Wednesday, August 5, 2020

Kawasan Perdesaan Sehat Menjawab Persoalan Stunting di Sulawesi Selatan

Makassar, FajarPendidikan.co.id – Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr dr H Bachtiar Baso, M Kes., memiliki segudang inovasi dalam memajukan pembangunan kesehatan di Provinsi Sulawesi Selatan.

Setelah berhasil melakukan penandatanganan MoU dengan dekan kesehatan se Unhas meliputi fakultas kedokteran, fakultas kesehatan masyarakat, fakultas kedokteran gigi, fakultas farmasi dan fakultas keperawatan beberapa waktu yang lalu saat upacara hari kesehatan di rumah jabatan Gubernur Provinsi Sulsel, Bachtiar juga merancang sebuah program kawasan perdesaan sehat di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros.

Demikian catatan singkat dalam diskusi santai yang berlangsung di Hotel Grand Puri Tamalanrea dekat BTP Makassar, Minggu 25 November 2018.

Menurut Bachtiar, diperlukan kolaborasi masalah kesehatan. “Dinas kesehatan hanya mampu dan memiliki kewenangan untuk menyelesaikan masalah kesehatan tidak lebih dari 30 persen, termasuk masalah Stunting. Sekitar 70 persen masalah kesehatan berada di luar dari sektor kesehatan. Karena itu, keterlibatan sektor lain sangat diperlukan misalnya dinas pertanian, dinas peternakan, tata ruang dan sebagainya,” ungkapnya.

Dalam konsep ini, sambungnya, upaya promotif dan preventif dimaksimalkan misalnya, penempatan satu desa satu sarjana kesehatan masyarakat (SKM) untuk memantau masalah kesehatan pada wilayah tersebut atau satu student satu family bagi mahasiswa kedokteran untuk memantau masalah gizi ibu hamil dan sebagainya.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut Prof Dr dr Wardihan Sinrang, MS, SP And; Prof Dr Eng Dadang Ahmad Surimihardja, MEng; Prof Sukri Palutturi, SKM., MKes., MSc PH, PhD; Hasbullah, SKM., MKes., dan drg Fuad Husain Akbar, MKes., PhD.

Prof Wardihan yang merupakan guru besar kedokteran Unhas setuju dengan konsep perdesaan sehat di Tompo Bulu. Menurut Prof Wardihan, Tompo Bulu adalah sebuah perdesaan yang cukup dekat dengan perkotaan. “Dengan posisi yang dekat dengan Kota Makassar, penyakit menular ataupun tidak menular dapat terjadi karena transisi yang berada diperbatasan wilayah yang menyebabkan perilaku masyarakat mengalami pergeseran,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, guru besar FKM Unhas dengan kepakaran Healthy Cities, Prof Sukri Palutturi, menambahkan bahwa, perdesaan sehat memiliki kesamaan konsep dengan Healthy Cities tetapi dalam ukuran wilayah yang lebih mikro.

“Desa sehat perlu dikembangkan dalam pengertian yang lebih luas. Stunting dapat ditangani dengan pendekatan ini karena konsep perdesaan sehat tidak hanya menyelesaikan masalah kesehatan dalam pengertian penyakit tetapi juga melihat masalah kesehatan pada tingkat populasi dan setting,” jelas Prof Sukri.

Oleh karena itu, lanjutnya, kemitraan antar sektor pada semua lini serta dukungan pemerintah daerah merupakan kunci.(Rls)

 

Editor: Ibhel

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Prof Hamdan Juhannis Apresiasi Alumni UIN Alauddin Peraih Beasiswa S2 Qatar Foundation

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Adalah Darul Ma‘arif Asry, alumni UIN Alauddin Makassar jurusan Tafsir Hadis yang meraih beasiswa S2 dari Qatar Foundation, kini Ia...

Anggota Komisi E DPRD Sulsel Lakukan Kunjungan Kerja ke Perpustakaan Nasional RI

FAJARPENDIDIKAN.co.id - 17 orang Anggota Komisi E Bidang Kesra DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dipimpin Ketuanya Ir. H. Rusdin Tabi, M. BA melakukan...

Dorong Mahasiswa Lakukan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Minta Dukungan Rektor IAIN Bone

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bone Hj Jumriah lakukan audiensi rencana Workshop terkait sosialisasi pengawasan Pemilu dengan Rektor IAIN...

Persiapan Panen Raya dan Vicon Dengan Kasal, Wadan Lantamal VI Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Karuwisi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Makassar, Wakil Komandan (Wadan) Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, S.H, M.M melaksanakan kunjungan ke lahan ketahanan pangan Karuwisi Lantamal...

Wisuda Purna Tugas Wujud Penghormatan Lanal Kendari Terhadap Jasa-Jasa Perwiranya Selama Berdinas Di TNI AL

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kendari, Selasa, (04/08/2020) Lanal Kendari mengadakan Upacara Wisuda Purna Tugas dan Acara Tradisi Pelepasan yang dikemas secara menarik dan mengharukan...

REKOMENDASI