Unpacti Makassar Terpanggil Bantu Alumni SLTA Yang Terkendala Biaya Kuliah

FAJAR Pendidikan

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pada tahun 2021 mengungkapkan data, dari sekitar 3,7 juta lulusan SMA, SMK dan MA tiap tahunnya, baru 1,8 juta yang diserap perguruan tinggi.

Jumlah ini menunjukkan ada sekitar 1,9 juta anak muda di Indonesia belum bisa merasakan bangku perkuliahan.

“Di antara 1,9 juta tamatan SLTA itu, sebagian tidak lanjut kuliah karena terkendala biaya. Karena itulah, kami terpanggil membantu mereka yang ingin kuliah dengan menawarkan biaya terjangkau.

Bahkan membantu mendapatkan beasiswa kuliah gratis sejak masuk kampus hingga meraih gelar sarjana,” kata Wakil Rektor II Universitas Pancasakti Makassar, Nur Afni Syahnyb SE MM, kepada wartawan di Makassar, Jumat, 15 Juli 2022.

BACA JUGA :   Pupuk Jiwa Kompetisi, Teknik Mekatronika Poltekbos Ikut Robot Contest

Beasiswa kuliah gratis dimaksud yaitu program beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemenristek-Dikti).

“Kami akan bantu adik-adik mahasiswa mendapatkan beasiswa KIP Kuliah. Kalau sudah dapat, maka mahasiswa bersangkutan tidak perlu lagi memikirkan biaya kuliah karena dibayarkan oleh pemerintah.

Bahkan mereka akan mendapatkan uang saku untuk kebutuhan perkuliahan yang besaran ya kurang lebih Rp1 juta setiap bulan,” papar Nur Afni.

Khusus bagi orang yang sudah bekerja tapi tidak bisa ikut kuliah reguler setiap hari, katanya, Unpacti Makassar membuka kelas eksekutif yang perkuliahan nya dilaksanakan setiap akhir pekan, yakni hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.

BACA JUGA :   Nahkoda Baru, LPPM Unifa Siap Bangun Sinergi dan Kolaborasi Meningkatkan Kinerja Riset dan PKM

Nur Afni mengatakan, Unpacti Makassar saat ini membina delapan program studi (Prodi), yaitu Program Studi S1 Farmasi, Prodi S1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Prodi S1 Ilmu Pemerintahan, Prodi S1 Ilmu Komputer, Prodi S1 Pendidikan Fisika, Prodi S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, serta Prodi S1 Pendidikan Matematika.

“Prodi yang ada umumnya sudah Terakreditasi B, sehingga kualitasnya tidak perlu diragukan lagi dan juga tidak perlu khawatir setelah selesai kuliah, karena Prodi yang sudah Terakreditasi B, alumni nya dapat diterima kerja dimana-mana,” kata Nur Afni.

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI