pertama Kampus Paling Diminati

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2020 telah resmi ditutup pada Minggu (5/7/2020). Dari...

Pustakawan dan Organisasinya

REFLEKSI HUT IPI KE 47 | 7 JULI 1973 -  7 JULI 2020Oleh: Tulus Wulan Juni (Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan Kota Makassar)

Dosen Unhas Segera Lakukan Rapid Test, Berikut Jadwalnya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Upaya melakukan pemutusan rantai penularan Covid-19, sebanyak 1.652 dosen Universitas Hasanuddin dari seluruh fakultas dan program studi akan segera...

Dear Mahasiswa, Ini Syarat Penerima Bantuan Keringanan Biaya Kuliah di Masa Pandemi

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Pemerintah mengeluarkan aturan keringanan uang kuliah tunggal bagi mahasiswa yang terkena dampak Covid-19. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun...

REKOMENDASI