Sedang mencari jurusan hukum terbaik untuk melanjutkan studi di tahun 2026? Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) by Subject 2026 baru saja merilis daftar kampus dengan program studi hukum terbaik di dunia, termasuk dari Indonesia.
Lembaga pemeringkatan internasional ini menilai berbagai bidang studi, mulai dari teknik, kesehatan, kedokteran, keuangan, hingga hukum. Setiap jurusan yang masuk dalam daftar tersebut dinilai memiliki kualitas akademik tinggi serta kontribusi besar di dunia profesional.
Program studi hukum yang masuk dalam pemeringkatan ini tidak hanya populer di kalangan calon mahasiswa, tetapi juga dikenal memiliki prospek kerja yang menjanjikan. Faktor seperti kualitas dosen, fasilitas pembelajaran, reputasi akademik, serta tingkat penyerapan lulusan menjadi pertimbangan utama.
Daftar 11 Jurusan Hukum Terbaik di Indonesia 2026
Berdasarkan THE WUR by Subject 2026, Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menempati posisi teratas di Indonesia untuk bidang hukum. Berikut daftar lengkap kampus dengan jurusan hukum terbaik:
- Universitas Gadjah Mada (UGM) – Peringkat Dunia: 201–250
- Universitas Sebelas Maret (UNS) – Peringkat Dunia: 201–250
- Universitas Diponegoro (Undip) – Peringkat Dunia: 301–400
- Universitas Islam Indonesia (UII) – Peringkat Dunia: 301–400
- UIN Sunan Gunung Djati Bandung – Peringkat Dunia: 301–400
- Universitas Airlangga (Unair) – Peringkat Dunia: 301–400
- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) – Peringkat Dunia: 301–400
- Universitas Negeri Semarang (Unnes) – Peringkat Dunia: 301–400
- Universitas Padjadjaran (Unpad) – Peringkat Dunia: 301–400
- Universitas Brawijaya (UB) – Peringkat Dunia: 301–400
- Universitas Indonesia (UI) – Peringkat Dunia: 301–400
Daftar ini menunjukkan bahwa banyak perguruan tinggi Indonesia mampu bersaing di tingkat global dalam bidang hukum.
Kriteria Penilaian Jurusan Hukum Versi THE WUR
Dalam pemeringkatan bidang hukum, Times Higher Education menggunakan sejumlah indikator utama yang disesuaikan dengan karakteristik bidang studi. Berikut aspek yang dinilai:
1. Pengajaran (Teaching)
Komponen ini menilai kualitas pembelajaran melalui beberapa indikator, seperti reputasi pengajaran, rasio mahasiswa dan dosen, rasio dosen bergelar doktor, serta pendapatan institusi. Bobot totalnya mencapai sekitar 21 persen.
2. Lingkungan Penelitian (Research Environment)
Aspek ini mengukur reputasi riset, pendanaan penelitian, serta produktivitas publikasi ilmiah dengan bobot sekitar 21 persen.
3. Kualitas Penelitian (Research Quality)
Penilaian difokuskan pada dampak sitasi, kekuatan riset, keunggulan penelitian, dan pengaruh akademik. Komponen ini memiliki bobot cukup besar, yaitu lebih dari 20 persen.
4. Industri
Indikator ini mengukur kerja sama universitas dengan dunia industri, termasuk pendapatan dari kemitraan dan paten, dengan bobot sekitar 4 persen.
5. Perspektif Internasional
Aspek internasionalisasi mencakup jumlah mahasiswa asing, dosen internasional, publikasi bersama peneliti luar negeri, serta program pertukaran pelajar, dengan bobot sekitar 9 persen.
Masuknya 11 universitas Indonesia dalam daftar jurusan hukum terbaik versi THE WUR 2026 menjadi bukti meningkatnya kualitas pendidikan hukum nasional. Bagi calon mahasiswa, daftar ini bisa menjadi referensi penting dalam memilih kampus yang sesuai dengan minat dan rencana karier di bidang hukum.
Dengan memilih universitas yang tepat, peluang untuk berkembang secara akademik dan profesional di masa depan pun semakin terbuka lebar.
