Tuesday, July 14, 2020

Muhammad Passalowongi Juara 1 Lomba Pengawas Sekolah Berprestasi

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019 belum lama ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Barru menggelar lomba guru berprestasi, kepala sekolah berprestasi dan pengawas sekolah berprestasi untuk tingkat Kabupaten Barru.

Khusus untuk lomba pengawas Sekolah Dasar (SD) tersebut, ada beberapa item yang dinilai antara lain, Portopolio yang menggambarkan kinerja pengawas sekolah selama dua tahun dan wawancara terkait dedikasi pengawas serta best practices yang merupakan kegiatan prestasi pengawas dalam menggunakan media (poster,banner dan power point).

Tim penilai lomba adalah DR H Kamaruddin Hasan, H Akil S Pd M Pd, Drs Badaruddin dan Drs Ramli M Pd memberi nilai tertinggi kepada Pengawas Sekolah Dasar asal Tanete Rilau Muhammad Passalowongi  S Pd M Pd.

Sedangkan juara pertama untuk kepala sekolah berprestasi adalah Asri S Pd dari Soppeng Riaja dan Rosdiana asal SD Inp Kamara Kecamatan Barru sebagai juara 2 serta juara 3 adalah Zaenab Abdullah  S Pd kepala sekolah SD Inp Bujung Awo yang juga isteri Muhammad Passalowongi.

Muhammad Passalowongi ketika dikonfirmasi, Senin (13/5/19) mengatakan, keberhasilan meraih juara 1 tahun ini karena semua tes yang dijalaninya adalah merupakan kegiatan yang selama ini diterapkan dalam mendorong sekolah binaannya dalam meningkatkan kompetensi dan inovasi pembembelajaran.

Lebih lanjut, pengawas sekolah dasar wilayah 1 Kecamatan Tanete Rilau ini mengharapkan, para guru dan kepala sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi dan inovasi dalam memajukan pendidikan sehingga pendidikan di kab barru semakin maju. “Terkhusus untuk sekolah binaan,diharapkan mampu meraih prestasi mulai dari siswa,guru dan kepala sekolah,” harapnya.

Penyerahan piala dan piagam penghargaan bagi guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi tersebut diserahkan oleh Bupati Barru Suardi Saleh dan disaksikan Kadis Pendidikan Barru Abustan usai upacara puncak peringatan Hardiknas 2 Mei 2019 lalu di Lapangan Sumpang Binangae, Barru.

Reporter: Rustam

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Pemuda Muhammadiyah Makassar Sebut Aturan Pembatasan Pendatang Pj Wali Kota Lelucon

Makassar, FAJARPENDIdIKAN.co.id - Wakil Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar, Habib Rahdar mengkritik aturan pembatasan pergerakan lintas daerah yang diberlakukan Pemkot...

Bupati Barru Tegaskan, Proses Rapid Test Gratis Masyarakat Dipermudah

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Bupati Barru Suardi Saleh, mengimbau kepada Tim Gugus Tugas (TGT) Coronavirus deseases 2019 (Covid-19) Barru, agar mempermudah pelayanan rapid...

Posal Pinrang Lantamal VI Ikuti Apel Gabungan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 di Makodim 1405/Mlts Parepare

Parepare, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 Kotamadya Parepare Sulsel, Personel Pos TNI AL (Posal) Pinrang Lantamal VI mengikuti...

OPINI: Era Digitalisasi Perpustakaan dan Budaya Keilmuan

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Sebenarnya metode ini sangat populis dan cukup diterima oleh berbagai kalangan terutama generasi muda yang setiap hari berkutat dengan gadget mereka. Kaitannya...

Mengapa Burung Nggak Pernah Nyasar?

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Studi baru mengatakan bahwa keberadaan protein tertentu di mata adalah faktor kunci dalam sistem navigasi burung. Navigasi memiliki nilai...

REKOMENDASI