Wednesday, July 8, 2020

Rangkaian Bioleaf, HMJ Biologi Gelar Seminar Nasional Isu Lingkungan

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menggelar seminar nasional.

Mengusung tema, “Inovasi Generasi Milenial dalam Menghadapi Problematika Lingkungan” dilaksanakan di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Selasa, 15 Oktober 2019.

Seminar nasional ini merupakan rangkaian dari Bioleaf salah satu program kerja dari HMJ Biologi. Pada tahun ini, kegiatan Bioleaf sudah memasuki tahun ke-tujuh.

“Skala tahun ini lebih besar dibanding tahun lalu. Sebelumnya, Bioleaf mengikut sertakan dua elemen yakni siswa dan mahasiswa dengan skala provinsi tetapi pada tahun ini Bioleaf hanya menitik beratkan pada mahasiswa tetapi skalanya diperbesar yakni skala nasional,” ungkap Ketua Panitia Bioleaf, Djodi Setiawan.

Koordinator Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Sulsel, Rizky Anggriana Arimbi yang hadir sebagai pemantik dalam kegiatan ini menyinggung berbagai persoalan lingkungan yang sangat urgen, beberapa diantaranya adalah pembukaan lahan hutan yang dijadikan perkebunan sawit.

“Milenial harusnya paham dan tau cara menyelesaikan problematika lingkungan yang ada di Negara kita saat ini. Bangsa kita adalah bangsa konsumtif yang senang mengkonsumsi barang tanpa pernah berpikir untuk memproduksi inovasi baru,” paparnya.

Selain Rizky Anggriana Arimbi, dalam seminar ini juga hadir Sastrawan dan Pendiri Perpustakaan Palaba Soesilo Ananta Toer sebagi pemantik terakhir. Dalam materinya, adik Pramoedya Ananta Toer itu menceritakan pengalamannya dan juga menyampaikan hakikat dirinya menjadi manusia.

“Hakikat manusia seharusnya bisa menjadi manfaat pada dirinya, keluarga dan juga lingkungan sekitarnya. Itulah yang mendasari saya memilih menjadi seorang pemulung karena pemulung adalah sosok pembawa manfaat bagi sekitarnya,” ucapnya. (FP/Rls)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Tiga Peserta UTBK Berkebutuhan Khusus Ikut Ujian di UNM Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tiga peserta Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) dengan berkebutuhan khusus mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)...

Pendaftaran UMPTKIN 2020 Ditutup, UIN Alauddin Peringkat Pertama Kampus Paling Diminati

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2020 telah resmi ditutup pada Minggu (5/7/2020). Dari...

Pustakawan dan Organisasinya

REFLEKSI HUT IPI KE 47 | 7 JULI 1973 -  7 JULI 2020Oleh: Tulus Wulan Juni (Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan Kota Makassar)

Dosen Unhas Segera Lakukan Rapid Test, Berikut Jadwalnya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Upaya melakukan pemutusan rantai penularan Covid-19, sebanyak 1.652 dosen Universitas Hasanuddin dari seluruh fakultas dan program studi akan segera...

Dear Mahasiswa, Ini Syarat Penerima Bantuan Keringanan Biaya Kuliah di Masa Pandemi

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Pemerintah mengeluarkan aturan keringanan uang kuliah tunggal bagi mahasiswa yang terkena dampak Covid-19. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun...

REKOMENDASI