Beranda blog Halaman 3376

Mendikbud Ingatkan Efisiensi dan Efektivitas dalam Pengelolaan Anggaran Pendidikan dan Kebudayaan 

0

Jakarta, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Dalam rangka efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan anggaran Pendidikan dan kebudayaan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengingatkan jajarannya agar kegiatan yang tumpang tindih dan serupa dapat diintegrasikan.

Hal tersebut disampaikan Muhadjir di hadapan para pejabat di lingkungan Kemendikbud dalam acara pembukaan Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (7/2/2019) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Muhadjir meminta agar satuan kerja melakukan signifikansi atau menimbang kepentingan terhadap kegiatan-kegiatan yang sejenis dan sasaran peserta yang sama. “Saya minta juga koordinasi eselon 1 untuk saling mencocokkan kegiatan-kegiatan yang tumpang tindih, yang mirip, sehingga bisa diintegrasikan, sehingga bisa tercapai efisiensi dan efektivitas” ujar Mendikbud.

Setiap pimpinan eselon 1 dan satuan kerja (satker) di lingkungan Kemendikbud dituntut untuk memberikan perhatian pada detail perencanaan dan pelaksanaan anggaran yang menjadi tanggung jawabnya, sehingga program dan anggaran yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan dengan baik.

“Eselon 1 tidak boleh tidak tahu apa yang dibelanjakan bawahannya”, tegas Muhadjir.
Mendikbud juga mengingatkan peran pimpinan satker selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan bendahara pengeluaran, yang merupakan unsur penting dan strategis dalam pengelolaan keuangan negara dan pencapaian program pembangunan pada bidang Pendidikan dan kebudayaan.

Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB), Muhammad Yusuf Ateh, yang hadir mewakili Menteri PANRB, menyampaikan apresiasi kepada Mendikbud beserta jajarannya yang telah menunjukkan komitmen dalam perbaikan kinerja.

“Saya mengapresiasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajarannya yang menancapkan tonggak komitmen perbaikan kinerja institusi. Melalui kementerian ini saya titipkan amanat perubahan, bukan sebagai retorika, dijalankan dengan integritas dan konsistensi sehingga memandu arah tata kelola Kemendikbud yang semakin profesional dan tangguh dalam mengawal program-program bangsa,” pesan Yusuf Ateh.

Realisasi anggaran keuangan Kemendikbud pada tahun 2018 mencapai 97,38 persen atau sekitar 40,49 trilyun. Jumlah ini naik 0,28 persen dibandingkan tahun 2017, sebesar 97,10 persen. Raihan Kemendikbud ini merupakan capaian tertinggi di antara sepuluh kementerian dengan anggaran terbesar. (Kemendikbut)

UNBK, SMAN 3 Barru Masih Terkendala Komputer

0

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Kesiapan SMAN 3 Barru menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 pada awal bulan April mendatang, masih terkendala dengan terbatasnya komputer yang dimiliki sekolah yang dulunya bernama SMAN 1 Tanete Rilau itu.

Dari 182 siswa  yang akan mengikuti UNBK, sekolah ini hanya memiliki 15 komputer. Kendala itu membuat  pihak sekolah mengajukan peminjaman pada Dinas Pendidikan, para guru dan siswa yang memiliki laptop.

“Kami telah meminta bantuan pada Dinas Pendidikan Barru seperti tahun sebelumnya karena komputer yang dimiliki sekolah tidak cukup,” ungkap Kepala Sekolah SMAN 3 Barru, Drs H Muh Abidin M Pd yang dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (12/2/19)

Abidin juga menjelaskan, UNBK yang dilaksanakan nantinya masih seperti tahun lalu dengan dibagi menjadi tiga sip sehingga jumlah komputer yang dibutuhkan hanyalah sepertiga dari jumlah siswa yang mengikuti ujian. “Kami butuh 70 komputer untuk menunjang kelancaran UNBK,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muh Abidin mengatakan, persiapan siswanya dalam menghadapi ujian cukup baik, dengan mengacu dari simulasi UNBK yang sudah dilaksanakan pekan lalu, “Apalagi sejak awal Januari kami telah memberlakukan les sore untuk menambah pengetahuan siswa demi suksesnya pelaksanaan UNBK dan mengharap lulus semua,” kata mantan kepala SMAN 6 Barru ini.

Reporter: Rustam.

Ratusan Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bone Magang di Yogyakarta

0

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Ratusan Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bone melaksanakan Magang II dan Magang III di SMP Muhammadiyah Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Kedatangan 119 mahasiswa magang langsung dijemput di bandara oleh kepala sekolah yang menjadi tempat pelaksanaan magang dan dibawa ke kantor PDM Kab. Sleman untuk acara pembukaan, Senin (11/2/2019).

Pada acara tersebut dihadiri oleh Wakil ketua PDM, Ketuan Majelis Dikdasmen, Ketua BKS SMP Muhammadiyah Kab. Sleman, para Kepala Sekolah yang terdiri dari 17 Kepsek, dan dosen pendamping.

Wakil Ketua PDM Kab. Sleman H Sudarto SPd dalam sambutannya, beliau sangat mengharapakn mahasiswa agar belajar dalam proses belajar mengajar di sekolah sehingga pengalaman tersebut bisa nantinya diterapkan di Kab. Bone.

Sementara itu Wakil ketua I Bidang Akademik STKIP Muhammadiyah Bone Dr Muh Safar MPd juga memberikan sambutan. Dalam sambutannya beliau sangat berterima kasih kepda PDM Kab. Sleman dan BKS Kab. Sleman yang sudah 4 tahun menjalin kerjasama dalam kegiatan Magang. Selain itu, Dr Safar, juga mengharapkan agar mahasiswa betul-betul memanfaatkan waktu magangnya.

“Untuk magang II, waktu magangnya selama seminggu dan magang III selama dua minggu, kami harap mahasiswa magang menggunakan waktunya dengan baik, agar betul-betul belajar dengan baik di sekolah,” kata Dr Safar kepada FAJAR PENDIDIKAN.

Lebih lanjut Dr Safar mengatakan, pelaksanaan magang II yaitu mahasiswa tentang kurikulum sedangkan magang III yaitu mahasiswa melaksanakan praktik pembelajaran. Ratusan mahaiswa yang mengikuti magang, termasuk mahaiswa yang telah unggul diantara sekian banyaknya mahasiswa yang tidak sempat untuk melaksanakan magang di Kab. Sleman yang disebabkn oleh berbagai faktor termasuk biaya.

Reporter: Abustan

FKIP Unismuh Bakal Adakan Konferensi Internasional

0

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan lmu Pendidikan dan Unismuh Makassar akan menyelenggarakan seminar internasional di Swiss Bell Hotel, Panakukkang, Makassar, Senin (11/2/2019).

Acara yang akan membahas persoalan perkembangan metodologi pembelajaran dan pengajaran di abad 21 dan tantangan era revolusi industri 4.0

Dekan FKIP Unismuh Erwin Akib mengatakan, event yang diberi nama English Language Teaching International Conference (ELTIC) merupakan event berkelas internasional pertama yang dimiliki FKIP.

Erwin Akib membeberkan, kegiatan yang ditargetkan merekrut peserta sebanyak 500-600 orang ini menghadirkan 6 pembicara utama. Ke 6 tokoh dan pakar pendidikan ini berasal dari berbagai latar belakang peeguruan tinggi berkelaa internasional.

Ke 6 pakar itu kata Erwin Akib yakni Prof Meera Srinivas (The English and Foreign Language University India), Prof Endang Fauziati (Universitas Muhammadiah Surakrta Indonesia.

Kemudian, Dr. Shirin Shafiei Ebrahimi (University Teknology Malaysia), Prof Rob Waring (Notre Dame Seshin University, Japan), Prof John Evard Strid (Northern Illinouis University, USA), dan Dr. Anne Keary (Monash University).

“Konfrens ini akan dihadiri oleh Dosen, Guru dan Mahasiswa dari berbagai perguran tinggi. Pesertanya mereka yang tengah menggeluti dunia english language teaching dan memiliki ketertarikan di dalamnya,” ungkap Erwin Akib.

Sementara itu, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Umismuh Umi Khaerari Syam menjelaskan, para peserta yang mengikuti kegiatan itu akan membuat karya ilmiah dan dipersentasikan.

“Jadi nanti kalau yang diterima karyabilmiahnya baru mengikuti kegiatan. Karya ilmiah mereka akan dikirim menjadi jurnal international yang terindeks scorpus,” ungkap Ummi Khaerat yang juga merupakan Koordinator APSPBI Sulawesi.

“Tentu hal ini sangat menguntungkan bagi para guru dan dosen dan mahasiswa guna menerbitkan dan menyebarluaskan ide dan gagasannya,” tambah Umi Khaerat.

Di hari terakhir kegiatan, para peserta ELTIC akan mengunjungi sejumlah pusat-pusat kebudayaan Sulawesi Selatan. “Kita ingin memperkenalkan tentang Sulsel kepada mereka,” tutupnya.

Reporter : Ahadri

Gematik dan 3L Jadi Program Utama Bupati Wajo

0

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id— Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Wajo terpilih, Amran Mahmud-Amran SE (Pammase) dengan mengusung 25 program kerja unggulan, yang akan menjadi langkah pasti dalam mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Wajo.

Pelantikan Pammase merupakan hal yang patut di apresiasi oleh masyarkat Kabupaten Wajo, pasalnya dari 25 program kerja terdapat tiga program andalan yang digadang-gadang akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Tim Transisi Pammase, Elpriyanto SE mengungkapkan program-program kerja yang disusun oleh tim Pammase tidak lain tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan kita sebagai tim transisi adalah untuk membantu mewujudkan harapan-harapannya, mewujudkannya dan merealisasikan progaram kerja yang ada dalam 5 tahun kedepan,” kata Elpriyanto.

Diantara beberapa programnya, terdapat juga satu program utama yakni  Gerakan Mesjid Cantik (Gematik). Tapi yang paling menjadi perhatian dan harus segera direalisasikan ialah program 3L (Laleng, Ledeng, dan Listrik) karena tiga hal ini merupakan layanan untuk masyarakat.

“Dari 25 visi misi. Yang menjadi hal paling penting untuk dilakukan itu adalah 3L, bagaimana membangun infrastruktur jalan, kemudian kebutuhan masalah air, dan Listrik yang cukup untuk masyarakat. Kemudian yang kedua, ada yang sangat menarik yaitu gemantik (gerakan mesjid cantik),  ini tentunya bukan hanya cantik mesjidnya, mesjid yang punya standar  wc nya bersih, lengkap fasilitasnya. Tapi disini juga akan kita bentuk bagaimana, manajement mesjid, ada disitu dini awaliah, ada pendidikan agama sedini mungkin untuk anak-anak kecil sebagai generasi penerus,” jelasnya.

Reporter: Baso Lutfi
Editor: Wulandari

 

 

 

Cleaning Service Dikeroyok Siswa, Begini Kronologisnya

0

Takalar, FAJARPENDIKAN.co.id-Aksi kekerasan di lingkungan lembaga pendidikan kembali mencuat. Lima siswa SMP Negeri 2 Galesong, Takalar, Sulawesi Selatan bersama orangtuanya menganiaya Faisal Dg Pole, cleaning service sekaligus sekuriti sekolah itu hingga berdarah.

Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP Warpa membenarkan peristiwa tersebut dan tengah mendamai kasusnya. Dari informasi yang dihimpun FAJAR PENDIDIKAN, diketahui bila penganiayaan tersebut terjadi, pada Sabtu 9 Februari 2019.

Kepala Sekolah (kepsek) SMP Negeri 2 Galesong Takalar, Hamzah mengatakan, berdasarkan penjelasan korban Faisal, pengeroyokan itu berawal saat korban tengah membersihkan sampah di lingkungan sekolah.

Saat itu, para siswa datang dan mengejek korban sambil mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas. Kejadian berawal saat Faisal sedang memungut sampah di luar kelas, kemudian para siswa mengejek korban dengan kata “pegawai anj*ng, pegawai naj*s”. Korban yang tak terima lalu menampar sekali seorang siswa. Kemudian siswa tersebut  pulang ke rumah dan menyampaikan kejadian tersebut kepada ayahnya.

Tak lama kemudian orang tua siswa tersebut mendatangi korban di sekolah. Celakanya sang ayah langsung memerintahkan anaknya beserta tiga teman sekolahnya untuk memukul korban.

Mereka kemudian mengeroyok korban dengan menggunakan sapu ijuk yang bergagang besi. Kepala korban sebelah kiri luka robek dipukul dengan gagang sapu. Selain anaknya, orangtua ikut memukuli Faisal. Korban pun melaporkan ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP Muhammad Warpa mengatakan, saat ini belum ada pelaku yang ditahan. Itu karena pihaknya baru melakukan olah TKP dan memeriksa saksi serta mengumpulkan bukti-bukti.

“Barusan kita olah TKP. Iya kita sudah olah TKP tadi. Nanti perkembangan dilaporkan. Baru pengumpulan bukti-bukti. Pelakunya juga anak dibawah umur. Di bawah 14 tahun,” kata Warpa. (*)

Mahasiswa PNUP Akan Presentasi Trailer Film Animasi Syekh Yusuf di AS

0

Makassar, FajarPendidikan.co.id – Dua mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP),  Nurafifah Mursalim dan Nur Ilmi Amaliah Anshar, hari ini Senin, 11 Februari 2019 bertolak ke Amerika Serikat untuk menghadiri undangan Harvard National Model United Nations (HNMUN) 2019 di Harvard University.  Mereka akan mengikuti serangkaian acara yang akan digelar selama empat hari, 14-17 Februari 2019. Salah satunya adalah melakukan presentasi project di sesi international bazaar.

Project yang akan dipresentasikan adalah hasil karya dari UP Studio binaan Lidemar Halide, M.T. selaku Direktur III PNUP.  Project tersebut berupa trailer film animasi Syekh Yusuf yang diberi judul “An Inspiring Warrior  From Makassar To Cape Town”. Menurut Lidemar, proses pembuatan trailer film tersebut seharusnya dikerjakan dalam jangka waktu empat bulan, namun oleh tim UP Studio bisa menyelesaikan hanya dalam jangka waktu kurang lebih 20 hari produksi.

Sementara itu menurut Nurafifah, pada saat di Harvard Universiy nanti, ia akan menjelaskan kepada semua delegasi bahwa tujuan mengangkat film animasi Syekh Yusuf adalah untuk memperkenalkan ke dunia Internasional bahwa Syekh Yusuf adalah pahlawan dari Sulawesi Selatan yang dikenal di berbagai belahan dunia.

HNMUN adalah konferensi simulasi model sidang PBB untuk mahasiswa yang telah dilakukan sejak tahun 1955.  Dikelola sepenuhnya oleh mahasiswa Harvard College, HNMUN memfasilitasi lebih dari 3.000 mahasiswa dari perguruan tinggi dan universitas di seluruh dunia untuk mensimulasikan kegiatan PBB. Setiap tahun, HNMUN diselenggarakan di Boston Park Plaza, Massachusets, USA oleh Harvard International Relations Council (HIRC) bekerja sama dengan United Nations.

HNMUN tidak hanya menjadi ajang simulasi debat dan sidang PBB, tetapi juga sebagai bahan pelatihan kemampuan dan pengetahuan tentang parlemen muda dan sistem sidang internasional yang belum banyak mahasiswa mengetahuinya. Selain itu, HNMUN menawarkan kesempatan unik untuk merasakan tantangan negosiasi internasional dan diplomasi. (FP)

Hadiri Reuni Akbar FP Unibos, Rektor Unibos: Jangan Lupa Almamater

0

Makassar, FajarPendidikan.co.id – Fakultas Pertanian Universitas Bosowa ( FP Unibos) kembali gelar reuni akbar ke tiga kalinya. Reuni yang dilakukan sekali dalam dua tahun ini digelar di Villa Iluna Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Minggu 10 Februari 2019.

Kegiatan ini dihadiri Rektor Unibos, Prof Saleh Pallu, M Eng., bersama jajaran Wakil Rektor dan Sekretaris Universitas bersama 163 alumni FP Unibos mulai angkatan I tahun 1986 hingga alumni tahun 2018.  Sebelumnya, reunian akbar ini telah dilaksanakan juga di Kabupaten Bantaeng dan Tanjung Makassar.

Dalam sambutannya, Rektor Unibos berpesan agar alumni dapat kembali melirik almamater untuk bersama-sama membahu memajukan FP Unibos.

“Kepada alumni agar lebih memperhatikan almamater dan memberi sumbangsih sebagai stakeholders. Membantu dalam pengembangan pendidikan, dan membantu para alumni terserap dalam industri sesuai bidangnya,” ungkap Prof Saleh Pallu.

Hal senada juga diungkapkan Dekan FP Unibos. “Alumni diharapkan dapat memupuk rasa persamaan dan mempererat silaturahmi antar sesama alumni dan sivitas akademika FP Unibos dan menjadi agent informasi almamater terhadap masyarakat luas,” Kata Dr Syarifuddin, S Pt., MP.

Saat ini jumlah alumni FP Unibos mencapai hingga 7.000 orang . Beberapa alumni telah mengabdi diberbagai bidang seperti wiraswasta, bidang pemerintahan, bidang akademik, bidang politik yang tersebar di seluruh Indonesia.(*)

Mahasiswi di Bone Tolak Valentine Day dengan Gerakan Tutup Aurat

0

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Puluhan mahasiswi dari sejumlah kampus, yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Insyirah Bone menggelar aksi Gerakan Menutup Aurat (GEMAR), Minggu (10/2/2019).

Mereka longmarch dari Jalan Ahmad Yani hingga Lapangan Merdeka Jalan Petta Ponggawae Watampone. Selain itu, mereka juga gelar orasi, membagikan hijab, dan aksi tutorial hijab.

Koordinator Syiar LDK Al Insyirah Bone, Novi mengatakan, aksi GEMAR selain sebagai langkah berdakwah, mengajak setiap muslimah, untuk berkesadaran ibadah kepada Allah Swt, aksi juga sebagai bentuk penolakan terhadap valentine day.

Aksi tutorial memakai hijab

“Perayaan valentine tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam, hari dimana kaum muda-mudi yang belum halal saling menumpahkan rasa kasih sayang (rentan kesetanan) melalui wujud saling tukar kado lah, coklat, bunga, atau saling bertemu berdua-berduaan. Oleh karenanya, kami Lembaga Dakwah Kampus menolak kegiatan ini,” kata Novi kepada FAJAR PENDIDIKAN.

Lebih lanjut Novi menegaskan, menyuarakan Gerakan Menutup Aurat adalah jauh lebih positif dan untuk menggantikan hari tersebut sebagai hari hijab. Karena itu, juga bisa menjadikan kaum hawa di Bone lebih baik dan terjaga kemuliaanya dengan mengenakan hijab karena Allah Swt.

“Sesuai dengan hastag kita #Bone_Berhijrah, dari pada melakukan kegiatan yang sudah jelas bisa menjadi dosa besar yaitu zina, maka lebih baik berbuat baik dengan berjamaah melalui aksi nyata Gerakan Menutup Aurat,”terangnya

Hal senada disampaikan peserta aksi perwakilan FUIM, Ayu. Ia mengatakan gerakan menutup aurat yang bertajuk ‘Sempurnakan Hijabmu’ ini, sekaligus sebagai momentum silahturahmi antar ormawa, berbagi, berdakwah dan menolak valentine day.

“Orasi (Gerakan Menutup Aurat), membagikan jilbab , tutorial memakai jilbab. Sekalian silaturahim dengan ormawa lain (Kampus, SMP, SMA),” kata Ayu.

Reporter: Abustan

Tim Senam Germas Pujananting Siap Merebut Juara Tingkat Kabupaten

0

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Lomba senam Germas Ceria antar sekolah dasar tingkat Kabupaten Barru akan dihelat  14 PFebruari mendatang di Gedung Islamic Centre.

Setiap kecamatan diwakili tiga tim untuk mengikuti lomba memperebutkan piala Bupati Barru. Lomba senam Germas Ceria diadakan oleh dinas pemuda dan olahraga Kabupaten Barru dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Barru ke 59 pada tanggal 20 Februari.

Kecamatan Pujananting diwakili tiga tim dari tiga sekolah yakni tim SD Inp Padang Lampe dipimpin kepala sekolahnya H Muh Rusman SPd, SDN Salopuru dengan kepala sekolah Hj Halmiah SPd, dan SD Inp Bette dengan kepala sekolah Hj Jam’ati SPd.

Pengawas Sekolah Dasar (SD) Wilayah Kecamatan Pujananting, Hasanuddin SPd MPd mengaku optimis timnya mampu bersaing dengan tim asal kecamatan lainnya mengingat porsi latihan yang dilakukannya selama ini cukup baik, “Apalagi para guru pembimbing senam Germas Ceria dapat bekerja keras memberikan menu latihan kepada anak- anak mudah dipahami,” ungkap Hasanuddin.

“Tim yang diutus mewakili Pujananting adalah tim asal sekolah yang telah meraih juara 1 sampai 3, saat dihelat lomba senam Germas Ceria antar sekolah pada hari sabtu yang lalu,” sambungnya.

Reporter: Rustam