Sunday, September 20, 2020

Kurangi Polusi Udara, Mahasiswa ITS Ciptakan Katalitik Konverter

Tiga Mahasisw Departemen Kimia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, berhasil menyulap gas beracun hasil pembakaran bahan bakar kendaraan (polutan) menjadi gas yang aman dan layak buang.
Tiga mahasiswa Departemen Kimia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, berhasil menyulap gas beracun hasil pembakaran bahan bakar kendaraan (polutan) menjadi gas yang aman dan layak buang.

Surabaya, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Di tangan tiga orang mahasiswa Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, gas beracun hasil pembakaran bahan bakar kendaraan (polutan) telah disulap menjadi gas yang aman dan layak buang.

Ketiga mahasiswa itu adalah Alvin Rahmad Widiyanto, Ulva Tri Ita Martia, dan Rahadian Abdul Rahman.

Gas beracun yang dimaksud ini merupakan gas pemicu utama terjadinya gangguan atau penyakit pernapasan, seperti karbon monoksida, nitrogenoksida, dan hidrokarbon.

“Jika tidak ditangani lebih lanjut, maka keberadaan gas-gas tersebut akan semakin meruah di alam, karena aktivitas manusia yang tak luput dari kendaraan,” tutur Alvin saat dikonfirmasi Fajar Pendidikan, Selasa (26/6/2018).

Guna mengatasi masalah tersebut, lanjut Alvin, timnya terpikir untuk menciptakan katalitik konverter berupa reaktor atau tabung kecil yang berisikan lempengan kawat tembaga dan senyawa kimia padatan, katalis berupa Zeolit-NaY/MnO2.

Menurut Alvin, adanya tembaga dan katalis tersebut berguna mereduksi atau mengubah gas karbonmonoksida, nitrogenoksida, dan hidrokarbon tersebut menjadi gas kabondioksida, nitrogen, uap air, dan ion sulfat. Keempat senyawa hasil konverter tersebut dinilai tim sangat aman dan bermanfaat bagi lingkungan.

“Gas karbondioksida sebagai bahan fotosintesis bagi tumbuhan, nitrogen untuk daya dukung kesuburan tanah, uap air dan ion sulfat sebagai produk yang aman bagi lingkungan,” tambahnya.

Reaktor katalitik ini dipasang pada knalpot kendaraan, disusun sedemikian rupa sehingga model bodi knalpot juga terlihat bagus.

Dari hasil pengujiannya, menunjukkan efiensi konverter yang sangat bagus, yaitu 92,18 persen. “Artinya, sebanyak 92,18 persen kadar gas beracun yang telah berhasil diubah atau direduksi menjadi gas tidak beracun,” tambah Alvin.

Menurut Alvin, kelebihan katalitik konverter ini mampu digunakan dalam satu tahun dengan masa satu kali penggantian bahan. Selain itu, bahan katalis yang digunakan berharga ekonomis dan mudah didapatkan di pasar bahan kimia pada umumnya.

Inovasi yang dikembangkan tim ini, akan ditunjukkan sebagai bentuk karya penelitian pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-31 pada bulan Agustus mendatang. Harapan dari tim, bisa mewakili ITS di ajang perlombaan tersebut.

“Kami sangat bangga ketika kami berhasil menjadi perwakilan ITS serta mendapatkan mendali emas kelak,” pungkasnya.

(Ahadri)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Awali Kepengurusan, LD Al-‘Aafiyah FKM Unhas Gelar Daurah Pengurus

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Lembaga Dakwah Al-'Aafiyah FKM Unhas melaksanakan daurah pengurus pada hari sabtu, 19 September 2020. Kegiatan ini dilaksanakan melalui  zoom cloud...

Kapolres Barru Serukan Pilkada Damai 2020, Di Takkalasi

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Barru AKBP Welly Abdillah, menyerukan Pemilukada Damai, saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pilkada Damai 2020 dan...

Danyonmarhanlan VI Hadiri Rakor Pemilu dan Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan Pemkot Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Komandan Batalion Marinir Pertahanan Pangkalan VI (Danyonmarhanlan VI) Letnan Kolonel Marinir Gigih Catur Pramono, S.H, M.T.r. Opsla menghadiri Rapat...

Sekolah Islam Athirah Berikan Penghargaan Guru dan Karyawan Berprestasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah kembali memberikan apresiasi kepada guru dan karyawan berprestasi. Pengumuman apresiasi bertajuk Human Capital Award 2020 itu dilaksanakan...

Luar Biasa, Guru TK Islam Athirah 2 ini Raih Penghargaan The Best Teacher

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah (SIA) menggelar kegiatan forum jumat pada hari Jumat, 18 September 2020. Kegiatan forum jumat kali ini berbeda...

REKOMENDASI