Tuesday, August 4, 2020

Unhas dan BNPB Tanda Tangani Kerja Sama Penanggulangan Bencana

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyepakati Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MOU) tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Rektor Unhas, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu dan Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo, Jumat (15/5).

Usai penandatanganan MoU secara daring, kemudian dilanjutkan rapat koordinasi pemulihan dan peningkatan sosial ekonomi dan sumber daya alam.

Rapat tindak lanjut MoU ini dihadiri oleh wakil-wakil dari BNPB dan Unhas melalui aplikasi video konferensi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unhas (Prof Dr Andi Alimuddin, MSi) dan Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kebencanaan Unhas (Prof Dr Eng Ir Adi Maulana, MT).

Di pihak BNPB turut dihadiri oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Ir. Rifai, MBA); Kepala Biro Hukum, Organisasi, dan Kerjasama (Zahermann Muabezi, S.H); Kepala Biro Perencanaan (Ir. Neulis Zuliasri, M.Si), beberapa Direktur, Kepala Bagian, dan Kepala Sub Direktorat di lingkungan BNPB.

Kerja sama antara Unhas dan BNPB ini mencakup kesepahaman untuk melaksanakan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian/pengkajian, dan pengabdian kepada masyarakat mengenai penanggulangan bencana.

Kerja sama ini juga meliputi pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana yang meliputi kegiatan prabencana, tanggap darurat dan pascabencana.

Direktur Komunikasi Unhas, Ir Suharman Hamzah menjelaskan bahwa baik Unhas maupun BNPB merasakan pentingnya nota kesepahaman ini.

Untuk itu, sesaat setelah Nota Kesepahaman ditandatangani, segara dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Alhamdulillah, Unhas memperoleh kepercayaan untuk melaksanakan program kajian prabencana, tanggap darurat, dan pascabencana untuk empat kabupaten, yaitu Gowa, Soppeng, Wajo, dan Jeneponto,” kata Suharman.

Nota Kesepahaman antara Unhas dan BNPB berlangsung selama lima tahun. Kerja sama ini dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi.(*/FP)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Dorong Mahasiswa Lakukan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Minta Dukungan Rektor IAIN Bone

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bone Hj Jumriah lakukan audiensi rencana Workshop terkait sosialisasi pengawasan Pemilu dengan Rektor IAIN...

Persiapan Panen Raya dan Vicon Dengan Kasal, Wadan Lantamal VI Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Karuwisi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Makassar, Wakil Komandan (Wadan) Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, S.H, M.M melaksanakan kunjungan ke lahan ketahanan pangan Karuwisi Lantamal...

Wisuda Purna Tugas Wujud Penghormatan Lanal Kendari Terhadap Jasa-Jasa Perwiranya Selama Berdinas Di TNI AL

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kendari, Selasa, (04/08/2020) Lanal Kendari mengadakan Upacara Wisuda Purna Tugas dan Acara Tradisi Pelepasan yang dikemas secara menarik dan mengharukan...

Irjen Pol Merdisyam Ditunjuk Jadi Kapolda Sulsel

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Kepolisian Republik IndonesiaJenderal Idham Azis mutasi Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe, digantikan Irjen Pol Merdisyam.Kapolri, Jenderal Idham Azis...

SMP Islam Athirah 1 Makassar Edukasi Siswa Perihal Esensi Kurban Melalui Webinar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kegiatan kurban merupakan salah satu agenda tahunan yang dilaksanakan oleh SMP Islam Athirah 1 Makassar. Kegiatan kurban tahun ini dibagi...

REKOMENDASI