Hakim: 90 Persen Perceraian Dipicu Suami Istri Tidak Salat

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Pemicu perceraian yang umumnya diungkap diantaranya terkait masalah ekonomi, adanya cek-cok, pengaruh medsos, perselingkuhan dan lainnya. Tapi, tahukah anda, sebanyak 90 persen angka perceraian dinilai dipicu oleh pasangan suami/istri (pasutri) yang tidak melaksanakan dan mengamalkan nilai-nilai salat lima waktu dalam kehidupannya.

Hal tersebut diungkapkan warga net dengan nama akun facebook, Ibnu Mukhtar.

“4 tahun saya di PENGADILAN. 90 % perceraian dipicu oleh suami/isteri yg tidak SHOLAT,” tulis Ibnu Mukhtar dalam status medsosnya, dilansir FAJAR PENDIDIKAN, Selasa (11/6/2019).

Status Ibnu Mukhtar itupun mendapat respon tanggapan dari tiga ratusan warga net. Mukhtar juga nampak membuka ruang diskusi bagi warga net yang ingin mengetahui lebih lanjut terkait statusnya. Melalui kolom komentar setatus facebooknya sejumlah tanggapan balik pun diberikannya.

BACA JUGA :   Cegah Radikalisme, Sat Binmas Polres Bone Lakukan Ini
- Advertisement -

“Bukan masalah ekonomi, jika suami/isteri yg salat pasti mereka punya kesabaran. Buka qs 2 : 45 dan qs al hadid : 22 – 23,” kata Ibnu Mukhtar menanggapi warga net lainnya, yang mengaitkan perceraian pada aspek ekonominya.

Mukhtar, dalam tanggapan baliknya nampak melihat lebih dalam terkait pemicu perceraian itu sendiri. Ia melihat akar persoalan dari masalah yang mengemuka. Hal itu tiada lain dinilainya lantaran Pasutri tidak melaksanakan nilai-nilai salat dalam kehidupannya. Padahal, jika dilaksanakan nilai-nilai salat itu, akan mencegah munculnya masalah yang kerab mengundang perceraian.

“..Pasangannya tidak ‘melaksanakan nilai-nilai sholat’ dalam keseharian. Sehingga menimbulkan ekses negatif; perselingkuhan, tidak adanya tenggang rasa, tidak adanya kasih sayang, mis komunikasi dll”. Ekses itulah yang biasanya dijadikan dalil menggugat cerai,” tulisnya lagi menanggapi komentar lainnya.

BACA JUGA :   Ini Kisah Ryan, Batal Nikah H-3 usai Dimintai Sertifikat Rumah

Sementara itu, laman facebook Rumah Sehat Herba Holistic (RSHH) juga ikut membangikan screenshot status Ibnu Mukhtar tersebut. RSHH menyebut status warga net tersebut sebagai status hakim.

“Status HAKIM PENGADILAN AGAMA tentang masalah penyebab PERCERAIAN diKeluarga Muslim,” tulis pengguna akun RSHH dilengkapi screenshot status Ibnu Mukhtar.

Status yang dibagikan RSHH itupun mendapat tanggapan beragam dari ratusan warga net.

Sejak berita ini dirilis, belum diketahui pengguna akun tersebut bertugas atau pernah bertugas di Pengadilan daerah mana.

Reporter: Abustan

Bagikan

BACA JUGA:

Marak Baliho di Sepanjang Jalan Kabupaten Wajo Belum Memiliki Izin

WAJO - Sejumlah baliho makin marak di pinggir jalan di Kabupaten Wajo, beberapa ada di depan Masjid dan tiang listrik. Baliho tersebut rata-rata tentang kampanye...

Pengurus APSI Bone Dilantik, Dewan Pembina: Peningkatan Mutu Pendidikan Bagian dari Peran Pengawas

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Peningkatan mutu pendidikan bagian dari peran para pengawas sekolah atau madrasah. Begitu pun bagus tidaknya lembaga pendidikan, pengawas menjadi bagian penentu. Hal...

49 Siswa Latihan Kerja di Polres Bone, Kapolres: Jadilah Teladan

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kapolres Bone AKBP Ardyansyah memberikan arahan dan pembekalan kepada 49 Siswa Diktuk Bintara Polri T.A 2021 SPN Batua Makassar di Aula Sarja...

Pembangunan Ruko Pasar, Memaksa Pemkab Barru Menelan Kerugian Miliyaran Rupiah

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Ruko pasar yang dibangun Pemkab Barru pada tahun 2010 sebanyak 208 unit  di pasar Pekkae Tanete Rilau, pasar Mangkoso dan pasar Palanro...

Bupati Barru Serahkan Mobil Damkar

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pemerintah Kabupaten Barru melalui Bupati Barru H Suardi Saleh didampingi Kasatpol PP dan Damkar Barru, Mohammad Fadli Pawae menyerahkan Kunci Mobil Pemadam...

POPULER

Ketua PGRI Pangkep Minta Usulan Program Tepat Sasaran

Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pangkep melaksanakan Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) ke-II tahun 2022, di SDN 12 Biraeng Kecamatan Minasatene, Sabtu (3/12/2022). Konkerkab...