Beranda blog Halaman 3396

Mahasiswa STIE Bone Kunjungan Edukasi di OJK dan Pasar Modal

Bone, FajarPendidikan.co.id– Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Pendidikan Indonesia (STIE YAPI) Bone melaksanakan Kunjungan Edukasi Industri di sejumlah tempat, 5 hingga 6 November 2018.

Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa jurusan akuntansi dan manajemen semester 5 (lima) berjumlah 60 orang.

Ketua STIE YAPI BONE Syahrir Pawerangi SE MM melalui Puket III STIE YAPI Bone Harisah mengatakan, kunjungan di mulai pada tanggal 5 Nopember 2018 pagi ke PT Indofood CBP sukses makmur yg beralamat di KIMA kemudian siangnya lanjut ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jl Sultan Hasanuddin. Dan pada tanggal 6 Nopember 2018 ke Pasar Modal Indonesia perwakilan makassar di Jl DR Ratulangi.

“Adapun tujuan dari Program Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pandangan dan wawasan khususnya pada Dunia Usaha dan Industri maupun Instansi pada mahasiswa,” kata Harisa kepada Fajar Pendidikan.

Selain itu, lanjut Harisah, kunjungan edukasi juga sebagai upaya menjalin kerjasama dengan Dunia Usaha dan Industri, Instansi maupun Lembaga terkait. Disamping pengenalan Dunia Usaha dan Industri maupun Instansi dalam Dunia Pendidikan khususnya di STIE YAPI BONE. Keterkaitan antara teori yang didapatkan selama ini di bangku kuliah dengan penerapannya khususnya di industri manufaktur, keuangan dan pasar modal.

Reporter: Abustan

Sanksi UIT Diperpanjang Sebulan

Makassar, FajarPendidikan.co.id – Sanksi Administratif Berat yang dijatuhkan Kemenristekdikti kepada Universitas Indonesia Timur (UIT) enam bulan yang lalu diperpanjang lagi hingga sebulan kedepan.

Langkah tersebut diambil Kemenristekdikti untuk memverifikasi dan memvalidasi laporan perkembangan UIT yang baru disampaikan pihak Rektorat UIT sehari sebelum batas waktu yang diberikan habis, yaitu Kamis 8 November 2018.

Hal tersebut disampaikan oleh Totok Prasetyo, Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kemenristekdikti. Menurut Totok, Kemenristekdikti akan menurunkan lagi tim ke UIT untuk mengecek apakah laporan yang disampaikan pihak UIT sesuai dengan keadaan di lapangan.

“Insya Allah pekan depan tim Evaluasi Kinerja Akademik (EKA) dari pusat bersama tim dari Lembagaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX akan datang ke UIT”, ujar Totok.

Sambil menunggu proses verifikasi dan validasi oleh Tim EKA Pusat, Pihak LLDIKTI Wilayah IX tetap memfasilitasi mahasiswa UIT yang ingin pindah ke perguruan tinggi yang lain. Menurut

Sekretaris LLDIKTI Wilayah IX, Hawignyo, pihak LLDIKTI Wilayah IX sedang memverifikasi data-data mahasiswa yang ingin pindah tersebut.

“Berdasarkan data yang kami terima, cukup banyak mahasiswa UIT yang telah mengajukan pindah. Tim kami sedang bekerja memverifikasi riwayat akademik seluruh mahasiswa tersebut. Kami harap pihak UIT memegang komitmennya untuk tidak menghalangi mahasiswa yang ingin pindah ke kampus lain”, ujar Hawignyo.

Kepala LLDIKTI WIlayah IX, Jasruddin pada jumpa pers yang diadakan di Kantor LLDIKTI pada hari Jumat (09/11) menyampaikan bahwa pada kesempatan tersebut pihak LLDIKTI bertemu Badan Penyelenggara dan Badan Pengelola UIT untuk menyampaikan langsung surat perpanjangan sanksi dari Kemenristekdikti dengan Nomor 8822/C5/KL/2018 yang ditandatangani oleh Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi pada Tanggal 8 November 2018.

“Dengan adanya surat ini, berarti sanksi terhadap UIT belum dicabut, namun tetap berlaku dan diperpanjang sampai dengan tanggal 8 Desember 2018”, tegas Jasruddin.

Merespon informasi yang beredar sebelumnya bahwa sanksi UIT akan dicabut berdasarkan pernyataan Riyan Abdullah, Staf Ahli Bidang Hukum pada kantor Staf Khusus Presiden, pihak LLDIKTI Wilayah IX membantah informasi tersebut.

Sementara itu, Menurut Kabag Kelembagaan dan Sistem Informasi LLDIKTI Wilayah IX, Munawir Razak, tidak ada pejabat bernama Riyan Abdullah yang bekerja di Kantor Staf Khusus Presiden. Menurut Munawir, yang ada adalah Bapak Riyan Sumindar, yang menjabat sebagai Asisten untuk Staf Khusus Presiden Kelompok Kerja Papua, Lenis Kogoya.

“Tadi malam saya berkomunikasi langsung dengan pak Riyan. Menurut beliau Kantor Staf Khusus Presiden tidak pernah mengumumkan secara resmi terkait hal ini. Selama ini pihak Kantor Staf Khusus Presiden hanya melakukan fungsi mediasi dan fasilitasi”, ujar Munawir.

Munawir menambahkan, bahwa Riyan menegaskan pihak Kantor Staf Presiden akan mendukung langkah-langkah yang diambil Kemenristekdikti serta akan mengikuti hasil-hasil yang dirumuskan oleh Kemenristekdikti dalam menyelesaikan masalah di UIT ini.

Reporter : Ahadri

Perkuat Kompetensi, Mahasiswa S2 K3 FKM Unhas Belajar ke Bangkok

Makassar, FajarPendidikan.co.id– Mahasiswa Magister Peminatan Keselamatan Kerja dan Kesehatan (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) bertolak ke Bangkok, Thailand, Sabtu, 3 November 2018.

Mereka rencananya akan melakukan beberapa kunjungan terkait K3 di Negara yang terkenal dengan gajahnya. Mahasiswa yang berangkat merupakan mahasiswa semester dua dan tiga yang berjumlah 18 orang dengan didampingi oleh dua dosen pendamping yaitu, Ketua Departemen K3 FKM Unhas dr. Furqan Naiem, M.Sc., Ph.D. dan Wakil Dekan II FKM Unhas yang sekaligus dosen di Departemen K3, Dr. Atjo Wahyu, M.Kes.

Kunjungan yang dinamakan benckmarking ini akan berlangsung selama enam hari. Selama berada di sana, mereka telah melakukan kunjungan ke World Conference on Injury Prevention and Safety Promotion di Bitec Bangna Bangkok. “Melalui kunjungan ini mahasiswa dapat mengetahui secara langsung isu-isu terkini dari K3 yang dipresentasikan pada konferensi tersebut,” kata Prof Sukri, Wakil Dekan 3 FKM Unhas.

Kegiatan inti selanjutnya pada tanggal 6-7 November 2018, mahasiswa dijadwalkan mengikuti workshop tentang “Occupational Health Safety and Health Risk Management” di Faculty of Public Health, Mahidol University.

“Workshop tersebut mendalami materi materi tentang K3 dari beberapa guru besar di Faculty of Public Health, Mahidol University,” tutur Prof Sukri.

Pada hari pertama, mahasiswa S2 K3 mendapatkan materi Health System in Thailand yang disampaikan oleh Prof. Dr. Charuwan Tadadej, Trend and Situation of Occupational Health in Thailand dijelaskan oleh Dr. Wisanti Laohaudomchock. Pada hari ke-dua mahasiswa mendapatkan materi tentang Tobacco Control in Workplace yang dipresentasikan oleh Prof. Dr. Surinthorn Klumpakorn, dan materi Industrial Safety in Thailand oleh Prof. Dr. Chaiyanun Tangtong. Selain itu, mereka akan melakukan kunjungan ke divisi yang melaksanakan K3 di fakultas tersebut dan berkunjung ke Departemen K3.

Pada setiap proses workshop tersebut mahasiswa sangat antusias mengikuti jalannya materi. Hal ini terlihat begitu hidupnya diskusi antara peserta dengan pemateri tentang pengalaman impelementasi K3 pada masing-masing negaranya. Menurut dr. Furqaan Naiem workshop ini memperkaya wawasan mahasiswa S2 K3 terkait penerapan K3 khususnya di Negara Thailand.(Rls)

Tahukah Anda Istilah Ambidextrous ? Ayo Simak

0

Makassar, FajarPendidika.co.id– Setiap orang terlahir dengan kemampuan, kelebihan dan keunikkannya masing-masing, bahkan keunikan tersebut ada yang menguntungkan dan ada pula yang dapat merugikan orang yang memilikinya.

Seperti contohnya istilah Ambidextrous yang digunakan untuk seseorang yang memiliki kemampuan yang tidak biasa. Orang dengan kemampuan Ambidextrous ini mampu menggunakan kedua tangannya dengan baik.

lebih jelasnya si Ambidextrous ini dapat menulisa dengan kedua tangannya (kiri dan kanan) secara bersamaan. Bagi sebagian orang hal ini mungkin akan sangat ribet dan sulit untuk dilakukan, tapi bagi mereka yang memang sudah terbiasa dengan kemampua ini malah menganggapnya sebagai sesuatu yang sangat menyenangkan.

Tidak banyak orang yang beruntung karena terlahir dan memiliki kemampuyan Ambidextrous ini secara alami, karena hanya ada kemungkinan satu dari seratus orang yang memiliki kemampuan ini.

Berbagai Sumber

SMPN 4 Makassar Menuju Sekolah Adiwiyata

0

Makassar, FajarPendidikan.co.id– Masuk dalam salah satu dari 18 daftar Revolusi Pendidikan, Adiwiyata adalah sebuah upaya untuk membentuk sekolah yang berwawasan lingkungan.

Foto Guru SMPN 4 Makassar di Mading Sekolah sebagai salah satu tindakan menuju Sekolah Adiwiyata [Foto: Wulan]
Sekolah Adiwiyata yang merupakan program dari Pemerintah Kota Makassar yang bertujuan menginisisi sekolah ramah lingkungan agar prosesi belajar mengajar dan minimba ilmu dilingkungan sekolah dapat lebih nyaman.

Kepala Sekolah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Makassar, Husain Patta MM bersama jajarannya di SMPN 4 Makassar membuat pelatihan persiapan menuju Adiwiyata tahun 2019.

“Ini adalah persiapan untuk memasuki Adiwiaya 2019, dimana tahun 2019 itu kita kenalkan SMP 4 Makassar bisa menjadi salah satu sekolah adiwiyata kota Makassar,” kata Husain Patta MM. Selasa 6 November 2018.

Dengan adanya kegiatan pelatihan menuju Sekolah Adiwiyata ini, ia berharap agar guru-guru, orang tua siswa, hingga siswa dapat mengetahui seperti apa Adiwiyata itu dan apa tujuan dari Adiwiyata.

“Ini kan tujuannya adalah untuk kita ingin bagaimana guru-guru ini memperoleh informasi dan pengetahuan apa itu adiwiyata sehingga melalui informasi yang diperoleh guru-guru ini bisa bekerja dan berbuat untuk sekolah dan kedepannya bisa menjadi Sekolah Adiwiyata minimal Adiwiyata Kota Makassar. Dan kita harapkan kedepan SMP 4 ini lebih cepat, lebih bagus masuk dalam Sekolah Adiwiyata dan kalau bisa sesudah Adiwiyata Kota Makassar kita akan programkan lagi Adiwiyata Provinsi, Adiwiyata Nasional dan kalau bisa Adiwiyata Asia,” harapnya.

Meski baru pertama kali diprogramkan namun dari kegiatan ini dapat memberi pengetahuan kepada guru, orangtua dan siswa bahwa Sekolah Adiwiyata bukalah datang dari lahan yang luas atau sekolah memiliki lahan hijau khusus.

“Ini baru pertama kali kita programkan untuk masuk Adiwiyata karena selama ini belum pernah diprogramkan untuk menjadi Sekolah Adiwiyata setelah itu saya memprogramkan atas dasar mainsetnya guru-guru tentang Sekolah Adiwiyata seperti sekolah itu luas lahannya ada hutannya baru bisa menjadi Sekolah Adiwiyata. Padahal Sekolah Adiwiyata itu tidak seperti itu yang diharapkan adalah partisipasi dari semua komponen yang ada didalam lingkungan sekolah itu bisa bekerja sehingga sekolah ini bersih,” tuturnya.

Kemudian yang menjadi pelaku terciptanya Sekolah Adiwiyata itu ada seluruh komponen yang ada di dalam sekolah.

“Yang dilibatkan dalam sekolah adiwiyata adalah semua unsur,semua komponen yang terkait dengan sekolah baik itu kepala sekolah, guru, pengurus komite, orang tua siswa, siswa, pengngurus kantin semua dilibatkan, semua harus terlibat dan semua harus bekerja untuk bisa mencapai Adiwiyata,” tutupnya.

Penulis: Wulandari

Jadi Tuan Rumah EIConCIT 2018, UMI Bahas IT Untuk Kemajuan Kampus

Makassar, FajarPendidikan.co,id– Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, dinobatkan menjadi tuan rumah kegiatan berskala internasinal yakni “The 2nd East Indonesia Conference on Computer Information Technology (EIConCIT) 2018.

Hajan internasional yang melibatkan seluru Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer ( APTIKOM) ini. Dihadiri oleh kampus dalam negeri dan luar negeri, digelar di Novotel Makassar, Selasa – Rabu (6 – 7) November 2018.

Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. Basri Modding SE. MM ngatakan setiap tahun UMI selalu menjadi tuan rumah kegiatan nasional maupun sjala internasional.

“Kegiatan seperti ini, rutinitas setiap tahunnya dalam rangka menjalin silaturahim sekaligus bertukar pikiran tentang perkembangan teknologi informasi,” katanya.

Dijelaskan, khusus kegiatan Eiconcit ini, disponsori oleh Fakultas ilmu Komputer UMI Makassar, tujuannya adalah akan mempresentasikan hal-hal yang baru dalam bidang teknologi informasi.

Hal ini dilakukan guna menjawab tanyangan zaman menghadapi, memasuki era revolusi industri four point zero 4.0. Yang setiap tahun pasti akan mengalami perubahan-perubahan.

Dengan hadirnya kegiatan seperti ini Basri Modding menginginkan agar menambah nilai plus kepada jalanya program untuk bisa UMI menempati peringkat tertinggi pada posisi perguruan tinggi terbaik di Dikti saat ini.

“Lewat kegiatan seperti ini, kita berusaha UMI, bisa lebih meningkat lagi pada 100 besar 2018. Kita harap kita bisa lebih meningkat lagi dari 64 menjadi biasa jadi 34 peringkat terbesar,” harap dia.

Menurut dia, Konsorsium Indonesia Timur (EIC) yang menyelenggarakan Konferensi Indonesia Timur tentang Komputer dan Teknologi Informasi (ElConCIT).

Sebagai Rektor, Ia menyampaikan penghargaan kepada semua pihak. Terutama, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan dan untuk eksplorasi kemitraan baru untuk mempercepat penemuan ilmiah di Komputer dan Teknologi Informasi.

“Saya sangat berharap konferensi ini akan membahas berbagai ibution untuk menjadi isu terkait dan menghasilkan rekomendasi yang akan menjadi pengubah peradigma pemahaman tentang IT,” tuturnya.

Sebagai tuan rumah, Ketua APTIKOM Provinsi Sulawesi Selatan, Purnawansyah, S.Kom., M .Kom mengatakan, kegiatan iti guna memberikan pemahaman kepada semua pihak akan pentingnya IT di kalangan para akademisi.

“Perkembangan sistem komputer di perguruan tinggi untuk di wilayah timur, ini sebenarnya tidak ketinggalan dengan wilayah wilayah wilayah lain di Indonesia. Terbukti dengan diadakannya internasional Konvensi ini ini merupakan bukti bahwa kita ini selaku pemain di Indonesia,” katanya.

Tujuan kegiatan, untuk meningkatkan penelitian sebagai sarana publikasi hasil penelitian internasional dan antar daerah.

“Selain itu, kegiatan ini sebagai sarana komunikasi bagi perguruan tinggi di wilayah Timur Indonesia,” tuturnya.

Ditambahkan, kegiatan ini juga sarana bertemunya seluruh puneliti di bidang IT dan menunjukkan hasil Indonesia timur.

Serta menjadikan sebagai wadah bagi seluruh peneliti untuk menyampaikan hasil penelitian yang berkualitas sebagai sumber ilmu pengetahuan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

“Juga sebagai wadah menjalin silaturahmi bagi seluruh dosen bidang IT dalam rangka membahas isu-isu terbaru bidang baik demi pengembangan wawasan kerangka berpikir dewasa anak khususnya yang ada di wilayah Timur Indonesia,” terangnya.

Pelaksanaan kegiatan diikuti oleh beberapa negara dan tingkat tinggi anggota konsorsium seperti Universitas Muslim Indonesia, Universitas Mulawarman, Universitas Politeknik Samarinda, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Negeri Malang, University logical.

Peserta konferensi internasional berasal dari akademisi dosen peneliti atau profesi di bidang IT beberapa perguruan tinggi negeri dan luar negeri. Menghadirkan pembicara Prof. Masato Tsuru (Kyushu Institute of Technology Japan). Assoc. Prof. Dr. Rayner Algref (University of Malaysia Saba). Prof. Dr. Fitri yuli Zulkifli (UI).

Dosen Unhas Perkenalkan Smart Cities di Forum Nasional Bergengsi

Makassar, FajarPendidikan.co.id– Ketua Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Wilayah IV meliputi Sulawesi, Kalimantan, Maluku dan Papua, Prof Sukri Palutturi, PhD menjadi salah satu narasumber pada forum nasional bergengsi kabupaten/kota sehat di Indonesia yang berlangsung di Kota Tangerang Banten, 4-6 November 2018.

Prof. Sukri, yang juga sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan dan juga sebagai Guru besar FKM Unhas memaparkan materi mengenai kota teknologi dalam mewujudkan kota sehat.

Prof Sukri memulai menyampaikan materinya dengan memperkenalkan beberapa istilah dan program yang dikembangkan oleh beberapa negara di dunia misalnya kota dunia (world Cities), kota sehat (Healthy Cities), kota berkelanjutan (sustainable Cities), kota kembar atau kota bersaudara (twin Cities atau sister Cities, hidden Cities (kota tersembunyi, bawah tanah) dan kota pintar (smart Cities).

“Istilah kota teknologi ini lebih merujuk pada smart cities atau kota pintar yaitu sebuah kota yang dapat mengintegrasikan informasi dan teknologi dalam pembangunan,” katanya.

Sekretaris Forum Kota Sehat Makassar tersebut menambahkan bahwa Istilah-istilah tersebut memiliki konsep yang berbeda, misalnya kota kembar yaitu sebuah kota yang dapat menggandeng kota-kota lain yang secara geopolitik dan administrasi yang berbeda tetapi dapat mengembangkan secara bersama dalam aspek budaya dan sosial diantara daerah atau kota-kota tersebut.

“Meskipun demikian dimensi-dimensi kota sehat harus menjadi bagian dari kota dunia, kota tersembunyi, kota pintar dan sebagainya,” terang Prof Sukri.

Acara yang dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan ditutup oleh oleh Walikota Tangerang. (*)

Megalomania atau Gangguan Kepedean

0

Makassar, FajarPendidikan.co.id—Kata megalomania mungkin masih sangat asing ditelinga masyarakat.

Dalam ilmu psikologi, megalomania ini merupakan sebuah penyakit kepribadian atau lebih tepatnya salah satu bentuk gangguan  kepribadian pada yang ada pada diri seseorang.

Megalomania adalah satu kecenderungan untuk menilai diri sendiri secara berlebihan atau menghargai diri sendiri melampaui batas yang memiliki obsesi berlebihan

Orang yang memiliki kepribadian megalomania ini cenderung merasa dirinya paling hebat, paling berkuasa dan paling besar.(Int)

Sekda Barru Pimpin Rombongan Humas Kunjungi Kantor Gubernur Jatim

0

Surabaya-Fajar pendidikan.co id– Bagian Humas Setda Barru melakukan study pengembangan wawasan bersama wartawan yang bertugas di lingkup Pemkab Barru di Jawa Timur selama tiga hari.

Rombongan Humas dan wartawan tersebut berkunjung di Surabaya Jawa Timur dipimpin langsung Sekda Barru Ir.H.Nasruddin,AM.M.Si bersama Kabag Humas Setda Barru Yossi Febrisia dengan mengunjungi kantor redaksi media terbesar di Jawa Timur Jawa Pos dan kantor Gubernur Jatim bagian Kehumasan.

Kunjungan di Redaksi Jawa Pos ,senin 5/11/18 Dipimpin Kabag Humas setda barru Yossie Febrisia dan diterima redaktur pelaksana sekaligus penanggung jawab halaman, Miftah.

Sedangkan di Kantor Gubernur Jawa Timur Rombongan diterima kepala Bagian media dan Dokumentasi Biro humas dan protokol setda provinsi jawa timur Ir.Arif Lukman Hakim,MM di aula bagian humas kantor gubernur jawa timur, Selasa 6 November 2018.

Sekda Barru Ir.H.Nasruddin,M.Si pada pertemuan itu mengungkapkan maksud dan tujuan kunjungannya bersama wartawan adalah melihat kemajuan jawa timur terutama dalam menjalin hubungan kemitraan dengan para wartawan dalam membangun komunikasi memajukan daerah lewat kerja kerja para wartawan.

Kunjungan Sekda Barru di Surabaya juga sebagai rangkaian melihat bentuk pelayanan pajak dan berbagai pelayanan publik lainnya sekaitan dengan pemampaatan menara tower kantor bupati yang berlantai delapan.

Kabag Media dan Dokumentasi Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jawa Timur Ir.Arif Lukman Hakim memaparkan sejumlah program dan kebijakan pemerintah jawa timur dalam bersinergi dengan para wartawan seperti adanya Fokja wartawan yang setiap hari meliput kegiatan pemerintah provinsi jawa timur namun media itu telah terdaftar di dewan pers.

Laporan: Rustam

Ini Harapan Elfrianto caleg DPRD WAJO Atas Kelahiran Putranya

0

Wajo, FajarPendidikan.co.id– Caleg no urut 7 dapil IV DPRD Dari partai PAN Wajo Elfrianto mendapatkan kabar gembira, istrinya tercinta Andi Herawati Dahri melahirkan buah hatinya bayi laki-laki dengan berat 3,52 kg, LT 52 cm dan HC 34 cm di Prince Court Medical Centre Kuala Lumpur, Malaysia 5 November 2018.

Elfrianto sapaan akrabnya Kevin saat wawancara melalui via telpon kemarin sangat berbahagia atas kelahiran buah hatinya di Malaysia, dirinya sedang melakukan kunjungan ke Malaysia memboyong juga keluarganya, namun karena kehendak Allah SWT istrinya melahirkan di Malaysia.

“Alhamdulillah, ini adalah Rahmat dan Berkah dari Allah Azza Wa Jalla, istri dan anak saya dalam keadaan sehat, semoga menjadi anak sholeh dan menjadi kebanggaan Orang tua serta berguna untuk Agama dsn bangsa” ungkap caleg DPRD Wajo Nomor Urut 7 PAN Dapil IV kecamata Keera dan Pitumpanua.

Bupati Wajo dan Wakil Bupati Wajo Terpilih Amran Mahmud dan Amran SE berserta istrinya berkunjung menjenguk buah hati dari CALEG NO. urut 7 dapil 4 Keera pitumpanua dan Juga sebagai Ketua Propam Wajo ini, Amran Mahmud mengatakan dirinya berharap anak menjadi anak sholeh dan kelak berkontribusi bagi kampung halaman dan orang tuanya.

“Alhamdulillah, selamat ndi, semoga ini menjadi pertanda baik bagi kita semua, kita harap anak kita ini menjadi anak sholeh, berguna bagi bangsa dan negara terutama kedepan bisa kontribusi kepada kampung halaman dan orang tuanya” ungkap suami dari Hj.Sitti Maryam ini

Penulis : Lutfi Baso