Selasa, Mei 11, 2021

Siap-siap, 75 Ribu Guru Akan Dilatih TIK 2021

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menargetkan 75 ribu guru mengikuti pelatihan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada 2021.

FAJARPENDIDKAN.co.id-“Tahun ini kami menargetkan 75 ribu [guru] untuk mengikuti program bimbingan teknis [TIK],” tutur Nadiem dalam acara yang disiarkan langsung di Youtube Kemendikbud RI, Kamis (15/4).

Nadiem menjelaskan guru yang mengikuti pelatihan akan melalui empat tahapan pengembangan TIK. Pada tingkat pertama guru bakal belajar terkait literasi TIK, kedua implementasi TIK, ketiga kreasi TIK dan keempat berbagi dan berkolaborasi menghasilkan materi belajar dengan TIK.

Pentingnya pelatihan guru Menurut Nadiem, TIK dibuktikan ketika pandemi Covid-19 berdampak pada pendidikan dan membatasi pembelajaran tatap muka.

Dan meskipun saat ini sekolah sudah bersiap melakukan pembelajaran tatap muka, kata dia, guru masih dituntut menyediakan pendidikan jarak jauh secara luring atau daring, sehingga literasi digital penting dimiliki guru.

Namun di luar itu, Nadiem menekankan ketangkasan dalam memahami teknologi menjadi kriteria penting yang dia cari pada Guru Penggerak.

Diketahui, Guru Penggerak adalah program pelatihan guru besutan Nadiem yang dapat mempercepat jalur guru menjadi kepala sekolah.

“Guru yang memiliki kemampuan untuk memaksimalkan potensi diri dengan memanfaatkan TIK dalam pembelajaran merupakan salah satu kriteria terpenting guru penggerak,” lanjut dia.

Kemendikbud mencatat tahun 2020 terdapat 70 ribu guru yang dilatih TIK.

“Output Pembatik (Pelatihan Berbasis TIK) ini adalah terlatihnya guru-guru Indonesia dalam pemanfaatan Iptek dalam pembelajaran. Itu juga berarti guru-guru kita dapat memanfaatkan Iptek dalam mendidik para anak didik,” ucap Ainun, sekertaris jendral Kemendikbud.

Mayoritas sekolah terpaksa ditutup selama setahun lebih pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Selama itu, sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh berbasis daring.

Namun pelbagai survei maupun pantauan pihak terkait di dunia pendidikan menemukan masih banyak kendala dalam PJJ. Selain perkara kekurangan fasilitas dan jaringan internet, kemampuan guru juga menjadi persoalan.

Pada sejumlah sekolah, pembelajaran daring terbatas hanya menggunakan jejaring Whatsapp atau aplikasi percakapan lainnya. Alasannya ada yang karena kesulitan jaringan, namun juga ada yang karena keterbatasan literasi digital.

Semua sekolah pada Juli 2021 sendiri targetkan menyediakan dua opsi pembelajaran, yakni belajar tatap muka dan pembelajaran jarak jauh dengan metode daring atau luring. (Kemendikbud RI)

ANDA MUNGKIN SUKA

BERITA DAERAH TERBARU

Mau Tahu Realisasi Dana Desa di BOSOWA, Cek di Inovasi Ini!

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sobat Desa di Bone, Soppeng dan Wajo (BOSOWA) tentu ingin tahu penyaluran Dana Desa oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN)...

Bupati Wajo Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Tahun 2021 di Mapolres Wajo

Bupati Wajo H. Amran Mahmud, S.Sos. M.Si memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2021 yang di ikuti oleh Para Forkopimda...

Program Pangkep Hebat, Bidang Kesehatan Resmi Beroperasi

Pangkep,FAJARPENDIDIKAN.co.id- Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melaunching program unggulan bidang kesehatan, siap jemput, antar, jaga dan peduli (Sijagai), di Lapangan Citra Mas...

Begini Cara Polres Bone Edukasi Masyarakat Agar Tak Mudik

Sosialisasi larangan mudik lebaran Idul Fitri di tahun ini tidak melulu dilakukan di jalanan. Polres Bone memiliki cara tersendiri untuk mengedukasi masyarakat...

Begini Kolaborasi BPJS, KPPN dan Pemda BOSOWASI Tingkatkan Validitas Data

“Validitas data merupakan hal utama dalam menciptakan laporan yang akuntabel dan dapat di andalkan” demikian sebait kalimat yang diucapkan oleh Kepala BPJS...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

RAMADAN KEREN

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Masjid At Tabayyun : Manusia Merdeka Iktikaf di Tenda Arafah

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tenda " Arafah" Masjid At Tabayyun di komplek Taman Villa Meruya mendapat kunjungan "Manusia Merdeka " hari Minggu (9/5) pukul...

Canangkan Beasiswa Pendidikan Putra Putri Maros, Polibos Rajut Kerja Sama dengan Bupati Maros

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Direktur Politeknik Bosowa (Polibos) Asrul Hidayat M,T yang didampingi langsung oleh Wakil Direktur I Yoan Elviralita M.T,  Wakil Direktur II...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Kerjanya

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Seorang pekerja bangunan bernama Husen Bin Johan (46), ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jln. Bau Baharuddin, Kelurahan...

La Liga : Sevilla vs Real Madrid Berakhir Seri

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Laga pekan ini, Sevilla vs Real Madrid berkahir seri, pada pertandingan kali ini, real madrid mengejar puncak klasemen namun tertahan oleh...

REKOMENDASI