Saturday, September 19, 2020

Puasa Syawal dan Qadha Puasa Ramadhan, Mana yang Harus Didahulukan?

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Selesai bulan Ramadhan, umat Islam disunahkan menjalankan ibadah Puasa Syawal selama 6 hari. Puasa Syawal yang bisa dilakukan setelah hari raya Idul Fitri ini punya keutamaan yang sudah dijelaskan dalam banyak hadits.

Dalam sebuah hadits dari Abu Ayyub Al-Ansari disebutkan bahwa 6 hari Puasa Syawal yang dikerjakan setelah 30 hari berpuasa di bulan Ramadhan keutamaannya seperti berpuasa terus menerus.

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الأَنْصَارِيِّ، – رضى الله عنه – أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ ‏”

Artinya: Abu Ayyub al-Ansari RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Dia yang berpuasa selama Ramadhan dan melanjutkannya dengan enam hari puasa saat bulan Syawal akan seperti melakukan puasa terus menerus.” (HR Muslim).

Namun, adakalanya sebagian muslim punya utang puasa yang harus dibayar selepas Ramadhan. Dengan kondisi tersebut apakah bisa membayar utang Puasa Ramadhan dilakukan bersamaan dengan Puasa Syawal ?

Manakah yang harus didulukan antara Puasa Syawal atau melunasi utang Puasa Ramadhan?

Dikutip dari situs Darul Iftaa yang ditulis (Mufti) Muhammad ibn Adam, jawabannya ada pada hadits dari Abu Ayyub Al-Ansari. Hadits menempatkan Puasa Ramadhan di urutan pertama yang disusul Puasa Syawal bukan sebaliknya.

Artinya, para muslim lebih disarankan membayar utang Puasa Ramadhan lebih dulu. Jika sudah lunas, umat Islam bisa melanjutkannya dengan Puasa Syawal. Tentunya Puasa Syawal hanya bisa dilakukan di bulan Syawal, bukan yang lain.

Terkait menggabungkan Puasa Syawal dengan melunasi utang Ramadhan, umat Islam sebaiknya tidak melakukan hal tersebut. Muslim disarankan niat dan melakukan Puasa Syawal dan utang Puasa Ramadhan alam kurun waktu berbeda.

Mufti dari Leicester, Inggris, tersebut mengutip pendapat dalam Fatawa Darul Uloom Deoband. Seorang muslim dikhawatirkan tidak mendapat berkah puasa sunnah jika menggabungkannya dengan membayar utang puasa wajib.

Dengan membedakan antara melunasi utang Puasa Ramadhan dan Puasa Syawal, seorang muslim diharapkan bisa mendapat berkah dari keduanya. Jika terlanjur menggabungkan keduanya, maka niat utama adalah membayar utang Puasa Ramadhan. Saat melunasi utang, diharapkan umat Islam memperoleh berkah Syawal dari Allah SWT. (WLD/*)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Sekolah Islam Athirah Berikan Penghargaan Guru dan Karyawan Berprestasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah kembali memberikan apresiasi kepada guru dan karyawan berprestasi. Pengumuman apresiasi bertajuk Human Capital Award 2020 itu dilaksanakan...

Luar Biasa, Guru TK Islam Athirah 2 ini Raih Penghargaan The Best Teacher

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah (SIA) menggelar kegiatan forum jumat pada hari Jumat, 18 September 2020. Kegiatan forum jumat kali ini berbeda...

BPJS Ketenagakerjaan Gencar Ajak Guru Mengaji Jadi Peserta, Ini Manfaatnya!

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- BPJS Ketenagakerjaan gencar melakukan sosialisai mengajak penerimaan insentif guru mengaji untuk menjadi pesertanya. Hal tersebut seperti yang...

DKM Bakal Lakukan Pameran Daring ‘Semangat 2020’

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pandemi Covid-19 telah berlangsung lebih dari setengah tahun. Semua lini kehidupan seperti sedang diuji daya tahannya, termasuk posisi seni...

Danlantamal VI Sambut Hangat Kunjungan Dirut PT. Semen Tonasa

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Dr. Benny Sukandari, S.E., M.M., CHRMP., menyambut hangat kunjungan Direktur Utama...

REKOMENDASI