Thursday, July 2, 2020

Sekilas Tentang “Otak Udang”

Makassar, FajarPendidikan.co.id— Otak Udang, istilah ini mungkin tidak asing ditelinga masyarakat. Betapa tidak, dari usia muda hingga usia senja kerap menggunakan istilah ini untuk menggambarkan sifat seseorang atau sebutan lain dari kata bodoh, goblok, tidak pintar. Meski sebenarnya dia cerdas.

Tapi uniknya, dari ribuan bahkan ratusan hewan yang hidup di jagat raya kenapa justru Udang yang digunakan untuk menggambarkan istilah ini.

Pertanyaan ini mungkin muncul dibenak Anda tapi entah siapa pencetus dan sejak tahun berapa istilah ini ada. Dan mengapa istilah otak udang ini bisa sampai di telinga masyarakat.

Istilah ini mungkin familiar di telinga Anda, tetapi biasanya masyarakat lebih cenderung menggunakan kata bodoh atau goblok.

Kata otak selalu dikaitkan dengan kepala, maka apa yang terdapat didalam isi kepala adalah otak. Tetapi  beda halnya dengan udang, dalam kepala udang berisi makanan. Kemudian dua kata ini dikaitkan, sehingga muncullah istilah “otak udang” karena pada dasarnya otak udang hanya berisi makanan atau dengan kata lain “perut di dalam kepala” dan perumpamaan ini biasanya dipakai untuk menggambarkan sifat seseorang yang tidak pintar, bodoh, goblok .

Selain sistem pencernaan, dikepala juga terdapat jantung, hati, dan berbagai macam organ lain yang pada manusia terdapat pada perut. Jadi isi kepala udang seperti isi perut manusia, yaitu kebanyakan berupa organ-organ pencernaan. Sehingga manusia bila berpikir berdasarkan perutnya (hawa nafsu), tidak menggunakan otaknya untuk memilih baik atau buruk, halal atau haram, dan sebagainya… maka pantaslah jika ada yang menyebut otak udang.

Istilah ini disematkan ke udang karena prilaku undang yang berenang mundur, bahkan melompat mundur. Sehingga orang yang tidak mau maju kadang juga disebut/diibaratkan udang. Walau sebenarnya ada hewan khusus yang memang berjalan mundur yaitu Undur-undur yang katanya bisa digunakan untuk menyembuhkan diabetes dan hipertensi.

 

 

- Advertisement -

Pendidikan adalah bekal terbaik untuk perjalanan hidup.

Aristoteles

Filsuf Yunani
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Posmat TNI AL Selayar Selamatkan Dan Evakuasi 7 Pemancing Yang Hanyut Di Laut

Selayar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sebanyak 7 pemancing penumpang kapal (Jolloro) asal Kab. Bantaeng yang kapalnya terbawa arus di tengah laut berhasil diselamatkan dan...

Danposal Barru Serma Lis Yosep Beri Kue Ultah Di Hut Ke-74 Bhayangkara Kepada Kapolres Barru

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Polres Kab Barru mendapat kejutan kunjungan dari Komandan Pos TNI AL (Danposal) Barru Serma LIS Yosep RD dan anggota....

Nasihin Masha Terpilih Anggota DK PWI Pusat

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Nasihin Masha, wartawan senior dan mantan Pemimpin Redaksi Harian Republika Rabu ( 1/7 ) ditetapkan sebagai Anggota Dewan Kehormatan PWI...

Jelang Penutupan Pendaftaran UMPTKIN 2020, UIN Alauddin Kokoh Di Urutan Kedua Kampus Paling Diminati

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Panitia nasional penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menerbitkan surat edaran tentang perubahan sistem dan jadwal pelaksanaan...

Bupati Bersama Forkopimda Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke-74 Secara Virtual di Mapolres Bone

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Peringatan Hari Bhayangkara saat pandemi diselenggarakan secara virtual dari Istana Negara dengan Inspektur Upacara Presiden Joko Widodo, Rabu (1/7/2020).

REKOMENDASI