Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti acara buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati Barru, Selasa (17/3/2026), saat dua anak Bupati Barru, Salsabiella Hafsah Badwi dan Muhammad Alief Rahman Badwi, untuk pertama kalinya berbagi kisah tentang sosok sang ibu di hadapan masyarakat.
Di hadapan para tamu, relawan, dan tokoh masyarakat, keduanya menceritakan perjalanan panjang serta pengorbanan ibunya hingga dipercaya memimpin Kabupaten Barru. Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah mengiringi perjalanan tersebut.
Salsabiella mengungkapkan bahwa di tengah kesibukan sebagai kepala daerah, komunikasi dengan sang ibu tetap terjalin dengan baik. Ia menepis anggapan bahwa kesibukan membuat kedekatan keluarga berkurang.
“Mama mungkin merasa waktunya terbagi, tapi kami tidak pernah merasa kekurangan perhatian. Kami tetap berkomunikasi setiap hari,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya dan sang adik memiliki kedekatan emosional dengan Barru sejak kecil, sehingga kepemimpinan ibunya di daerah tersebut memiliki makna tersendiri bagi keluarga.
Sementara itu, Muhammad Alief Rahman Badwi membagikan sisi lain dari sosok Bupati yang jarang terlihat publik. Menurutnya, di balik peran sebagai pemimpin daerah, ibunya tetap menjalankan peran sebagai ibu dalam keluarga.
“Di rumah Mama tetap memasak dan mengurus kami. Bahkan masih menyuapi kami,” ungkapnya.
Ia juga mengenang nilai kebersamaan yang ditanamkan dalam keluarga, terutama kebiasaan makan bersama sebagai ruang berbagi cerita setiap hari.
Alief turut menceritakan alasan sang ibu memilih kembali mengabdi di Barru. Ia menyebut keputusan tersebut dilandasi keinginan untuk membangun kampung halaman dan menghadirkan perubahan bagi masyarakat.
“Mama ingin Barru lebih maju dan masyarakatnya merasakan perubahan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, keduanya juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung kepemimpinan sang ibu demi kemajuan daerah. Mereka menilai keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan dan kolaborasi semua pihak.
Selain itu, perhatian terhadap kesehatan sang Bupati juga disampaikan. Keduanya mengungkapkan bahwa semangat kerja yang tinggi terkadang membuat sang ibu kelelahan, sehingga keluarga terus mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh.
Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan, dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk anak-anak panti asuhan, santri, dan petugas kebersihan. Momen ini menjadi refleksi tentang pentingnya kebersamaan, pengabdian, dan semangat membangun Barru ke arah yang lebih maju.
