Wednesday, August 5, 2020

Adu Balap Burung-burung Tercepat di Dunia

Jika hewan darat tercepat masih dipegang oleh Cheetah, yang memiliki kecepatan hingga 70 mph (112 km/jam), bagaimana dengan hewan udara?

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Hingga saat ini, para peneliti belum sepakat tentang burung apa yang paling cepat di dunia. Namun, tidak ada salahnya jika kita mengulas burung-burung yang memiliki kecepatan luar biasa di dunia.

Elang Peregrine (Alap-alap Kawah)

via: aprie

Alap-alap Kawah yang memiliki nama ilmiah Falco peregrinus adalah salah satu burung pemangsa yang paling umum dan ditemukan di semua benua. Burung ini memiliki bulu berwarna hitam, kelabu dan biru, berparuh kuning besar dengan ujung hitam yang lancip dan berekor pendek.

Dibagian dada dan perutnya berwarna putih dengan garis-garis hitam. Alap-alap Kawah betina biasanya berukuran dan mempunyai paruh yang lebih besar dari burung jantan.Ketika terbang, Alap-alap Kawah yang kuat memiliki kecepatan rata-rata 25 hingga 34 mph (40-55 km/jam).

Tetapi, ketika burung ini mengejar mangsa, ia akan menunjukkan kemampuannya yang luar biasa. Peregrine akan terbang sangat tinggi, kemudian menukik ke bawah dengan kecepatan hingga 200 mph (320 km/jam). Selama berabad-abad, alap-alap Kawah telah dilatih untuk berburu.

Golden Eagle (Elang emas)

via: wikipedia

Elang emas merupakan salah satu raptor terbesar di Amerika Utara. Burung ini berwarna cokelat dengan bulu-bulu emas yang khas di kepala dan lehernya. Saat memangsa kelinci, tupai tanah, dan anjing padang rumput, elang emas akan terjun dengan kecepatan lebih dari 150 mph (241 km/jam).

Elang dengan nama ilmiah Aquila chrysaetos ini, menggunakan cakar besar untuk menangkap mangsanya. Mereka juga diketahui telah memangsa rusa dan hewan ternak sehingga sangat diburu oleh peternak. Namun, pemburu tidak bisa memburu burung ini secara bebas karena sekarang mereka dilindungi oleh hukum.

The White-throated Needletail (Kapinis-Jarum Asia)

via:ebird

Jika elang peregrine dan elang emas menunjukkan kecepatan luar biasa saat terjun untuk menangkap mangsa, burung-burung lainnya justru menunjukkan kecepatan mereka saat terbang. Meskipun belum terbukti secara ilmiah, Kapinis-Jarum Asia (Hirundapus caudacutus) diyakini oleh banyak peneliti sebagai burung tercepat yang terbang secara horizontal.

Burung yang sebelumnya dikenal sebagai spine-tailed swift ini memiliki bentuk seperti cerutu dengan tenggorokan putih yang mencolok. Dilaporkan bahwa Kapinis-Jarum Asia dapat mencapai kecepatan hingga 105 mph (169 km/jam).

Eurasian Hobby (Alap-Alap Walet)

via:bird guide

Karena keterampilan akrobatik yang dimiliki, Alap-Alap Walet atau Eurasian hobby dapat saling berbagi makanan saat sedang terbang. Burung dengan nama ilmiah Falco Subbuteo ini diyakini mampu mencapai kecepatan hingga 99 mph (159 km/jam) ketika mereka memangsa burung kecil dan capung. Alap-Alap Walet lebih suka hidup di hutan terbuka, heathland dan area pertanian. Mereka dapat ditemukan di Afrika, Asia, dan Eropa.

Burung Fregat (Cikalang)

Via: wikipedia

Burung Cikalang yang mempunyai nama ilmiah Fregata magnificens dapat terbang selama berminggu-minggu dalam suatu waktu. Mereka menghabiskan sebagian besar hidup mereka melayang di awan, dan bahkan sering tidur di tengah penerbangan. Burung-burung laut ini menangkap mangsanya dari air atau dari udara. Kadang-kadang, mereka juga mencuri makanan dari burung lain dengan cara yang unik.

Pertama, cikalang akan mengganggu burung lain, membuat mereka sangat kesal sehingga mereka batuk dan mengeluarkan ikan atau apa pun yang mereka makan. Selanjutnya, burung ini akan merebut makanan tersebut dengan sigap.

Burung Cikalang melakukan semua ini dengan kecepatan luar biasa, yaitu mencapai sekitar 95 mph (153km/jam) saat terbang. Cikalang jantan memiliki kantong merah khas di bawah paruh mereka yang dipompa saat berkembang biak. (*)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Dorong Mahasiswa Lakukan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Minta Dukungan Rektor IAIN Bone

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bone Hj Jumriah lakukan audiensi rencana Workshop terkait sosialisasi pengawasan Pemilu dengan Rektor IAIN...

Persiapan Panen Raya dan Vicon Dengan Kasal, Wadan Lantamal VI Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Karuwisi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Makassar, Wakil Komandan (Wadan) Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, S.H, M.M melaksanakan kunjungan ke lahan ketahanan pangan Karuwisi Lantamal...

Wisuda Purna Tugas Wujud Penghormatan Lanal Kendari Terhadap Jasa-Jasa Perwiranya Selama Berdinas Di TNI AL

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kendari, Selasa, (04/08/2020) Lanal Kendari mengadakan Upacara Wisuda Purna Tugas dan Acara Tradisi Pelepasan yang dikemas secara menarik dan mengharukan...

Irjen Pol Merdisyam Ditunjuk Jadi Kapolda Sulsel

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Kepolisian Republik IndonesiaJenderal Idham Azis mutasi Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe, digantikan Irjen Pol Merdisyam.Kapolri, Jenderal Idham Azis...

SMP Islam Athirah 1 Makassar Edukasi Siswa Perihal Esensi Kurban Melalui Webinar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kegiatan kurban merupakan salah satu agenda tahunan yang dilaksanakan oleh SMP Islam Athirah 1 Makassar. Kegiatan kurban tahun ini dibagi...

REKOMENDASI