Monday, July 13, 2020

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak bersama Unhas Gelar Pelatihan

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) melakukan pelatihan “Perlindungan Hak Perempuan dalam Bencana Konflik Serta Pelatihan Bagi Perempuan Lansia dan  Penyandang Disabilitas”. Kegiatan pelatihan ini berlangsung di Ruang Auditorium Fachruddin, Pasca Sarjana Unhas, Selasa, 23 Juli 2019.

Turut hadir Dekan Fakultas Pasca Sarjana, Prof Jamaluddin Jompa, PhD., Dr Wahyu Hartomo, SC perwakilan Deputi Bidang Perlindungan Anak dan Perempuan, Nyimas Aliah, SE., M Ikom., Asisten Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Dalam Situasi Konflik dan Kondisi Khusus, Hj Sarlin Nur, SE., MM., dan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan  dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Pasca Sarjana, Prof Jamaluddin Jompa, PhD., mewakili Rektor Unhas. Dalam sambutannya, Prof Jamaluddin menyampaikan kontribusi nyata Unhas dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Bentuk nyata yang dilakukan seperti Unhas memiliki program studi terkait Gander dan Pembangunan, SDGs Unhas yang  mana salah satu pilarnya adalah memerhatikan perempuan dan anak.

“Unhas bukan hanya semboyan yang progender. Unhas mempunyai program studi studi gander dan pembangunan. Tidak banyak jurusan di Indonesia yang khusus membahas gander dan pembangunan. SDG’s center yang baru dilaunching salah satu pilar utama adalah memperhatikan gander,” jelas Prof Jamaluddin.

Prof Jamaluddin yang juga merupakan penggiat Akademi Ilmuwan Muda Indonesia ini menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak terhadap Unhas dalam memfasilitasi pelatihan. “Unhas sebagai parameter kampus di Indonesia Timur siap bermitra dengan pemerintah dalam kegiatan-kegiatan seperti ini,” kata Prof Jamaluddin.

Ketua Panitia Ir Hendarmi, MM., menjelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kepastian tanggungjawab pemerintah untuk dukungan, penguatan dan perlindungan Perempuan Pegiat Perdamaian. Juga untuk mendapatkan masukan, usulan dan pandangan publik dan pihak-pihak terkait sebagai acuan dalam penyusunan naskah Konsep Perempuan Pegiat Perdamaian.

“Kita ingin meningkatkan kepedulian masyarakat dan pemerintah dalam kondisi khusus pasca bencana dan konflik sosial. Serta memaksimalkan dukungan dan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” jelas Ir Hendarmi, MM.

Kegiatan ini rencananya akan berlangsung selama dua hari, 23 dan 24 Juli 2019. Untuk hari pertama, materi pelatihan yang dibahas  terkait “Kebijakan Perlindungan Hak Perempuan dalam Situasi Darurat dan Kondisi Khusus. Serta materi mengenai “Kebijakan Perlindungan Perempuan Provinsi Sulawesi Selatan”.

Peserta kegiatan yang kurang lebih berjumlah 40 orang terdiri dari dosen, mahasiswa, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Forum Koordinasi Pencegahan Teroris  (FKPT), serta LSM Peduli Perempuan di Kota Makassar Provinsi Sulawesi. (FP/*)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

OPINI : Kasus Covid Meningkat, Akibat Pelonggaran Kebijakan

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pemerintah mengatakan anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 yang sebesar Rp 87,55 triliun tidak akan bertambah hingga akhir tahun walaupun kasus...

Penulis Novel Kelahiran Sidrap Serahkan Karyanya ke Perpustakaan

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Lewat chat WhatsApp, penulis novel S. Gegge Mappangewa mengabarkan kepada Tulus Wulan Juni Pustakawan Makassar akan mengirimkan bukti terbit...

Sebulan Dikepung Banjir, Warga Kelurahan Tempe Mulai Mengeluhkan Kurangnya Air Bersih

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Ratusan orang terpaksa meninggalkan rumah-rumah dan lahan-lahan pertanian mereka untuk menghindari banjir di Kabupaten Wajo. Pihak berwenang memerintahkan warga...

Lantamal VI Gelar LDD SIMAK BMN T.A 2020

Makassar, FAJARPENDIDIDKAN.co.id - Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) gelar Latihan Dalam Dinas (LDD) Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik...

Cegah Covid-19, Sejumlah Ruang Pertemuan di Mapolres Bone Disemprot Disinfektan

Bone, Fajarpendidikan.co.id- Polres Bone melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah ruang pertemuan kantor, Senin (13/07/2020). Sejumlah tempat yang dilakukan penyemprotan...

REKOMENDASI