Pemerintah Kabupaten Barru menutup rangkaian Safari Ramadan tahun ini di Kecamatan Pujananting dengan menjadikan momentum tersebut sebagai ruang silaturahmi sekaligus penyampaian arah pembangunan daerah. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Anfaq, Dusun Doi-Doi, Kelurahan Mattappawalie, Rabu malam (11/3/2026), menjadi titik akhir kunjungan di tujuh kecamatan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat secara langsung.
Pemerintah daerah juga memanfaatkan momen tersebut untuk memaparkan sejumlah program pembangunan, khususnya yang menyasar wilayah Pujananting. Salah satu yang disoroti adalah pembangunan infrastruktur jalan melalui dukungan pemerintah pusat, termasuk beberapa ruas strategis dengan total anggaran sekitar Rp55 miliar.
Selain itu, Pemkab Barru turut mengalokasikan anggaran melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) guna menangani kerusakan jalan yang bersifat mendesak. Meski demikian, keterbatasan kapasitas APBD menjadi tantangan tersendiri, sehingga pemerintah daerah terus berupaya mengoptimalkan dukungan dari pemerintah pusat.
Di sektor ekonomi, pemerintah daerah menilai wilayah Pujananting memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas perkebunan, khususnya kopi robusta di kawasan dataran tinggi. Pengembangan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Selain pembangunan fisik dan ekonomi, Pemkab Barru juga menekankan pentingnya ketertiban sosial, termasuk penertiban ternak yang berpotensi merusak lahan pertanian warga. Pemerintah mengajak masyarakat untuk mematuhi kesepakatan yang telah dibuat bersama.
Upaya pengendalian inflasi juga menjadi perhatian, salah satunya melalui gerakan menanam cabai yang didorong di lingkungan pemerintah dan masyarakat sebagai langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Menutup kegiatan, pemerintah daerah mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kebersamaan serta mendukung pembangunan daerah secara kolektif. Kehadiran berbagai unsur perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan jamaah menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Barru ke depan.
