Pembicara pada BCSS Unibos, Sandiaga Uno: Mahasiswa Kaum Perubahan Bukan Kaum Rebahan

spot_imgspot_img

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno hadiri Penyambutan dan Pengukuhan Mahasiswa Baru Universitas Bosowa yang digelar secara blended learning (daring dan offline).

kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Basic Character and Study Skill (BCSS) yang mengusung tema: Mewujudkan Mahasiswa Unggul, Inovatif dan Adaptif dengan Program Merdeka Belajar Pada Era Pandemi Covid-19.

Kegitan ini dihadiri langsung oleh HM Aksa Mahmud (Founder Bosowa), Prof Dr Ir Muhammad Saleh Pallu, M Eng. (Rektor Universita Bosowa), Dr Ir Hadijah Mahyuddin (Sekertaris Universitas), Dr Abd Haris Hamid, S H., M H. (Wakil Rektor III),  Dr Mas’ud Muhammadiyah, M Si. (Wakil Rektor II) dan 1.359 mahasiswa baru Unibos yang dihadiri secara virtual.

Rektor Unibos dalam sambutanya mengatakan: “Unibos merupakan akronim Uni dan Bos, Uni itu adalah perkumpulan dan Bos adalah Bos, jadi kepanjangan dari Unibos adalah perkumpulan bos-bos. Jadi kalau ingin jadi bos, harus kuliah di Unibos.”

Baca Juga :   UKM MAPHAN UNM Gelar Lomba Esai Tingkat Nasional di Kegiatan MAPHAN LITERASI 2021

Sementara itu, Sandiaga Uno yang berkesempatan hadir sebagai keynote speaker mengatakan, lulusan Unibos diharapkan kedepan dapat berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja bukan mencari kerja. Juga diharapkan mampu menjadi penggerak generasi digital yang mampu bersaing secara global.

“Saya yakin kalian lulus di Unibos bukan ingin mencari lapangan kerja tapi menciptakan lapangan kerja itulah tugas dari wirausaha-wirausaha millennial.

Pandemi covid 19 memaksa kita untuk meningkatkan keterampilan kita, baik dari segi inovasi, adaptasi dan kolaborasi terutama sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan UMKM,” ungkapnya.

“Kita berharap Indonesia bisa bangkit dan pulih di era disrupsi digital yang telah menjadi peluang dan tantangan digitalisasi yang sekarang ada dalam keseharian kita,” tambahnya.

Baca Juga :   Unibos Teken MoU dengan Pemda Bolaang Mongondow Selatan

Menteri Kemenparekraf RI menjelaskan ada tiga poin penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa Unibos yaitu inovasi, proaktif dan berani mengambil resiko.

“Ada 3 kunci yang harus dimiliki mahasiswa Unibos yang menjadi aspek utama agar generasi muda milenial bisa maju dan dengan inovasi anak muda milenial harus menghasilkan inovasi-inovasi baru dan tidak lagi menggunakan cara-cara lama yang sama dalam menghadapi permasalahan yang kita hadapi. Jadi mulailah dari amati tiru dan modifikasi,” jelasnya.

Baca Juga :   Tim Mahasiswa Fakultas Teknik Unhas Raih Juara Dua pada Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Tingkat Nasional

Poin kedua, sambungnya, adalah proaktif  dalam bergerak mengambil perubahan karena mahasiswa adalah kaum perubahan bukan kaum rebahan dan keberuntungan akan menghampiri orang-orang yang aktif bergerak.

“Poin ketiga adalah ambil resiko tapi resiko yang telah dikalkulasi dan memastikan kita tidak hanya berada di zona nyaman tapi kita keluar untuk mencari kemapanan,” jelas Sandiaga Uno.

Ia juga mengajak mahasiswa Unibos untuk meningkatakn sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Mari kita kembangkan dan tingkatkan produk dan SDM di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif secara digital. Saya sangat percaya sektor ini berpotensi untuk menyerap tenaga kerja dan membuka peluang usaha seluas-luasnya dan sebesar-besarnya,” tuturnya.

Sandiaga Uno juga menutup pemaparannya dengan mengatakan: “Jika ingin menjadi Bos lulus kuliah di Unibos”.

- Advertisement -

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- Advertisment -

TERKINI