Barru – Personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Barru turun langsung ke sekolah memberikan edukasi anti perundungan kepada siswi SMP Putri Al Wahdah Islamiyah Barru, Kamis (8/1/2026).
Sosialisasi ini dilakukan untuk menanamkan pemahaman sejak dini tentang bahaya bullying yang kerap terjadi di lingkungan pelajar.
Dalam kegiatan tersebut, para siswi dibekali pengetahuan mengenai berbagai bentuk perundungan, mulai dari fisik, verbal, hingga perundungan melalui media sosial. Polwan juga menjelaskan dampak serius yang dapat ditimbulkan, baik terhadap kondisi psikologis maupun proses belajar korban.
Salah satu pemateri, Brigpol Fitriani, S.H., menegaskan bahwa perundungan bukan persoalan sepele dan dapat meninggalkan trauma berkepanjangan.
“Bullying bisa merusak kepercayaan diri, menimbulkan trauma psikologis, dan mengganggu konsentrasi belajar. Karena itu, tindakan ini harus dicegah bersama,” kata Fitriani.
Ia mengingatkan para pelajar agar tidak ragu untuk berbicara dan melapor jika menjadi korban atau mengetahui adanya perundungan di sekitarnya.
“Jangan takut melapor ke guru, orang tua, atau polisi. Melapor bukan tanda kelemahan, tapi bentuk keberanian untuk melindungi diri dan orang lain,” tegasnya.
Melalui sosialisasi ini, Polres Barru berharap para pelajar semakin sadar akan bahaya perundungan serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari praktik bullying.
