Sunday, September 20, 2020

Ramalan Kiamat Issac Newton

Makassar, FajarPendidikan.co.id—Sir Issac Newton adalah seorang ahli matematika astronom, dan fisikawan Inggris di abad ke 16 M. Dia dianggap sebagai filsuf alam yang banyak  diakui sebagai salah satu ilmuan paling berpengaruh sepanjang masa. Newton juga disebut-sebut sebagai tokoh kunci dalam revolusi ilmiah dizamanya.

Di abd ke 16 M, Pencarian Prisca Sapienta atau tentang Kebijaksanaan Suci merupakan fokus utama para ilmuan. Bahkan Newton tidak luput untuk mempercayai teks-teks filsuf kuno, aliran mistiskus dan tokoh Alkitab yang menyembunyikan ajaran suci.

Newton meyakini arsitektur simbolis, diartikan dengan matematika hingga menggungkap bagaimana alam semesta terbentuk dan berakhir.

Dalam catatn sejarah, Newton pernah mempelajari seluruh ayat-ayat yang tertulis pada Kuil Salomo (Sulaiman) yang menceritakan kronologi kerajaan kuno pada tahun 1675, juga menceritakan salinan Manna atau rahasia peralihan sifat alkimia.

Newton menyatakan alasannya untuk memeriksa Bait Suci salomo: “Filosofi ini, bak spekulatif dan aktif, tidak hanya ditentukan dalam volume alam, tapi juga dalam kitab suci, seperti dalam Kejadian, Ayub, Mazmur, Yesaya dan lainnya.  Dengan pengetahuan tentang Filosofi ini, Tuhan menciptakan Sulaimansebagai filsuf terbesar di dunia”

Menurut Prof MorrisonTessa dari Universitas Tessa yang tertuang dalam makalah tahun 2011, disebutkan bahwa Newton memeriksa barisan tiang, diantaranya jumlah kolom, tinggi, ketebalan, interval dan gaya. Newton mengklaim bahwa sangat mungkin untuk membedakan rencana Kuil Sulaiman.

Dalam sebuah surat tahun 1704 yang kini terpajang di Universitas Ibrani Yerussalem, Newton menjelaskan bahwa setelah 30 tahun menganalisis pengukuran, rasio, proporsi, dan fitur arsitektural bangunan Bibel. “Tanggal, eaktu dan sistem angka yang terdapat dalam bagian kitab suci, Newton menyatakan bahwa akhir sunia akan terjadi pada tahun 2060 dan paling lambat terjadi tahun 2300. (Berbagi Sumber)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Awali Kepengurusan, LD Al-‘Aafiyah FKM Unhas Gelar Daurah Pengurus

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Lembaga Dakwah Al-'Aafiyah FKM Unhas melaksanakan daurah pengurus pada hari sabtu, 19 September 2020. Kegiatan ini dilaksanakan melalui  zoom cloud...

Kapolres Barru Serukan Pilkada Damai 2020, Di Takkalasi

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Barru AKBP Welly Abdillah, menyerukan Pemilukada Damai, saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pilkada Damai 2020 dan...

Danyonmarhanlan VI Hadiri Rakor Pemilu dan Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan Pemkot Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Komandan Batalion Marinir Pertahanan Pangkalan VI (Danyonmarhanlan VI) Letnan Kolonel Marinir Gigih Catur Pramono, S.H, M.T.r. Opsla menghadiri Rapat...

Sekolah Islam Athirah Berikan Penghargaan Guru dan Karyawan Berprestasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah kembali memberikan apresiasi kepada guru dan karyawan berprestasi. Pengumuman apresiasi bertajuk Human Capital Award 2020 itu dilaksanakan...

Luar Biasa, Guru TK Islam Athirah 2 ini Raih Penghargaan The Best Teacher

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah (SIA) menggelar kegiatan forum jumat pada hari Jumat, 18 September 2020. Kegiatan forum jumat kali ini berbeda...

REKOMENDASI