Wednesday, July 8, 2020

HJB ke-689, Mahasiswa Harap Pemkab Perbanyak Beasiswa dan Segera Perbaiki Jalan

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Puncak peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-689 berlansung di Lapangan Merdeka Watampone, Jl Petta Ponggawae, Watampone, Sabtu, 6 April 2019.

Peringatan HJB ke-689 bagi masyarakat Bumi Arung Palakka memiliki makna dan harapan tersendiri bagi mereka. Seperti halnya yang diungkapkan Appy mahasiswi salah satu Perguruan Tinggi di Bone.

Menurut Appy, HJB ke-689 mestinya menjadikan Bone sudah memiliki lebih banyak lagi program unggulan, diantaranya beasiswa pendidikan untuk generasi penerusnya.

“Semoga lebih banyak beasiswa untuk semua tingkatan pendidikan. Sehingga lebih banyak lagi generasi yang tidak mampu secara ekonomi bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang berikutnya,” kata Appy kepada FAJAR PENDIDIKAN.

Selain berharap banyak program beasiswa dari Pemkab, Ia juga berharap Bupati dan Wakil Bupati mengingat janji politiknya. Menyediakan lapangan pekerjaan di Bone.

Harapan senada diungkapkan mahasiswi lainnya, Ani. Ia berharap Pemkab lebih fokus mempehatikan sarana dan prasarana pendidikan di Bone. “Kalau dunia pendidikan, saya harap Pemeritah bisa menanggulangi masalah UNBK, terutama masalah komputer. Dimana hampir setiap siswa harus membeli laptop baru, bagaimna dengan nasib anak-anak yang kekurangan dalam finansialnya,” katanya dengan nada tanya.

Selain itu, Ani juga berharap Pemkab fokus memperbaiki jalan yang rusak sebelum makin banyak korbannya.

“Semoga di HJB kali ini, jalanan bisa secepatnya di tangani. Apalagi banyaknya jalanan yang berlubang sering mengakibatkan kecelakan. Itu harapan mendalam sebagai masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, jelang puncak peringatan HJB ke-689, Solidaritas Mahasiswa Bone di Makassar menggelar aksi unjukrasa di depan kantor Gubernur Sulsel, Makassar. Mereka menuntut realisasi janji Bupati Bone, untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan dan faskes. Selain itu, meminta Gubernur Sulsel agar mendesak Pemda Bone agar mentransparansikan anggaran pendidikan, beasiswa untuk mahasiswa.

Reporter: Abustan

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Tiga Peserta UTBK Berkebutuhan Khusus Ikut Ujian di UNM Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tiga peserta Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) dengan berkebutuhan khusus mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)...

Pendaftaran UMPTKIN 2020 Ditutup, UIN Alauddin Peringkat Pertama Kampus Paling Diminati

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2020 telah resmi ditutup pada Minggu (5/7/2020). Dari...

Pustakawan dan Organisasinya

REFLEKSI HUT IPI KE 47 | 7 JULI 1973 -  7 JULI 2020Oleh: Tulus Wulan Juni (Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan Kota Makassar)

Dosen Unhas Segera Lakukan Rapid Test, Berikut Jadwalnya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Upaya melakukan pemutusan rantai penularan Covid-19, sebanyak 1.652 dosen Universitas Hasanuddin dari seluruh fakultas dan program studi akan segera...

Dear Mahasiswa, Ini Syarat Penerima Bantuan Keringanan Biaya Kuliah di Masa Pandemi

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Pemerintah mengeluarkan aturan keringanan uang kuliah tunggal bagi mahasiswa yang terkena dampak Covid-19. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun...

REKOMENDASI