Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, membuka Pra-Musrenbang Tematik Kemiskinan dan Stunting yang digelar di Aula Lantai II Bapperida Barru, Kamis (12/03/2026), sebagai langkah strategis memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjawab persoalan pembangunan yang masih menjadi tantangan daerah.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa isu kemiskinan dan stunting tidak bisa ditangani secara parsial. Menurutnya, diperlukan pendekatan terpadu, terarah, dan berkelanjutan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Kemiskinan dan stunting adalah tanggung jawab bersama. Dibutuhkan kerja kolaboratif dengan komitmen nyata untuk menyelesaikan akar persoalan,” tegasnya.
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Barru tercatat 26,9 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, angka tersebut masih menempatkan Barru sebagai salah satu daerah dengan prevalensi stunting relatif rendah di Sulawesi Selatan.
Untuk itu, Bupati menekankan sejumlah langkah prioritas, mulai dari peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan, penguatan peran posyandu, hingga penyediaan akses air bersih dan sanitasi yang layak.
Di sisi lain, penanganan kemiskinan juga diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM, peningkatan keterampilan tenaga kerja, penciptaan lapangan kerja produktif, serta optimalisasi program perlindungan sosial.
Kegiatan tersebut turut diisi pemaparan oleh Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, yang menjelaskan kondisi terkini serta strategi percepatan penurunan kemiskinan dan stunting di daerah.
Sebagai bentuk komitmen bersama, dilakukan penandatanganan berita acara oleh Bupati dan Wakil Bupati bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, pihak perbankan, serta lembaga terkait lainnya.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap terbangun sinergi yang kuat dan langkah strategis yang lebih efektif dalam menekan angka kemiskinan dan stunting secara berkelanjutan.
